Kijang Cium Ekor Truk, Dua Penumpang Kritis

Hukum & Kriminal Sumatera Utara
Foto: Bambang/PM Minibus Kijang LGX ringsek usai menabrak ekor truk, Senin (12/9) malam.
Foto: Bambang/PM
Minibus Kijang LGX ringsek usai menabrak ekor truk, Senin (12/9) malam.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Tabrakan antara truk dan minibus Kijang LGX BM 1181 KL terjadi di Simpang Keramat, Binjai Selatan, Senin (12/9) dini hari. Dua orang kritis hingga menjalani perawatan di RSUD Dr Joelham kota Binjai.

Kedua korban yakni sopir minibus, Anto Sitepu (35) warga Dusun VI Serba Jadi, Desa Purwobinangun, Kecamatan Sei Bingai, Langkat, dan Bina Sitepu (35) warga Simpang Namo Tating, Desa Namo Tating, Kecamatan Sei Bingai, Langkat.


Sekira pukul 02.00 wib itu, kedua kendaraan melaju searah dari Kelurahan Tanah Seribu menuju Kelurahan Pujidadi. Truk berada di depan sedangkan minibus di belakangnya.

Setibanya di Simpang Keramat tiba-tiba sopir truk mendadak mengurangi kecepatan. Tak sempat mengerem, mobil Kijang yang sebelumnya melaju kencang langsung mencium alias menghantam ekor (bemper belakang) truk.

Seketika bagian depan minibus ringsek. Anto dan Bina pun terjepit. Keduanya lolos dari maut setelah warga sekitar berhasil mengeluarkan dan melarikan mereka ke rumah sakit. Sesaat setelah kejadian, beberapa personel Unit Kecelakaan Satlantas Polres Binjai dan Polsek Binjai Selatan tiba dan melakukan olah TKP.

Kapolres Binjai, AKBP Mohamad Rendra Salipu SIK Msi melalui Kanit Lakalantas, Iptu Salmiati menyebutkan kecelakaan murni akibat human error.

“Ada indikasi, pengemudi minibus dalam kondisi mabuk atau mengantuk. Kondisi penerangan dan permukaan jalan, relatif baik,” terangnya sembari menyebutkan pihaknya masih mencari keberadaan dan identitas sopir truk.

Sementara itu, berdasarkan keterangan perawat rumah sakit, luka yang dialami kedua korban sangat serius. Karena itu pula, Anto dan Bina akhirnya dirujuk ke RSU Pirngadi Medan sekitar jam 3 sore. (bam/ras)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *