Mencirim City ke Final

Olahraga Sepak Bola
Skuad Mencirim City FC setelah memastikan satu tiket ke final Danlantamal I Cup. (Doni/Sumut Pos)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Mencirim City FC memastikan satu tiket ke final Danlantamal I Cup. Kemenangan 2-0 atas Medan Soccer di Stadion Teladan, Selasa (21/3) mengantarkan tim besutan Abdul Rahman Marasebessy itu melaju ke partai puncak yang kemungkinan digelar Minggu (26/3) mendatang.

Pada laga tersebut Mencirim City yang mengandalkan Faisal Azmi di lini tengah bersama Yusrizal Muzakki tampil agresif. Mereka menghadapi para gelandang senior seperti Tri Yudha Handoko, Muhammad Yusuf dan Ade Chandra Kirana. Hasilnya kedua tim menampilkan permainan yang terbuka.


Laga baru berjalan tujuh menit, Mencirim City sudah unggul lewat gol M Dwi Syahputra. Gol itu membuat Medan Soccer terlecut menyamakan kedudukan. Namun upaya Suheri Daud dkk kerap mentah di pertahanan Mencirim City. Malah Mencirim City berhasil menambah gol lewat Iqbal pada menit ke-32. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Medan Soccer mengambil alih dominasi serangan. Banyak peluang emas yang mereka ciptakan salah satunya tendangan voli Ade Chandra. Bahkan mereka sempat mencetak gol. Namun gol itu dianulir wasit. Tak ada gol tambahan yang tercipta hingga peluit panjang.

Ketua umum Mencirim City, Budi Ilham Nasution mengaku puas timnya bisa lolos ke final. Timnya selangkah lagi mewujudkan target menjuarai turnamen. “Mencirim City mengambil satu tiket ke final setelah kalahkan Medan Soccer, tinggal menunggu lawan apakah TGM ataupun Medan Utama. Target kita tentu saja ingin menjadi juara di turnamen ini, selain sebagai pensupport Piala Danlantamal ini. Tapi pastinya kita ingin memberikan contoh bermain sepak bola yang baik,” kata Budi usai laga.

Soal lawan yang akan dihadapi, pihaknya siap tempur. “Kita tidak memandang lawan, apakah TGM ataupun Medan Utama. Yang pasti kita siap karena mentalitas kita kuat,” bebernya.

Pelatih Mencirim City, Abdul Rahman Marasabessy mengatakan ke final nanti timnya akan bermain sesuai karakternya. “Kita tetap main dengan karakter kita kick and rush. Tentunya kita tidak ingin tampilkan sepak bola yang negatif. Kita mau menyerang,” kata Marasabessy.

Sementara itu kubu Medan Soccer tampak kecewa karena gagal melaju ke final. Selain itu juga terhadap beberapa keputusan wasit yang merugikan Medan Soccer. “Ada beberapa keputusan kontroversial yang kita kecewakan. Begitupun anak-anak sudah berusaha maksimal. Kita akan berusaha merebut tempat ketiga nanti,” beber Ketua Umum Medan Soccer, A’zam Nasution.

Satu tiket final lainnya akan diperebutkan Medan Utama kontra PS TGM pada Rabu (22/3) sore ini. Namun belum dipastikan apakah venue pertandingan di Stadion Teladan atau Stadion Kebun Bunga. Pasalnya stadion akan disterilkan untuk duel PSMS kontra Persib Bandung.(don)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *