Home Blog Page 1737

Kunjungi Madina, Ketua PDI Perjuangan Sumut Bawa Pesan Menyentuh

MANDAILING NATAL, SUMUTPOS.CO – Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Drs Rapidin Simbolon MM didampingi Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Teguh W Hasahatan Nasution, mengunjungi Desa Singkuang dan Desa Tabayung, Kecamatan Muara Batang Gadis, dalam rangka silaturahmi dan bhakti sosial dengan membagikan 1.000 paket sembako berupa beras, gula dan minyak goreng kepada kader, simpatisan dan masyarakat pendukung PDI Perjuangan, Minggu (12/3/2023). Kunjungan Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut kali ini merupakan kunjungan perdana di basis kantong suara PDI Perjuangan di Kabupaten Madina.

“Selama ini, belum ada Ketua Partai setingkat provinsi yang hadir di tengah-tengah masyarakat Muara Batang Gadis. Bahkan, sejak Kabupaten Madina berdiri, ini merupakan kejutan bagi kami, karena selama ini kita merasa berjuang sendiri,” kata Ketua DPC PDI Perjuangan Madina, Teguh W Hasahatan Nasution.

Dalam sambutannya di tengah-tengah masyarakat, Ketua DPD PDI Perjuangan menyatakan, dirinya sengaja turun langsung ke Kecamatan Muara Batang Gadis untuk melihat langsung kondisi masyarakat di sana. “Selama ini saya hanya mendengar laporan terkait ada masyarakat di daerah terpencil yang selalu setia berjuang bersama PDI Perjuangan, salah satunya masyarakat Kecamatan Muara Batang Gadis. Informasi itu membuat saya ingin langsung turun untuk bersilaturahmi dengan masyarakat di sini yang selama ini setia berjuang bersama PDI Perjuangan,” ujar Ketua DPD PDI Perjungan Sumut Rapidin Simbolon.

Mantan Bupati Samosir itu menegaskan, PDI Perjuangan tidak akan meninggalkan siapapun yang setia di garis perjuangan Bung Karno. Untuk itu Rapidin berpesan agar masyarakat pendukung PDI Perjuangan tidak berkecil hati dan merasa ditinggal sendiri, karena dirinya akan senantiasa mendengar suara-suara masyarakat meski dari darah terpencil sekalipun. “Sudah menjadi kewajiban kita untuk terus memperhatikan masyarakat yang setia berjuang untuk menegakkan ajaran-ajaran Bung Karno Meski ditempt terpecil sekalipun,” tegasnya.

Rapidin juga berpesan, Pemilu 2024 merupakan momen kebangkitan PDI Perjuangan di kawasan Pantai Barat. Untuk itu, Rapidin meminta seluruh kader dan pendukung PDI Perjuangan untuk terus memompa semangat untuk menaikkan perolehan suara PDI Perjuangan di Kabupaten Madina. (adz)

Imbas Proyek PLTG Sambera, Pasokan Listrik IKN Dikhawatirkan Terganggu

TITIk NOL: Kawasan titik nol IKN Nusantara di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara.Antara.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Sambera oleh PT Pertagas Niaga (PTGN) di Kalimantan Timur, dikabarkan berhenti beroperasi. Hal ini terjadi akibat belum diselesaikannya pembayaran kontrak kerja oleh PTGN.

Peneliti INDEF, Nailul Huda mengungkapkan, kondisi tersebut berpotensi membuat negara mengalami kerugian. Terlebih, pemerintah saat ini tengah gencar dalam pembangunan proyek di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

“Apabila menggunakan Dana APBN, maka jelas akan berakibat korupsi dan saya minta aparat penegak hukum untuk segera melakukan penyelidikan. Namun apabila menggunakan pembiayaan dari investor, maka jelas pengelolanya, dalam hal ini PTGN, harus bertanggung jawab. Karena tindakannya berpotensi adanya gugatan,” ungkap Nailul, dalam keterangannya, Minggu (12/3).

Proses penggunaan pembangkit listrik di IKN Nusantara, seharusnya PTGN mempunyai rencana lain, dalam menghadapi masalah tersebut. Hal ini mengingat adanya potensi kerugian negara, yang akan timbul apabila ada kekalahan akibat gugatan PT Risco Energy Pratama. Karena itu, peluang gasifikasi listrik tersebut juga perlu didukung dengan komitmen pemerintah mengganti PLTU dari batubara ke gas, yang lebih ramah lingkungan.

“Jika mangkrak, maka selain pasokan listrik ke IKN bisa terganggu, namun yang harus digarisbawahi adalah janji presiden untuk menggunakan energi bersih, jangan sampai diingkari lagi,” kata Nailul.

Sebagaimana diketahui, PLTG Sambera berkapasitas 2×20 Mega Watt (MW), sumber energi PLTG Sambera menggunakan regasifikasi Liquid Natural Gas (LNG) dengan moda transportasi trucking pertama kali di Indonesia. Metode tersebut menjadi solusi pasokan gas ke konsumen yang tidak terjangkau dengan pipa gas, dengan menggunakan LNG, PLN dapat menghemat biaya energi primer sebesar Rp70 miliar per tahun. (jpc/saz)

Medan Dentistry 2023: Wahana Peningkatan Kompetensi Dokter Gigi

BERSAMA: PDGI Cabang Medan dan Sumut dan lainnya, foto bersama di sela-sela acara.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Medan menyelenggarakan seminar ilmiah Medan Dentistry 2023 dengan mengusung tema “New Paradigm in the Future of Dentistry” di Tiara Convention Center, 10-11 Maret 2023.

Rangkaian acara tersebut dibuka oleh Ketua PDGI Wilayah Sumatera Utara, drg. M. Sahbana, didampingi oleh Ketua PDGI Cabang Medan dan Ketua Panitia Medan Dentistry 2023.

Ketua PDGI Wilayah Sumatera Utara dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas diselenggarakannya kegiatan seminar ilmiah kedokteran gigi kali ini.

“Kita patut mengapresiasi PDGI Cabang Medan yang mampu secara rutin menyelenggarakan agenda seminar ilmiah serta kegiatan keterampilan bagi sejawat dokter gigi,” ujar drg. Sahbana.

Di kesempatan yang sama, Ketua PDGI Cabang Medan, drg. Ranu Putra Armidin, MKM, menyampaikan komitmen dari PDGI Cabang Medan untuk terus berusaha dalam memenuhi kebutuhan peningkatan kompetensi dokter gigi, khususnya anggota PDGI Cabang Medan.

“PDGI Cabang Medan sedari awal berkomitmen penuh untuk menjawab kebutuhan primer sejawat dokter gigi dalam hal peningkatan kapasitas keilmuan kedokteran gigi,” jelas drg. Ranu.

Kegiatan seminar ilmiah ini diikuti oleh sekitar 450 peserta dokter gigi yang berasal dari seputaran wilayah sumatera utara dan juga yang datang dari luar wilayah sumatera utara dengan menghadirkan pembicara berskala nasional. Hal ini diungkapkan Ketua Panitia, drg. Dimas Agara pada saat pembukaan acara didampingi Sekretaris Panitia, drg. M. Aidil Nasution.

Selain agenda seminar ilmiah, rangkaian dari Medan Dentistry 2023 juga mengadakan kegiatan Bakti Sosial PDGI Cabang Medan yang bekerjasama dengan PT Antar Lintas Sumatera (ALS) di Kantor PT ALS, 12 Maret 2023.

Agenda bakti sosial tersebut dibuka langsung oleh Direktur Utama PT ALS, Ir. H. Chandra Lubis, M.Hum, dengan dihadiri oleh unsur Muspika Kecamatan Medan Amplas beserta tim relawan dokter gigi.

“Saya merasa senang karena PDGI Cabang Medan bersedia untuk melakukan kegiatan bakti sosial di Kantor PT ALS. Harapan saya semoga bakti sosial ini berdampak positif bagi masyarakat dan Keluarga Besar PT ALS,” pungkas Chandra.

Ketua Biro Pengabdian Masyarakat PDGI Cabang Medan, drg. Nicko Agung, turut menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial meliputi pencabutan gigi sederhana, penambalan gigi dan pembersihan karang gigi diikuti oleh sekitar 200 orang peserta.

“Animo peserta bakti sosial cukup besar. PDGI Cabang Medan berharap aksi sosial ini membawa manfaat dan mampu meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut di kalangan masyarakat,” pungkas drg. Nicko. (ila)

Hidayatullah: NKRI Tidak Boleh Diganggu

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Negara Indonesia adalah negara terbesar ke-15 di dunia dengan luas daratannya yang mencapai 1.916.906 kilometer persegi. Indonesia adalah negara kepulauan yang terbentang dari Sabang sampai Marauke.

Tercatat dalam pertemuan United Nations Group of Expert Geological Names pada tahun 2022 Indonesia memiliki 17.000 pulau. Selain memiliki jumlah pulau yang begitu banyak, Indonesia adalah negara paling luas di Asia Tenggara dan memiliki garis pantai terpanjang.

“Kesemuanya adalah rahmat dari Allah SWT bagi rakyat Indonesia, maka sudah sepatutnya kita menjaga dan merawatnya dengan baik,” kata Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) H Hidayatullah SE pada sosialisasi 4 Pilar MPR RI yang digelar di Asrama Haji Medan, Jalan AH Nasution, Selasa (28/2).

Ditegaskannya, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara, tidak ada yang boleh mengganggu. ‘Maka kelompok-kelompok separatis seperti kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua harus segera ditumpas karena mengganggu keamanan dan kedaulatan NKRI,” tegasnya.

Mantan anggota DPRD Sumut ini juga mengingatkan, ke depannya kita harus lebih peduli dengan NKRI. “Negara ini kita yang punya. Kita urus negara ini dengan baik. Kalau kita acuh tak acuh dengan negara ini, dampaknya buat kita juga. Membuat kita semakin susah,” ujar politisi senior PKS ini.

Dalam paparannya mengenai Sosialisasi 4 Pilar MPR RI, Hidayatullah menjelaskan 4 Pilar mencakup beberapa point krusial di antaranya Pancasila sebagai dasar dari ideologi negara, UUD NRI tahun 1945 sebagai konstitusi Negara dan ketetapan MPR, NKRI sebagai bentuk negara, dan Bhineka Tunggal Ika Sebagai Semboyan Negara.

Masyarakat yang hadir pada Sosialisasi 4 Pilar kali ini mengucapkan terima kasih kepada Hidayatullah dan merasa senang karena bisa menambah ilmu tentang wawasan kebangsaan sekaligus bisa bersilaturahim dengan H Hidayatullah SE, yang merupakan tokoh Ekonomi Syariah Sumatera Utara. (adz)

Beli 16 Trainset KRL dari PT INKA, PT KCI Gelontorkan Rp4 T

MELAJU: Rangkaian KRL Jabodetabek saat melaju di Stasiun Cisauk, Tangerang, Banten, baru-baru ini. Nurul Fitriana/JawaPos.com.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) resmi melakukan pembelian 16 trainset (rangkaian kereta) kereta rel listrik (KRL) baru dari PT INKA (Persero) senilai Rp4 triliun. Rangkaian kereta tersebut ditargetkan selesai pada 2025-2026.

Direktur Utama KCI, Suryawan Putra Hia mengatakan, kontrak pengadaaan itu merupakan tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani PT KCI dengan PT INKA pada akhir 2022 lalu.

“Pengadaan sarana kereta ini merupakan komitmen kami dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan produksi dalam negeri serta substitusi impor melalui Program Peningkatan Pengguna Produk Dalam Negeri (P3DN),” ungkap Suryawan, melalui keterangan resmi yang dikutip JawaPos.com, Minggu (12/3).

Suryawan berharap, pengadaan kereta baru tersebut dapat meningkatkan kapasitas angkut, kenyamanan dan pelayanan kepada pengguna KRL.

Sementara itu, Direktur Utama PT INKA (Persero), Eko Purwanto menyampaikan, kerja sama itu merupakan momentum untuk kebangkitan perkeretaapian nasional.

“Sebagai operator, baik KAI maupun KCI tentu ingin memberikan pelayanan yang terbaik pada pelanggannya, dan kami pun INKA selalu berkomitmen memberikan produk-produk berkualitas tinggi untuk kereta-kereta kami,” tuturnya.

Sebelumnya, PT KCI merencanakan pengadaan kereta bukan baru, alias bekas, yakni untuk mengganti kereta yang rencananya akan dikonservasi. Adapun jumlah kereta yang akan dikonservasi sebanyak 10 trainset pada 2023 dan 19 train set pada 2024.

Namun, Wakil Ketua Komisi 7 DPR RI, Bambang Hariyadi mengkritik rencana PT KCI untuk impor kereta bekas dari Jepang. Menurut Bambang, rencana impor kereta bekas tidak sejalan dengan instruksi Presiden Jokowi yang ingin mengutamakan penggunaan industri dalam negeri.

“Kita punya BUMN produsen kereta, INKA (Industri Kereta Api), bahkan beberapa negara sudah menggunakan produk mereka. LRT Jabodetabek saja buatan INKA, kenapa malah ngotot mau beli rongsokan dari Jepang?” kata Bambang Haryadi, dalam laman resmi DPR, dikutip 2 Maret 2023 lalu.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marvest), Luhut Binsar Pandjaitan, memberi sinyal kuat impor rangkaian KRL bekas dari Jepang. Terutama untuk 10 train set atau rangkaian KRL yang dibutuhkan PT KCI untuk peremajaan yang dilakukan di tahun ini.

“Memang harus kita lakukan (impor KRL bekas tahun ini) terutama untuk 10 train set,” jelasnya, saat ditemui di Kantor Kemenko Marvest, Jakarta Pusat, 3 Maret lalu.

Meski demikian, Luhut mengungkapkan ada beberapa syarat untuk PT KCI agar bisa melakukan impor KRL bekas. Pertama, dari segi waktu pengadaan kereta dalam negeri memang bermasalah. Kedua, impor diperbolehkan jika PT KCI telah lolos audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Hal ini guna memastikan agar KRL tidak dibeli oleh pihak ketiga dan ada penyimpangan harga. (jpc/saz)

Merapi Erupsi, Magelang Hujan Abu

MELINTAS: Seorang anak menuntup wajah saat berkendara bersama orangtuanya di Desa Tlogolele, Selo, Boyolali, Sabtu (11/3).

SUMUTPOS.CO – Gunung Merapi kembali erupsi, Sabtu (11/3) lalu, sekira pukul 12.12 WIB. Awan panas guguran meluncur ke arah Kali Bebeng dan Krasak sejauh 4 kilometer.

Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Sugeng Mujiyanto menjelaskan, awan panas guguran Gunung Merapi juga terbawa angin yang berembus cukup kencang ke arah barat laut. Akibatnya, debu-debu terbawa angin ke arah Magelang.

“Tapi, secara parameter statusnya masih tetap sama, belum kami tingkatkan,” ungkap Sugeng.

Gunung Merapi masih berada di level 3 (siaga) sejak 5 November 2020.

Dilansir dari Radar Jogja (Grup Sumut Pos), berdasar laporan pos pengamatan Gunung Merapi, BPBD, serta relawan, dan masyarakat di lereng Gunung Merapi, hujan abu dominan mengarah ke sektor barat laut-utara, dengan intensitas bervariasi. Hingga pukul 15.30 WIB, titik terjauh jangkauan hujan abu berada di Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, sejauh 33 kilometer, dari puncak Merapi.

Sugeng menyatakan, pihaknya terus memantau aktivitas Gunung Merapi dari berbagai parameter. Baik itu kegempaan dalam maupun dangkal.

“Bisa jadi kondisinya tetap seperti ini, atau bisa jadi menurun, dan bisa naik,” jelasnya.

Masyarakat tetap diminta mengikuti imbauan untuk tidak berkegiatan hingga radius 7 kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Sementara itu, Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Daerah Istimewa Jogjakarta, Agus Budi Santoso menjelaskan, intensitas erupsi Gunung Merapi kali ini terhitung cukup besar. Yakni terbesar kedua setelah 27 Januari 2021. Saat itu rentetan awan panas guguran terjadi sekitar 52 kali.

“Kalau ini, hingga pukul 16.00 WIB, itu terhitung terjadi sebanyak 24 kali rentetan awan panas. Jaraknya ini sekitar 4 kilometer, tapi abu-abunya tersebar sejauh 33 kilometer hingga Wonosobo,” bebernya.

Aktivitas Gunung Merapi hingga saat ini juga tinggi. Yakni aktivitas vulkanis dalam 77 kejadian per hari, vulkanik dangkal satu kejadian per hari, multivis 6 kejadian per hari, dan guguran 44 kejadian per hari. Gunung Merapi juga masih menunjukkan ada suplai magma dari dalam. Jadi, potensi bahayanya masih tinggi. (jpc/saz)

Tutup Raz Championship, Aulia: Terus Asah Jiwa Kompetisi

BERSAMA: Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman diabadikan bersama unsur YPSA pada penutupan Raz Championship XV 2023.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemko Medan mengapresiasi digelarnya Raz Championship XV 2023, yang mengusung tema ‘Raising Talents and Champions’ di Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyah (YPSA) Jalan Setiabudi Medan, Sabtu (11/3) lalu. Diharapkan, YPSA konsisten untuk terus mengasah jiwa kompetisi para siswanya, sebagai generasi penerus bangsa.

“Saya mewakili Bapak Wali Kota, mengucapkan terima kasih kepada YPSA yang sudah mendesain sistem dunia pendidikan untuk menumbuhkan dan mengasah passion yang ada di dalam diri anak-anak ini,” ungkap Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman saat menutup Raz Championship XV 2023.

Menurut Aulia, sekolah merupakan tempat yang dipercaya orangtua untuk menitipkan anak-anak mereka agar dapat dibimbing dan diedukasi, sehingga menjadi lebih baik ke depannya. Dia pun meminta setiap pihak agar tidak menganggap enteng dunia pendidikan, sebab saat ini sudah masuk ke dalam era pemusnahan peradaban. Hal itu dapat dilihat dari kondisi anak-anak saat ini yang banyak tidak memiliki moral yang baik.

“Dan itu sudah dirasakan. Ini adalah tugas dari pemerintah agar mendesain suatu formula kerja agar dapat mengganjal laju perjalanan yang namanya pemusnahan peradaban. Saya pribadi miris dengan hal tersebut,” tuturnya.

Terkait hal itu, lanjutnya, Aulia telah berkoordinasi dengan Wali Kota Medan Bobby Nasution, untuk mencari cara dan langkah konkret yang harus diambil, sehingga generasi penerus bangsa bisa lebih baik. Terutama, menuju Indonesia Emas 2045.

Terakhir, Aulia berharap agar Raz Championship dapat diadopsi sekolah lain, guna menjadikan anak-anak yang tangguh serta siap menghadapi serangan dari dunia luar.

“Dengan demikian, nantinya Indonesia dapat menjadi negara kesatuan yang mandiri dan produktif, bukan negara yang konsumtif,” hrapnya.

Penutupan Raz Championship turut dihadiri Ketua dan Pembina YPSA Sofyan Raz, Ketua Umum YPSA Rahmawati Sofyan Raz, Kasdim 0201 Medan, mewakili Kepala Dispora Sumut, mewakili Konjen Malaysia, serta para guru YPSA. (map/saz)

Anggota DPRD Diimbau Serahkan LHKPN Tepat Waktu

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Para pejabat publik wajib menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Termasuk para Anggota DPRD Medan, seluruhnya wajib menyerahkan LHKPN ke BPK RI Perwakilan Sumut.

Atas hal ini, DPRD Medan melalui Badan Kehormatan Dewan (BKD), mengimbau seluruh anggota dewan menyerahkan LHKPN sebelum lewat masa waktu yang telah ditentukan. “Bulan (Maret) ini, terakhir melaporkan LHKPN. Kami menyerukan kepada kawan-kawan anggota dewan, agar melaporkan harta kekayaan mereka selama menjadi anggota (DPRD Medan),” ungkap Ketua BKD DPRD Medan, Rudiyanto Simangunsong, Minggu (12/3).

Meski begitu, sepengetahuan Rudiyanto, sudah hampir seluruh Anggota DPRD Medan Periode 2019-2024 menyerahkan LHKPN ke BPK RI. “Kalau pun ada yang belum, saya rasa hanya tinggal beberapa orang. Karena memang Maret masih berlangsung, masih ada waktu untuk menyerahkan LHKPN-nya (sampai akhir bulan). Mungkin laporannya masih disiapkan,” tuturnya.

