Sakti Pardamean Tobing (18), warga Jalan AR Hakim Medan terpaksa menjalani perawatan di RSU dr Pirngadi Medan, karena urat nadi tangan kirinya putus, Selasa (3/4). Pengakuan Sakti Pardamean, dia dilempar abangnya Sandro dengan kaca meja saat bertengkar dengan abangnya.
“Saat pulang saya bertengkar dengan abang saya. Saya tak tahu apa permasalahannya sehingga dia marah,” katanya.
Disebutkannya, dirinya pun langsung dibawa ke rumah sakit karena mengalami pendarahan. Sandro, kakaknya mengaku, khilaf.
“Abang tak sengaja dan abang khilaf, dek,” ujar abangnya kepada adiknya di rumah sakit.
Petugas medis mengaku, pasien untung langsung dibawa ke rumah sakit. Kalau terlambat bisa meninggal. (jon)

