Masjid Ibnu Sina RSUD dr Pirngadi Medan Gelar Pengajian Rutin Selama Ramadan

Shaum Ramadan
Foto: Parlindungan/Sumut Pos
Mesjid Ibnu Sina RSUD dr Pirngadi Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Selama bulan suci Ramadan 1438 H, Masjid Ibnu Sina di Rumah Sakit Umum Daerah dr Pirngadi Medan, menggelar pengajian rutin. Pengajian ini digelar usai salat Zuhur pada Senin hingga Kamis. Selain pengajian, kegiatan lain selama Ramadan yaitu tadarusan Al-Quran dan tausiyah oleh Ustad.

Direktur RSUD dr Pirngadi Medan, Edwin Efendi menyatakan kegiatan ini dilaksanakan untuk memanfaatkan bulan penuh berkah. Sehingga, masyarakat tidak hanya diisi dengan kegiatan duniawi saja, tetapi juga kegiatan bermanfaat yang mendatangkan pahala.


“Agar betul-betul kita manfaatkan bulan Ramadhan ini. Kita isi dengan kegiatan ibadah, ” ujar Edwin di hadapan Jemaah Mesjid Ibnu Sina.

Dijelaskannya, bulan Ramadan itu merupakan keempatan bagi umat islam untuk menjadi orang yang lebih baik. Apalagi, tidak semua orang yang memiliki kesempatan untuk mendapatkan bulan penuh berkah ini. Oleh karena itu, untuk memanfaatkan kesempatan itu, dengan melakukan kegiatan-kegiatan bersifat ibadah, mengingat pahala akan dilipat gandakan di bulan Ramadan.

Disadarinya, selama bulan suci ini, banyak jamaah yang menghabiskan waktunya untuk beribadah di masjid ini. Tidak heran, bila suasana di masjid terasa lebih hikmah, karena masjid diisi oleh mereka yang berdoa dengan khusyuk.

“Banyak orang yang tidak memiliki kesempatan. Ada yang sudah berniat, namun tidak sampai. Baik itu karena kesehatan atau lainnya. Mari kita isi bulan yang mulia ini, dengan kegiatan ibadah, ” jelas Edwin.

Sementara itu, Pengurus Masjid Ibnu Sina, Amir menyatakan selain berbagai kegiatan yang bermanfaat, di masjid ini juga menyediakan berbagai bukaan sederhana, seperti aneka kue dan teh manis. Hal ini dikarenakan yang berbuka di masjid ini bukan hanya mereka yang bekerja di rumah sakit, tetapi juga pasien, keluarga, dan kerabat juga ikut serta bergabung dalam bukaan.

Dijelaskannya, untuk menu berbuka ini menggunakan anggaran masjid. Tetapi, kalau ada yang menyumbang, pihak masjid akan menerima dengan tangan terbuka.

“Namun kalau ada yang menyumbang, kita terima juga. Ada sekitar 100 porsi kue setiap hari kita sediakan, ” ungkap Amir.

Untuk bukaan ini, sudah ada sejak beberapa tahun yang lalu, hal ini untuk memudahkan karyawan dan keluarga pasien yang menjengguk untuk berbuka. Apalagi, kunjungan ke masjid setiap bulan suci selalu meningkat.

Selama bulan Ramadan, pihaknya juga akan menggelar salat Tarawih berjamaah setiap harinya. Sedangkan untuk tadarus usai tarawih ditiadakan karena sudah dilakukan usai zuhur. (ain/ram)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *