Medan Masih Zona Merah Covid-19

Metropolis

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Penyebaran Covid-19 di Kota Medan masih masuk kategori zona merah (risiko tinggi). Status zona merah tersebut berdasarkan hasil pembobotan skor dan zonasi risiko seluruh daerah di Indonesia per tanggal 14 Februari, yang disampaikan pada website covid19.go.id, Selasa (16/2).

Sedangkan zona oranye (risiko sedang) terdapat 24 daerah. Jumlah ini bertambah 7 daerah yang naik status dari zona kuning (risiko rendah) dibanding minggu sebelumnya. Selebihnya, 6 daerah zona kuning yaitu Nias, Nias Selatan, Padang Lawas Utara, Padang Lawas, Labuhanbatu Selatan, Padangsidimpuan, dan 2 daerah zona hijau (tidak ada kasus) yakni Nias Utara dan Nias Barat.


Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Sumut, dr Aris Yudhariansyah menyebutkan, angka kasus terkonfirmasi Covid-19 di Medan saat ini berjumlah 11.557 orang. Jumlah tersebut setelah bertambah 36 kasus baru. Sedangkan angka kesembuhan 9.929 orang, bertambah 15 kasus baru. Untuk angka kematian 370 orang, bertambah 1 orang.

“Angka penderita aktif Covid-19 di Medan saat ini 1.258 orang, baik yang isolasi di rumah sakit maupun secara mandiri,” ungkap Aris, Selasa sore.

Aris mengimbau, dengan masih berstatus zona merah Covid-19 di Kota Medan maka masyarakat lebih taat lagi melaksanakan protokol kesehatan pencegahan penularan virus corona. Hal tersebut harus terus ditingkatkan karena tidak ada yang tahu kapan pandemi ini akan berakhir.

“Hanya upaya menjalankan protokol kesehatan yang bisa dilakukan saat ini, yang bisa dimulai dari lingkungan keluarga. Apabila setiap keluarga saling mengingatkan dan menjaga, maka upaya untuk menurunkan jumlah pasien positif dan memutus rantai penyebaran Covid-19 pasti bisa dilakukan,” ujarnya.

Lebih lanjut Aris mengatakan, akumulasi angka positif Covid-19 di Sumut kini jumlahnya 23.108 orang, setelah bertambah 109 kasus baru dari laporan 19 kabupaten/kota. Kasus baru positif terbanyak, berasal dari Medan 36 orang, Toba 19 orang, Deliserdang dan Samosir masing-masing 10 orang.

Namun demikian, angka kesembuhan juga bertambah yakni sebanyak 104 kasus baru dari 6 kabupaten/kota. Paling banyak, Deliserdang 80 orang dan Medan 15 orang. “Untuk angka kematian juga kembali diperoleh penambahan sebanyak 3 kasus baru dari Deliserdang 2 orang dan 1 orang, sehingga akumulasinya kini menjadi 789 orang. Karena itu, jumlah penderita aktif Covid-19 di Sumut kini ada 2.457 orang yang sedang melakukan isolasi mandiri 1.811 orang dan isolasi di rumah sakit 646 orang,” pungkasnya.

Terkait vaksinasi Covid-19 terhadap tenaga kesehatan (nakes) Sumut dosis 1, Aris mengatakan, saat ini sudah mencapai 47.247 orang atau 66,5% dari sasaran 71.058. Jumlah nakes yang sudah divaksin tersebut telah mencakup 33 kabupaten/kota. Sehari sebelumnya hanya 32 daerah dengan jumlah 45.100 nakes atau 63,5%, karena Nias Barat belum melakukan vaksinasi. Sementara, jumlah nakes yang ditunda vaksin 14.459 orang.

“Jumlah terbanyak nakes divaksin dosis 1 yaitu Medan 15.773 orang. Kemudian, Deliserdang 4.264, Langkat 2.325 orang dan Simalungun 2.125 orang. Sedangkan sisanya masih di bawah 2.000 nakes yang divaksin dosis 1,”

Aris menambahkan, untuk jumlah nakes yang sudah disuntik dosis 2 kini mencapai 11.120 orang dari sebelumnya 10.102 orang. Jumlah tersebut meliputi 4 daerah yakni Medan 7.509 nakes, Deliserdang 2.002 nakes, Simalungun 916 nakes dan Binjai 728 nakes,” tandasnya. (ris)

loading...