Kos Mewah Kembali Digerebek BNN

Metropolis
TES URINE: Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumut melakukan tes urine penghuni kos-kosan ketika melakukan razia narkoba di Madina Residence Jalan Darussalam Medan, Rabu (7/10). Lima orang diamankan dan dinyatakan positif menggunakan narkoba setelah dilakukan tes urine.
TES URINE: Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumut melakukan tes urine penghuni kos-kosan ketika melakukan razia narkoba di Madina Residence Jalan Darussalam Medan, Rabu (7/10). Lima orang diamankan dan dinyatakan positif menggunakan narkoba setelah dilakukan tes urine.

MEDAN, SUMUTPOS.CO-Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara (BNNP) kembali mengobok rumah kos-kosan di Medan. Kali ini, Madina Residence di Jalan Darussalam, Rabu (7/10) pagi.

Hasilnya, 5 penghuni kos, 3 perempuan dan 2 pria, diangkut dari kamar kost bertulis hanya menerima pria dan wanita baik-baik itu. Begitu juga dengan 1 paket sabu-sabu yang disimpan dalam kotak tisu kemudian dimasukkan dalam kulkas beserta alat isap sabu ditemukan dari kamar yang dihuni seorang pria berinisial AR yang turut diboyong ke kantor BNNP Sumut.


“Ada 18 orang penghuni kos yang kita tes urine. Hanya 5 yang positif mengkonsumsi narkoba,” ungkap Kepala Bidang (Kabid) Pemberantasan BNNP Sumut, AKBP Agus Halimudin di lokasi razia.

DANIL SIREGAR/SUMUT POS - Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumut dan gabungan Polisi, Satpol PP melakukan razia narkoba di Madina Residence Jalan Darussalam Medan, Rabu (7/10). Sedikitnya 5 orang diamankan dan dinyatakan positif menggunakan narkoba setelah dilakukan tes urin.
DANIL SIREGAR/SUMUT POS – Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumut dan gabungan Polisi, Satpol PP melakukan razia narkoba di Madina Residence Jalan Darussalam Medan, Rabu (7/10). Sedikitnya 5 orang diamankan dan dinyatakan positif menggunakan narkoba setelah dilakukan tes urin.

Lebih lanjut, disebut Agus jika 5 orang yang positif mengonsumsi narkoba itu akan mengikuti program asesmen. Hal itu, disebut Agus untuk menentukan tingkat kecanduan penggunaa narkoba. Hasil pemeriksaan tingkat kecanduannya, disebut Agus, nantinya akan menentukan, mereka harus direhabilitasi atau tidak.

“ Kalau kita jumlahkan ada sekitar 1.300 orang yang sudah masuk dalam program rehabilitasi kita. Jadi target direhabilitasi di Sumut itu jumlahnya 3.792,” papar Agus.

Agus mengakui jika program yang dilaksanakan pihaknya ini tidak hanya berpegang pada target saja. Program ini menurutnya bertujuan untuk menyelamatkan para pecandu dan pelaku penyalahgunaan narkoba. Untuk itu, disebut Agus jika program pihaknya itu akan terus dilaksanakan.

“ Kalau klasifikasi rumah kos yang kita razia, berdasarkan laporan masyarakat serta intelijen kita yang menebar di beberapa lokasi yang rawan peredaran dan penggunaan narkoba,” sambung Agus.

Sementara itu, pantauan Sumut Pos di lokasi razia, sebuah mobil sedan Honda Accord warna hitam BK 27 ZL milik pria yang turut diangkut dari kos Madina Residence juga digeledah. Termasuk tas yang berisikan dokumen yang berada dalam bagasi mobil turut digeledah.  Tampak ebuah dokumen dari dalam tas itu bertuliskan Laporan Miko, Direktur Azizul Hakim Nastion, PT Fajar Pratama Jaya, CV Bumi Alam Lestari. Namun, dari mobil tersebut, petugas tidak menemukan jenis narkoba. “Kalau kami sehat Pak. Kami tidak ada pakai-pakai narkoba,” ungkap tiga wanita penghuni kost ketika ditanyai di lokasi razia.

Sebelumnya, BNNp Sumut sudah beberapa kali merazia tempat kos-kosan di Medan. Sebelum ini, kos-kosan Wisma di Jalan HM Jhoni, Selasa (29/9) lalu. Sebanyak 12 penghuni kos yang positif narkoba setelah dilakukan tes urine.(ain/azw)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *