Lazio vs Genoa: PEMBALASAN

Olahraga World Soccer
Pelatih Lazio berharap Miroslav Klose cs segera bangkit dan bisa memenangkan laga.
Pelatih Lazio berharap Miroslav Klose cs segera bangkit dan bisa memenangkan laga.

ROMA, SUMUTPOS.CO – Poin penuh menjadi target utama Lazio saat menjamu Genoa pada pekan ke-22 Liga Italia di Stadio Olimpico, dinihari nanti.

Selain menjaga posisi tetap bersaing di papan atas, kemenangan akan mampu mengobati sakit hati mereka saat dikalahkan Genoa pada putaran pertama lalu.


Lazio saat ini berada di peringkat ke-4 dengan 34 poin. Sedangkan Genoa hingga pekan ke-21 berada di posisi ke-10 dengan 29 poin.

Lazio memang harus terus dapat mengejar ketertinggalan poin jika ingin terus bermain di Liga Champions musim depan.

Keduanya gagal meraih kemenangan di laga terakhir pada lanjutan Liga Italia. Lazio ditekuk Cesena 2-1, sedangkan Genoa hanya mampu bermain imbang 1–1 saat menjamu Fiorentina.

Catatan lima pertandingan terakhir Lazio terbilang baik dimana mereka meraih tiga kemenangan dan dua kali kalah. Hasil terbaik diraih Lazio saat mereka menjungkalkan AC Milan 3-1 pada 25 Januari lalu.

Sedangkan Genoa sekali mennag, dua kali imbang dan dua kali kalah di lima laga terakhir. Raihan tersebut tentu saja tergolong buruk. Satu-satunya kemenangan diraih Genoa diraih dari gurem. Melihat catatan tersebut, Genoa memang tengah dalam kondisi limbung, sehingga ini akan menjadi keuntungan bagi Lazio meraih kemenangan.

Stefano Pioli pelatih Lazio berharap Miroslav Klose cs segera bangkit dan bisa memenangkan laga. “Target musim ini lolos ke Liga Champoins. Saya berharap pemain bertarung habis-habisan demi raihan tiga poin,” ujar Stefano Pioli.

Hal sama diusung striker andalannya, Miroslav Klose. Tak ada kata seri dalam laga ini. Aroma balas dendam dan target Liga Champions membuat mantan striker timnas Jerman ini sangat antusias menghadapi laga tersebut.

“Kami lebih berpeluang, namun kami harus lebih hati-hati karena Genoa tak mau kalah dalam laga ini,” tutur Klose.

Klose akan didampingi Mauri memporak porandakan barisan pertahanan Genoa yang dikoordinir Roncaglia, De Maio dan Burdisso.

 

KEJAR

Sementara Genoa berhasil bangkit setelah tidak mampu meraih kemenangan dalam empat laga sebelumnya. Genoa pada laga terakhirnya menang tipis 0-1 dari Virtus Entella dalam laga persahabatan.

Meski bertindak sebagai tamu, Genoa yang dilatih Gian Piero Gasperini memiliki musim cukup baik diperkirakan akan mampu menahan gempuran-gempuran dilancarkan tuan rumah.

“Ini duel sulit, apalagi Lazio akan sangat marah dan ingin balas dendam. Kami siap meladeninya,” ujar penyerangnya, Niang.

Tak mau gegabah, Gian Piero Gasperini akan fokus memperkuat barisan tengah untuk menghalau laju bola ke depan. “Kemenangan di laga pertama mensupport para pemain. Kami siap memberikan ancaman kepada Lazio,” tegas Gian Piero Gasperini. (int)

 

Head to Head :

21 Sep 2014 Genoa 1 – 0 Lazio

27 Mar 2014 Genoa 2 – 0 Lazio

03 Nov 2013 Lazio 0 – 2 Genoa

Lima laga terakhir Lazio :

01 Feb 2015 Cesena 2 – 1 Lazio

28 Jan 2015 Milan 0 – 1 Lazio

25 Jan 2015 Lazio 3 – 1 Milan

18 Jan 2015 Lazio 0 – 1 Napoli

15 Jan 2015 Torino 1 – 3 Lazio

Lima laga terakhir Genoa :

04 Feb 2015 Virtus Entella 0 – 1 Genoa

01 Feb 2015 Genoa 1 – 1 Fiorentina

27 Jan 2015 Napoli 2 – 1 Genoa

18 Jan 2015 Genoa 3 – 3 Sassuolo

11 Jan 2015 Internazionale 3 – 1 Genoa

Prakiraan pemain :

Lazio (4-4-2) :

Marchetti, Basta, M Nascimento, Cana, Pereirinha, Ledesma, Parolo, D Cataldi, Candreva, Mauri, Klose

Pelatih : Stefano Pioli

Genoa (3-4-3) :

Perin, Roncaglia, De Maio, Burdisso N, Edenilson, Rincon, Sturaro, Kucka, Falque, Perotti, Niang

Pelatih : Gian Piero Gasperinia

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *