Kata Polisi, yang Lembek itu Justru Beras Asli

Nasional
Foto: Ariesant/Radar Bekasi/JPNN Hasil masakan beras yang diduga berbahan baku plastik yang berwarna putih bersih dan menggumpal setelah menjadi nasi. Bila dipegang, terasa lembek tapi kenyal.
Foto: Ariesant/Radar Bekasi/JPNN
Hasil masakan beras yang diduga berbahan baku plastik yang berwarna putih bersih dan menggumpal setelah menjadi nasi. Bila dipegang, terasa lembek tapi kenyal.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Agus Rianto menjelaskan, ada yang perlu diluruskan dalam beras plastik tersebut. Selama ini informasinya beras plastik ini bila dimasak menjadi sangat lembek. “Semua itu tidak benar,” ujarnya, kemarin.

Justru, yang sebenarnya beras plastik bila dimasak warnanya menghitam. Yang lembek itu dapat dipastikan merupakan beras asli. “Semakin panas semakin hitam, bentuknya tidak berubah,” tuturnya.


Dia menuturkan, kendati saat ini masih dalam pemeriksaan Puslabfor, Polri telah melakukan penggeledahan di sebuah penggilingan padi di Jawa Barat. Penggilingan padi ini yang disebut pedagang yang menemukan adanya beras plastik sebagai tempat pemasok beras plastik.

“Namun, setelah digeledah ternyata sama sekali tidak ada beras plastik,” terangnya.

Ada kemungkinan pedagang tersebut membeli dari tempat lainnya. Sebab, memang pedagang tersebut mendapatkan beras dari sejumlah pemasok. “Kami masih mendalaminya,” ujarnya ditemui di Komplek Mabes Polri.

Terkait hasil pemeriksaan di Puslabfor, dia mengaku bila belum ada hasilnya. Pemeriksaan masih berlanjut hingga saat ini. Yang pasti, selain diperiksa di BPOM dan Psulabfor, masih ada satu laboratorium yang memeriksanya. “Ini untuk menguatkan kepastian adanya beras plastik. Saya lupa laboratorium mana,” ujarnya.

Dia menjelaskan, yang penting saat ini masyarakat jangan terpengaruh dengan isu beras plastik tersebut. Polisi sedang menanganinya, jangan khawatir. “Masyarakat silahkan beraktivitas seperti biasanya,” tuturnya. (idr/wir)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *