NATO Lancarkan 71 Serangan

Internasional

BENGHAZI- Serbuan jet tempur pakta pertahanan Atlantik (NATO) terus meningkatkan operasi pemboman di Libya. Serangan itu dilakukan bersamaan dengan kelompok oposisi untuk merebut pintu gerbang utama menuju Tripoli.

Menurut data aliansi itu Senin, pesawat-pesawat NATO melancarkan 71 serangan dalam 24 jam, hampir dua kali lipat dari jumlah biasanya dalam beberapa pekan terakhir, dengan membom  sasaran di wilayah timur di Brega dan Tripoli Minggu tengah malam.


Tujuh-belas serangan menghantam kendaraan lapis baja, pusat komando dan pengawasan, fasilitas penyimpanan militer dan sebuah tank di Brega, 150 kilometer dari ibu, Benghazi.

Serangan NATO menghantam sasaran di daerah barat, timur dan selatan Tripoli, termasuk di Gharyan di kawasan Pegunungan Nafusa. Di tempat itu, sebagian besar pertempuran hebat berlangsung dalam beberapa pekan ini.
“Dalam dua hari mendatang, (revolusioner) akan muncul dengan jawaban, akan ada perubahan di garis depan,” kata juru bicara oposisi, Kolonel Ahmed Omar Bani.

Oposisi mundur pekan lalu dari kota dataran Bir al-Ghanam, sekitar 80 kilometer dari Tripoli, karena pemboman loyalis pemerintah Muammar Kadhafi. Tapi, Prancis pekan lalu mengirim bantuan senjata yang kontroversial kepada oposisi di Pegunungan Nafusa dan NATO membom posisi-posisi loyalis di sekitar Bir al-Ghanam dan lokasi lain di garis depan sekitar wilayah kantung oposisi itu.

Kini, Turki telah bergabung dengan sejumlah negara mengakui kelompok oposisi Dewan Transisi Nasional (NTC) sebagai perwakilan sah rakyat Libya. “Kami bersikap NTC  adalah perwakilan rakyat Libya,” kata Menteri Luar Negeri Turki, Ahmet Davutoglu. (bbs/jpnn)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *