Home Blog Page 13657

Tak Mendapat Pelayanan di RSUD Salak, Pasien Sesak Nafas Pulang

SALAK- Perlakuan tidak manusiawi diperagakan petugas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Salak. Soalnya, seorang pasien sesak nafas A br Berutu (75) tak digubris pihak rumah sakit saat beobat ke rumah sakit pemerintah daerah itu.

Menurut Nurmala br Zega, kepada Sumut Pos di rumahnya di Salak, Kamis (5/4), mengatakan, Rabu (4/4) lalu sekira pukul 17.00 WIB, mereka menumpang becak membawa ibu mertuanya A br Berutu (75) berobat ke RSUD Salak, karena menderita penyakit sesak nafas dan batuk.

Sesampainya di IGD rumah sakit, petugas menyarankan kepada keluarga supaya menunjukkan kartu berobat, apakah pasien sudah pernah berobat di rumah sakit dimaksud atau belum.

Kerena terburu-buru, kata Nurmala, mereka tidak sempat membawa kartu dimaksud. Oleh petugas menyarankan pihak keluarga pasien untuk terlebih dulu mengurus kartu berobat di piket masuk.

“Petugas piket menanyakan kartu berobat mertua saya dan saya jawab tidak ada dan tolong buatkan kartu berobat dan saya bersedia membayar segala biaya administrasi asal ibu mertua saya bisa diobati karena kondisinya cukup mengkwatirkan,” pinta Nurmala mengiba.

Tapi, lanjutnya, petugas piket tidak menghiraukan sehingga Nurmala kembali melihat mertuanya di ruang IGD. Melihat kondisi itu, salah seorang kerabatnya Pasusi Cibro emosi. Dengan nada kesal sempat meneriaki petugas piket. “Mentang-mentang kami datang dengan naik becak (orang susah) kalian tidak perdulikan,” teriak Pasusi Cibro sambil mengajak keluarganya membawa pulang pasien untuk berobat ke tempat lain.

Direktur RSUD Salak dr. Pintar Manihuruk saat dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya, Kamis (5/4), mengaku, sangat kecewa terhadap tingkah laku anggotanya yang kurang tanggap dalam pelayanan terhadap pasien dan berjanji untuk menegur perawat yang bersangkutan.

“Saya mohon maaf kepada keluarga pasien atas pelayanan yang kurang baik di RSUD ini. Silahkan keluarga pasien kembali membawanya berobat ke sini,” pinta Pintar. (mag-14)

Kemenangan MU Digugat

MANCHESTER- Kemenangan Manchester United (MU) atas Queens Park Ranger (QPR) dalam lanjutan Liga Inggris, Minggu (8/4) malam masih menyisakan kontroversi. Yakni, kartu merah yang langsung diberikan wasit L Mason, kepada bek QPR Shaun Derry karena dianggap melanggar Ashley Young di kotak terlarang.

Meski dalam tayangan ulang Derry terlihat tak banyak bersentuhan dengan Young, Mason tetap mengusir dan memberikan hadiah penalti untuk MU. Keputusan inilah kini yang membuat QPR berang. Klub milik taipan Malaysia, Tony Fernandes ini, berencana mengajukan banding atas keputusan wasit tersebut.

“Ya, kami akan  banding atas kartu merah itu,” ujar pelatih QPR, Mark Hughes sebagaimana dilansir DailyMail, Minggu (8/4).
Pihak QPR merasa,  justru Young telah melakukan diving. Lebih dari itu dalam tayangan ulang, winger plontos itu terlihat telah terjebak off-side saat hendak menerima umpan.

“Anda harus percaya bahwa wasit  telah mengambil keputusan yang benar. Tapi akhir-akhir ini banyak manejer (pelatih) yang hilang kepercayaan terhadap mereka,” tambahnya.

Pertandingan yang berlangsung di Old Trafford,  Sabtu (7/4) sore waktu setempat ini sendiri akhirnya dimenangkan MU dengan skor 2-0. Selain gol penalti yang dicetak Rooney pada menit ke 15,  Scholes melengkapi kemenangan itu dengan golnya di menit ke 68. Kemenangan ini kemudian menjadi sangat berarti bagi MU, karena memperlebar jarak poin mereka dengan rival terdekatnya di klasemen sementara BPL, Manchester City. (zul/jpnn)

Mancini Ancam tak Mainkan Balotelli

LONDON- Selain harus menelan kekalahan 0-1 atas Arsenal dalam laga krusial di Emirates Stadium, Senin (9/8) dini hari kemarin, Pelatih Manchester City, Roberto Mancini harus menelan pil pahit setelah strikernya Mario Baloltelli diusir wasit.

Kartu merah diberikan atas serangkaian pelanggaran keras yang dilakukan striker Timnas Italia itu kala bertamu ke markas Gudang Peluru. Atas ulah Super Mario ini, Mancini mengancam takkan menurunkannya lagi dalam sisa pertandingan musim ini.

“Dia tidak  akan bermain dalam enam laga terakhir kami, kami punya sisa enam pertandingan,” ujar Mancini sebagaimana dikutip The Sun, Senin (9/4).
Dalam pertandingan tersebut Balotelli memang terlihat bermain kasar dan kerap melakukan takling-takling keras. Menit ke 11, wasit Martin Atkinson yang memimpin laga sudah memperingatinya setelah melanggar Song. Beruntung wasit masih mentolerir dan hanya memberikan tendangan bebas.
Menit ke 20, ia, kembali melakukan tackel keras. Sepatu bergeriginya mengarah  ke tulang kering song, dan membuat playmaker Arsenal itu tersungkur. Namun beruntung wasit tak begitu jelas melihat.

Menit ke 32, Mario kembali berulah dengan menekel Sagna. Tak berhenti disini menit ke 38, ia, kembali  mengganjal Sagna. Tapi kali ini wasit sudah kesal betul dengan ulahnya. Atkinson menghadiahi kartu kuning pertama.

Di babak kedua tepatnya di menit ke 90, kesabaran wasit mungkin telah habis. Mario kembali berulah dengan mengganjal Sagna untuk kali ketiga. Tanpa pikir panjang kartu kuning kedua keluar yang langsung berubah menjadi merah.

Menurut Mancini, seharusnya di menit ke 20, Balotelli sudah layak diusir wasit.
“Saya berharap dia  mengerti dia di jalan yang salah untuk masa depannya. Dia harusnya dapat mengubah kelakuannya di masa mendatang,” tambah Mancini. (zul/jpnn)

Periode Buruk Harus Berhenti

Chievo vs AC Milan

VERONA- Kekalahan dari Fiorentina pekan lalu (7/4) membuat AC Milan kehilangan status capolista alias penguasa klasemen sementara Serie A Liga Italia. Kini, mereka berada di posisi kedua dengan 64 poin, tertinggal satu angka di belakang Juventus.

Dengan sisa tujuh pertandingan musim ini, Milan harus bekerja ekstra keras sembari menanti Juve tergelincir. Milan harus bangkit dari episode buruknya saat menantang Chievo Verona di Marc Antonio Bentegodi, dini hari nanti (siaran langsung Indosiar pukul 01.45 WIB).

Performa Milan jeblok sejak akhir Maret lalu. Mereka menelan dua kekalahan dan dua kali seri di semua ajang. Mereka tersingkir dari perempat final Liga Champions dari Barcelona kemudian disusul dengan tergusur dari capolista di Serie A.

Pantas saja langsung tersiar kabar allenatore Massimiliano Allegri terancam dilengserkan dari jabatannya pada akhir musim nanti bila gagal scudetto. Penyebabnya, presiden Milan Silvio Berlusconi kurang puas dengan strategi yang dimainkannya.

Rumor itu menjadi pengganggu di ruang ganti Milan. Makanya, buru-buru wakil presiden Milan Adriano Galliani menanggapinya. “Posisi Allegri tidak diganggu. Tidak perlu mendengarkan pendapat orang lain,” ketus Galliani kepada Sky Sport.

Boleh saja Galliani membela Allegri atas kekalahan dari Fiorentina, tetapi bila benar-benar gagal scudetto? “Saya tidak mengerti mengapa orang-orang meragukan pelatih yang membawa kami ke puncak dua tahun terakhir karena karena kesalahan kecil,” jelas Galliani.

Kekalahan dari Fiorentina bakal tetap dianggap sebagai kesalahan kecil asalkan Rossoneri, julukan Milan, tidak mengulanginya lagi dini hari nanti. Masalahnya, performa Chievo musim ini cukup baik. Mereka tak pernah kalah dalam empat laga terakhir dan berada di posisi kesembilan.
Milan juga berangkat dengan kekuatan timpang karena tiga pemain mereka absen karena skorsing. Mereka antara lain Massimo Ambrosini, Alberto Aquilani, dan Daniele Bonera.

Belum lagi pemain yang absen karena cedera seperti Alexandre Pato, Alexander Merkel, Mathieu Flamini, Mark van Bommel, Thiago Silva, Filippo Inzaghi, Rodney Strasser, Flavio Roma, dan Djamel Mesbah.

Untungnya, bukan hanya Milan yang bermasalah dengan pemain cedera. Chievo juga punya masalah serupa. Mereka tidak bisa memainkan Boukary Drame, Fernando Uribe, Gennaro Sardo, Bojan Jokic, Francesco Acerbi, Nikolai Gulan, Davide Moscardelli, dan Davide Mandelli.
Makanya, Domenico Di Carlo harus memutar otak mencari cara untuk meredam Milan yang sedang gundah. “Situasi itu justru membuat kami semakin kesulitan. Mereka akan melakukan segala cara untuk membawa pulang angka, tetapi kami siap meladeni,” kata Di Carlo, seperti dikutip Sport Mediaset. (ham/jpnn)

PSG Samai Poin Montpellier

PARIS – Perombakan besar yang dilakukan Paris Saint-Germain (PSG) di jelang musim 2011-2012 mulai menunjukkan hasil positif. Peluang mereka untuk mengakhiri puasa gelar di Ligue1 musim ini makin mendekati kenyataan. Pekan ini, PSG sudah menyamai perolehan poin pemuncak klasemen Montpellier.

PSG memecundangi Marseille dengan 2-1 dalam pertandingan di Parc des Princes, Paris dinihari kemarin (9/4) WIB. Hasil tersebut membuat PSG dan Montpellier sama-sama mengoleksi 63 poin. Namun, Montpellier masih memiliki defisit satu laga dalam persaingan itu.

Kemenangan dalam laga Le Classique itu merupakan kemenangan pertama PSG dalam empat pekan terakhir. Sebelumnya, mereka meraih hasil dua kali imbang, melawan Caen dan Bordeaux, serta sekali kalah, dari Nancy. Hasil-hasil tersebut membuat PSG kehilangan takhta sementara Ligue1 dan disalip Montpellier.

“Melawan Marseille selalu menjadi pertarungan yang spesial. Saya kira kali ini kami punya hasrat untuk menang yang lebih besar. Bagian terbaiknya, kami terus memberi ancaman pada Montpellier,” beber Salvatore Sirigu, penjaga gawang PSG, pada Canal+.

Laga PSG melawan Marseille dijuluki sebagai laga Le Classique di Prancis. Kurang lebih sama dengan El Clasico antara Real Madrid melawan Barcelona di Spanyol.

PSG sudah unggul di menit keenam melalui Jeremy Menez. Marseille menyamakan kedudukan berkat sundulan pemain timnas Ghana Andre Ayew di menit ke-59. Namun, bek asal Brazil Alex memastikan keunggulan PSG dua menit setelah gol Ayew.

Les Parisiens, julukan PSG, harus mengakhiri laga dengan sepuluh pemain. Gelandang Mohamed Sissoko mendapatkan hukuman kartu kuning kedua saat laga masih menyisakan enam menit. Tapi, Marseille tak mampu memanfaatkan kelebihan pemain di sisa laga. Tim asuhan Didier Deschamps itu pun harus menerima sepuluh kekalahan dalam sebelas laga terakhirnya.

“Kami bermain cukup bagus dan (penjaga gawang) Steve Mandanda tak perlu melakukan banyak penyelamatan. Saya kira kami layak mendapatkan satu poin, kekalahan ini tidak fair jika melihat bagaimana kami bermain,” tutur Deschamps.

Marseille punya peran yang besar dalam pergeseran pimpinan klasemen sementara. Sebab, satu laga tersisa yang dimiliki Montpellier adalah menghadapi Marseille. Marseille menjadi tuan rumah untuk laga yang berlangsung besok (11/4) WIB. (ady/jpnn)

Pirlo Menggoda Nesta

KARIR Alessandro Nesta di AC Milan sejauh ini belum menemui titik terang. Sementara menunggu kejelasan nasib, Andrea Pirlo mengaku sudah berbicara dengan Nesta terkait masa depan bek senior itu.

Nesta, 36 tahun, kontraknya akan habis di sisa musim ini. Sempat dikabarkan bakal pulang ke Lazio, dia berkali-kali menegaskan akan terus bertahan bersama Milan.

Namun dengan pembicaraan kesepakatan baru tak kunjung datang, mantan bek internasional Italia itu mulai membuka opsi lain. Dan salah satu klub yang mungkin dia tuju musim depan adalah seteru Milan, Juventus.

Sejauh ini belum ada pembicaraan dilakukan Bianconeri dengan Nesta. Tapi Nesta sudah mulai berbicara dengan Pirlo soal kemungkinan dirinya pindah ke Turin. Pirlo baru musim ini memperkuat Juventus setelah 10 tahun berseragam Diavolo Rosso.

“Ya, saya sudah mendiskusikan sebuah opsi dengan Nesta, tapi itu adalah persoalan personal. Dia bermain di tim yang hebat dan dia bebas menentukan keputusan yang nantinya akan dibuat. Kita lihat saja apa yang terjadi di akhir musim,” sahut Pirlo di Football Italia.
Jika tidak mengalami cedera, Nesta hingga kini masih jadi pilihan utama Milan di pusat pertahanan. Total sepanjang musim ini dia dia sudah bermain 11 kali di Seri A dan mencetak satu gol. (net)

Heat Jinakkan Pistons

MIAMI – Duo bintang Miami Heat LeBron James dan Chris Bosh tampil cemerlang dengan membawa timnya mempecundangi tamunya Detroit Pistons 98-75 pada lanjutan kompetisi NBA, Minggu (8/4) waktu setempat.

LeBron James mencetak 26 poin, Chris Bosh menyelesaikan pertandingan dengan raihan 22 poin dan sembilan rebound. Kemenangan ini juga diraih Heat tanpa diperkuat salah satu bintang mereka, Dwayne Wade yang mengalami nyeri pada pergelangan kaki kanannya.

James Jones turut membantu Heat meraih hasil maksimal usai menyumbang 18 poin bagi timnya. Dengan kemenangan ini, Heat masih berada di posisi kedua klasemen Wilayah Timur dengan rekor bertanding 43 kali menang dan 14 kali kalah sejauh musim ini.

Sementara itu, Brandon Knight menunjukkan performa cukup bagus pada laga itu, dengan status sebagai seorang rookie. Knight menjaringkan 16 poin untuk Pistons meski raihan tersebut tetap tak bisa menolong timnya dari  kekalahan.

Pada pertandingan NBA lainnya, San Antonio Spurs masih mengukuhkan posisinya di puncak klasemen Wilayah Barat setelah menundukkan Utah Jazz 114-104.

Guard Spurs, Tony Parker mencetak poin tertinggi pada laga ini dengan perolehan 28 poin. Disusul Manu Ginobili yang menyarangkan 23 poin, serta sumbangan double-double Tim Duncan yang mencetak 13 poin dan 16 rebound. (net)

Beli Pemain, Juventus Siapkan Rp900 Miliar

TORINO- Meski kini tengah memuncaki Liga Italia, pelatih Juventus Antonio Conte belum puas dengan skuad yang dimiliki. Mantan bek Juve tersebut, mengincar sejumlah pemain untuk ditarik ke Turin, guna membantu tim kuda zebra itu mengarungi musim depan.

Pasalnya  selain berkompetisi di liga domestik tahun depan Juventus telah memastikan diri untuk bersaing dalam Liga Champion. Hal inilah yang membuat manajemen Juve tak ingin gagal dalam persaingan musim mendatang.

Seperti dilansir Tribal Footbal, Senin (9/4) Juve kini telah menganggarkan 80 juta euro atau sekitar 900 miliar rupiah untuk belanja pemian musim musim panas mendatang.

Corriere dello Sport menyebut, selain dari kas, dana tersebut dapat bertambah dari hasil penjualan sejumlah pemain yang dikabarkan masuk dalam daftar jual. Mereka adalah  Felipe Melo, Eljero Elia dan Milos Krasic.

Sementara sejumlah pemain yang menjadi bidikan Si Nyonya Tua antara lain striker Manchester City, Edin Dzeko, Bomber Real Madrid Gonzalo Higuain, serta pemain Villareal Giuseppe Rossi. Nama ini belum termasuk beberapa nama alternatif yang telah dibidik Juve sejak bursa transfer lalu. (zul/jpnn)

Jembatan Sei Rakyat Rusak Berat

RANTAU– Jembatan Sei Rakyat di Desa Sungai Rakyat, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu, merupakan jembatan penghubung antara Rantauprapat dengan Panai Tengah, Panai Hulu dan Panai Hilir, kondisinya sangat memprihatinkan. Di mana banyak lobang menganga di lantai jembatan yang terbuat dari kayu. Warga berharap Pemkab Labuhanbatu mengusulkan ke Pemprovsu untuk melakukan perbaikan jembatan.

Tokoh Masyarakat Panai Hilir Syahrun Hasibuan (65), Senin (9/4) menegaskan, kondisi jembatan yang memiliki panjang 262 meter itu kini tidak bisa dilewati pengemudi kendaraan roda empat dan enam.

“Jembatan itu sangat mengkhawatirkan karena sudah tidak layak lagi dilewati kendaraan roda empat dan enam. Instasi terkait kami harapkan dapat turun ke lokasi jembatan untuk meninjau kondisi jembatan itu,” katanya.

Syahrun mengatakan, persoalan jembatan yang menghubungkan Kabupaten Labuhanbatu dengan daerah-daerah pesisir ini sudah lama dikeluhkan warga. Pasalnya hampir setiap hari kendaraan roda empat terperosok di jembatan tersebut. Namun hingga kini belum ada respon dari pihak pemerintah untuk melakukan perbaikan jembatan.

“Apakah mesti ada dulu korban jiwa tercebur ke sungai itu baru pemerintah memperbaikinya,” katanya.

Warga lainnya Kholik (25) mengatakan, jembatan yang dibangun tahun 1991 itu sudah berulangkali diperbaiki dengan swadaya masyarakat. Di mana warga selama ini memperbaiki lantai jembatan dari kayu. Namun, hal itu tidak dapat bertahan lama. Karena kayu yang pergunakan warga untuk lantai tak mampu menahan beban truk yang melintas di jembatan tersebut.

Terpisah, Ketua DPRD Labuhanbatu Elliya Rosa Siregar pernah mengharapkan agar pemerintah Provinsi Sumatera Utara dapat segera merenovasi jembatan tersebut. “Jembatan itu memiliki fungsi vital sebagai akses penghubung warga antar desa dan antar Kecamatan Panai Hulu, Panai Tengah, dan Panai Hilir. Terlebih lagi, sebagai prasarana pengangkutan hasil pertanian dan perkebunan warga sekitar,” ungkap Elliya Rosa saat meninjau jembatan beberapa waktu lalu.

Dia berharap pihak Pempropsu segera memperbaiki dan menurunkan tim guna melakukan uji kelayakan kondisi fisik jembatan itu. (cr1/smg)

Gelar Pertama Lorenzo

LOSAIL – Pembalap Yamaha Jorge Lorenzo patut bersuka-cita merayakan podium utama yang diraihnya di seri Perdana MotoGP 2012 dini hari tadi di Sirkuit Losail Qatar. Kemenangan itu boleh dibilang sangat sensasional.

Lorenzo sempat tercecer jauh di belakang Stoner yang melesat sendirian di depan mulai lap ketiga hingga balapan tersisa tiga lap lagi. Namun Lorenzo sanggup mengejar defisit kecepatan dari rivalnya yang berstatus juara dunia di musim 2011 itu hingga merengkuh podium di Losail. Selain kemenangan diperoleh dengan perjuangan yang sengit, Lorenzo menorehkan rekornya sendiri, menang untuk pertama kalinya di GP Qatar.

“Balapan yang sangat luar biasa! Saya mengerahkan segalanya yang saya miliki, semua energi di atas trek hingga meraih kemenangan. Ini karena saya tidak pernah menyerah, terus berjuang dan mencoba,” kata Lorenzo seperti dikutip MotoGP.

Menurut Lorenzo, Stoner sangat bagus memulai balapan hingga bisa memperlebar gap cukup signifikan. Dia merasa beruntung, di akhir lomba,
situasi berubah bagi Stoner. Kecepatannya merosot hingga dapat terkejar.

“Kami beruntung dia kesulitan di akhir lomba dan kecepatannya menurun, sedangkan saya bisa mempertahankannya dan akhirnya melampauinya. Saya sangat bersyukur kepada Yamaha karena mereka membuat lompatan besar di musim dingin untuk YZR-M1,” terangnya.

“Ini seperti balapan tahun 2010 bagi saya. Di pertengahan balapan, saya berpikir bahwa mustahil untuk memenangi balapan ini,” tambahnya. (bbs/jpnn)