Media Digital Kebutuhan Utama Pemuda Berwirausaha

Medan on Focus

Wali Kota Medan Hadiri ASEM Outreach Program 

Sebagai kota metropolitan baru di Indonesia, perkembangan teknologi di Kota Medan mendorong pemanfaatan media digital yang cukup tinggi. Dengan kata lain, pemanfaatan media digital menjadi satu kebutuhan mendasar bagi seluruh masyarakat, khususnya para pemuda mulai dari sekedar wahana berkreasi mengembangkan kemampuan sampai dengan kepentingan komersil.


Pemanfaatan media digital di Kota Medan dipaparkan Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM dalam acara pembukaan Asia Europe Meeting (ASEM) Outreach Programme Promoting Asia Europe Youth Exchanges and Cooperation Through Digital Media di Hotel Grand Aston City Hall Medan, Senin (10/12).

BERSAMA: Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM (5 kiri) bersama sejumlah delegasi kedutaan Negara-negara mitra ASEM  Indonesia  acara pembukaan Asia Europe Meeting (ASEM)  Hotel Grand Aston City Hall Medan, Senin (10/12).//redyanto/sumut pos
BERSAMA: Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM (5 kiri) bersama sejumlah delegasi kedutaan Negara-negara mitra ASEM di Indonesia di acara pembukaan Asia Europe Meeting (ASEM) di Hotel Grand Aston City Hall Medan, Senin (10/12).//redyanto/sumut pos

Pada kesempatan itu, Rahudman mengharapkan, melalui forum tersebut dapat menambah wawasan dan pengalaman bagi seluruh peserta, sehingga dapat mendorong semangat dan kreatifitas para pemuda untuk meningkatkan improvisasi serta inovasi pemanfaatan media digital untuk berbagai manfaat, khususnya peningkatan pertumbuhan lapangan kerja baru di Kota Medan. Serta membuka interaksi positif dengan para pemuda Asia-Eropa. “Dengan adanya media digital ini mendekatkan jarak yang jauh, dan komunikasi juga bisa aktif serta saling bertukar informasi di antara para pemuda,” katanya.

Rahudman menganggap even tersebut cukup strategis sebagai wadah bertukar pengetahuan dan pengalaman, terutama bagi para praktisi kewirausahaan, sektor swasta, akademisi, termasuk dari para delegasi kedutaan Negara-negara mitra ASEM di Indonesia guna membangun inovasi dan kreasi penggunaan media digital di antara para pemuda Asia-Eropa, khususnya melalui aktifitas-aktiftas sosial budaya ASEF dan ASEM.

Dia menganggap acara tersebut tak hanya terputus pada satu even saja, melainkan ada kelanjutannya sehingga jalinan komunikasi diantara peserta ASEM terus terjalin dengan baik.
“Komunikasi yang berlanjut inilah yang bisa terus menghidupkan ke dua wilayahnya, karena melalui tangan pemuda yang berwirausaha dititipkan daerah ini untuk masa depan,” tambahnya.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Pemko Medan ini mengatakan, pemikiran positif dan kreativitas yang didapat oleh peserta ada baiknya di sampaikan ke pemuda lainnya. Sehingga, pemuda lainnya terpicu kreativitasnya dalam membangun perekonomian daerahnya masing-masing dengan sebaik-baiknya.

Khusus untuk Kota Medan, paparnya pengembangan kota Metropolitan Medan terus ditingkatkan, sehingga kota yang sudah melek media digital ini akan menjadi wilayah yang cukup baik untuk pengembangan perangkat digital.

“Banyak pemuda di Kota Medan juga ahli di bidang teknologi, bahkan para pemuda ini sudah menjadikan media digital sebagai perangkat untuk mencari nafkah,”ujarnya. (gus)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *