Kebun Bunga Memanas

Ayam Kinantan

KISRUH di tubuh PSMS belum juga reda. Sempat mendingin dengan kabar rekonsiliasi, kini suasana kembali memanas. Dalam hal ini soal Mess Kebun Bunga yang kini seakan diperebutkan dua kubu. Baik kepengurusan PSMS versi Hotel Candi maupun pengurus harian.

Pasca inspeksi Indra Sakti dan beberapa unsur pengurusnya ke Gedung PSMS di komplek Kebun Bunga, suasana Kebun Bunga terlihat berbeda. Tak seperti biasanya gerbang utama gedung yang beralamat di Jalan Candi Borobudur itu tertutup. Pintu terkunci dan akses masuk tidak sebebas biasanya. Selain itu terdapat sekelompok orang yang berjaga-jaga di Kebun Bunga.


Padahal sore kemarin digelar laga persahabatan Mantan PSMS dan kelompok suporter di Lapangan Kebun Bunga. Akses masuk pun terpaksa lewat gedung Keluarga Besar Mantan PSMS.

“Sejak pagi tadi (kemarin-red). Ini karena yang semalamlah,” ujar Rani, staf sekretariat PSMS saat ditanya.

Sementara itu Penanggung jawab Rapat Umum Luar Biasa, Iswanda Ramli saat dikonfirmasi mengatakan itu hanya upaya spontan untuk mengamankan Mess Kebun Bunga. “Hanya spontan itu. Tidak ada tindak lanjut dari semalam. Suasana sudah seperti ini tolonglah jangan dipanas-panasi. Yang terpenting sekarang bagaimana RULB ini bisa jalan dan terbentuk kepengurusan baru. Kami tidak berhasrat lagi jadi pengurus. Cuma ingin mengawal saja berjalannya RULB,” kata pria yang akrab disapa Nanda ini.

Nanda mengatakan pengamanan itu hanya terjadi kemarin. “Hanya hari ini saja. Besok gak lagi,” katanya.

Di luar itu apakah berdampak pada akitivitas persiapan RULB yang dipusatkan di Sekretariat PSMS? Memang sampai tiga hari pendaftaran dibuka belum ada calon lagi mendaftar setelah Dirut PD Pasar Benny Sihotang. “Belum ada lagi yang mendaftar. Tapi klub yang menyerahkan berkas verifikasi bertambah. Ada Mesran Prima yang mendaftar. Jadinya sudah 27 klub,” tambahnya.

Gerbang utama kembali dibuka pada pukul 17.00   WIB. Akses masuk kembali terbuka seperti biasa. Laga Mantan PSMS kontra dan suporter yang berkolaborasi dengan wartawan itu sendiri berakhir dengan kemenangan Suharto AD dkk dengan skor 5-2. (don)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *