Kejatisu Harus Serius Selidiki

Metropolis

MEDAN- Oknum petinggi di Dinas Perhubungan (Dishub) Sumut diduga terlibat dalam praktik pungli (pungutan liar) di jembatan timbang yang mencapai miliaran rupiah. Dugaan ini membuat penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) memanggil beberapa pejabat dan staf di Lingkungan Dishub Sumut pada Selasa (2/4) lalu Untuk itu, DPRD Sumut meminta Kejatisu harus serius melakukan penyelidikan terhadap dugaan pungli tersebut.

Seperti diutarakan anggota Komisi A DPRD Sumut H Alamsyah Hamdani SH, meminta Kejaksaan Tinggi Sumut serius mengungkap kasus dugaan pungutan liar (Pungli) di jembatan timbang yang saat ini sedang ditangani lembaga penegak hukum tersebut. “Kita mendukung sekaligus mengapresiasi upaya penegak hukum dalam mengusut tuntas kasus yang saat ini sedang ditangani tim penyidik Kejatisu,” kata Alamsyah kepada wartawan di gedung DPRD Sumut, Rabu (3/4).


Menurut dia, dugaan pungli di jembatan timbang ibarat gunung es yang sukar untuk diungkap. Padahal indikasi pungli itu ada. Namun demikian, ia optimis kasus kejahatan yang merugikan negara dan masyarakat ini bisa terungkap dan pelakunya dapat diadili. Sebabberpotensi merugikan keuangan daerah dan masyarakat.

Politisi PDI Perjuangan ini menyatakan sangat setuju langkah tegas jajaran Kejati Sumut melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap oknum-oknum pejabat dan staf di jajaran Dishub Sumut.

Praktik pungli di jembatan timbang, lanjutnya, tidak boleh ditolerir dan dibiarkan berlarut karena hal ini menyangkut kelangsungan kinerja pembangunan di Sumut. Menurutnya, indikasi pungli dilakukan oknum di jembatan timbang terhadap truk-truk kelebihan tonase sehingga berpotensi mengakibatkan kerusakan jalan di Sumut. “Karenanya, saya sangat setuju dugaan pungli ini diungkap,” tegasnya. (adz)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *