Site icon SumutPos

Sumut dan Jatim Terancam Kehilangan Suara

SOLO – Dua Pengurus Provinsi (Pengprov) PSSI terancam kehilangan hak suara mereka dalam kongres PSSI yang digelar di Solo, 30 juni mendatang. Dua Pengprov tersebut adalah Pengprov PSSI Sumatra Utara dan Pengprov PSSI Jatim.

Dijumpai di Stadion Sriwedari kemarin (8/6), salah satu anggota Komite Normalisasi (KN) PSSI FX Hadi Rudyatmo menjelaskan bahwa kedua Pengprov tersebut terancam kehilangan hak suara karena belum memiliki kepengurusan yang sah.

Saat ini kepengurus PSSI Sumatra Utara dan Jatim sudah habis masa tugasnya, kalau mereka tidak segera membentuk kepengurusan baru, ya tidak mendapat hak suara,” jelas pria yang akrab disapa Rudy tersebut kepada Radar  Solo (Grup Sumut Pos).

Dengan kondisi ini, Rudy berharap agar keduanya segera membentuk kepengurusan baru sebelum pelaksanaan kongres 30 Juni mendatang. – Kalau tidak mau kehilangan hak suara ya harus menggelar Musprovlub secepatnya” imbuhnya.

Peserta kongres PSSI nantinya tetap sama dengan kongres sebelumnya yang berakhir dead lock di Jakarta. Sebanyak 202 tamu undangan bakal hadir langsung di kota Bengawan. Jumlah tersebut terdiri dari 101 pemilik hak suara dan 101 peserta kongres.

Diperkirakan mereka akan merapat sehari sebelum pelaksanaan kongres (29/6). Nah, dari jumlah total tamu undangan tersebut, sama sekali tidak terselip nama empat calon yang gagal masuk verifikasi ketua umum PSSI, Arifin Panigoro, George Toisutta, Nurdin Halid, dan Nugraha Besoes.

“Sebelum kongres PSSI, Komite Normalisasi PSSI juga wajib melakukan kordinasi dengan DPR, maupun pemerintah. Selain itu, KN juga akan melakukan pendekatan dan koordinasi dengan George Toisutta, Arifin Panigoro, maupun Kelompok 78 agar pelaksanaan kongres di Solo nanti berjalan sukses, sesuai dengan amanat dari FIFA untuk menggandeng LPI,” jelas pria berkumis tebal tersebut.

Di sisi lain, tiga perwakilan dari PSSI telah merapat ke Solo kemarin pagi.
Maksud kedatangan tiga perwakilan tersebut untuk melakukan survey terhadap tiga tempat yang rencananya untuk pelaksanaan kongres nantinya. Tida tempat tersebut adalah Hotel Novotel, The Sunan Hotel, dan Hotel Sahid Raya.
“Tempat kongres memang belum ditentukan dan baru dalam tahap survey. Nanti sore (kemarin) saya beserta tiga perwakilan dari PSSI akan terbang ke Jakarta untuk menyampaikan laporan terkait tempat penyelenggaraan kongres kepada Ketua KN (Agum Gumelar). Alangkah baiknya jika beliau yang menentukan,” terang Rudy. (fer/nan/jpnn)

Exit mobile version