Selama ini, lanjut Rudiyanto yang juga duduk sebagai Anggota Komisi 1 DPRD Medan itu, laporan yang wajib disampaikan seluruh Anggota DPRD Medan setiap tahunnya tersebut, tidak pernah mendapatkan masalah apapun. Hal itu dapat dilihat dari respons positif pihak BPK RI Perwakilan Sumut, saat menerima laporan yang disampaikan masing-masing anggota dewan tanpa bantahan atau koreksi.

“Alhamdulillah, dari tahun ke tahun LHKPN yang disampaikan tidak ada masalah apapun. Para anggota dewan juga cukup kooperatif dalam melaporkan harta kekayaannya,” jelasnya.

Politisi PKS ini juga menjelaskan, melaporkan harta kekayaan selama menjadi anggota dewan adalah kewajiban kepada pemerintah, laporan itu pun diserahkan secara individu ataupun perorangan. Rudiyanto pun meminta kepada setiap Anggota DPRD Medan, agar tidak perlu ada yang ditutup-tutupi saat menyampaikan LHKPN, terutama jika memang mendapatkan harta kekayaan secara benar dalam menjalankan tugasnya sesuai yang diamanahkan rakyat.

“Sepengetahuan saya, tak ada anggota DPRD Medan yang hidupnya hedonis, begitu juga anak-anak mereka. Banyak yang anaknya kuliah di swasta dan pakai kendaraan biasa saja. Untuk itu, sekali lagi saya sarankan, setiap anggota dewan wajib melaporkan harta kekayaan mereka tepat waktu,” pungkasnya. (map/saz)

Warga Polonia Keluhkan Peredaran Narkoba, Polisi Diharapkan Segera Ambil Tindakan

TEMUI: Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting, saat menemui warga pada kegiatan reses yang digelar di Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia, Jumat (10/3).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kejahatan peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) acapkali menjadi momok di masyarakat. Kali ini, seorang warga, Silalahi (57), mengadukan peredaran narkoba yang makin marak di lingkungannya.

Pada kegiatan reses Ketua DPRD Sumatera Utara (Sumut), Silalahi mengatakan, lingkungannya yang berada di Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia, peredaran narkoba semakin merajalela.

“Tolonglah kami pak, narkoba semakin merajalela di sini. Tolong minta kepada aparat agar berantas narkoba dari lingkungan sekitar kami ini,” ungkap Silalahi, Jumat (10/3) lalu.

Menurut Silalahi, peredaran narkoba di lingkungannya menggunakan berbagai modus dan menyasar hingga remaja serta anak-anak.

“Sekira 2 hingga 3 hari lalu, terbukti ada pencurian sepeda motor, dan lainnya. Setelah kami telusuri, si pelaku merupakan pemakai narkoba,” tuturnya.

Bagi dia, penggunaan narkoba berdampak langsung dengan tingginya angka kejahatan pada lingkungan sekitar.

“Dalam seminggu bisa 3 kali para warga menciduk pelaku pencurian,” imbuh Silalahi.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Sumut, Baskami Ginting meminta pihak kepolisian, baik Polrestabes Medan dan Polda Sumut, untuk turun langsung memberantas peredaran narkoba di Kecamatan Medan Polonia.

“Sebagai anggota dewan dari dapil sini, saya memiliki keresahan yang sama seperti bapak ibu, terkait narkoba ini,” jelasnya.

Dia pun menjelaskan, sesuai data dari Biro Pengendalian Operasi Mabes Polri, per 2021, kejahatan terkait narkotika di Sumut masih level tertinggi se-Indonesia.

“Ada 5.949 kasus di Sumut, dan jadi yang tertinggi pada 2021, disusul DKI Jakarta sebanyak 5.810 kasus. Ini harus jadi perhatian kita bersama,” imbau Baskami.

Pada 2022, lanjut Baskami, Sumut masih menempati ranking tertinggi peredaran narkoba. “Semester pertama 2022, Sumut masih posisi tertinggi kasus peredaran narkoba, baik sabu-sabu, heroin, ganja, dan lainnya. Angka ini terus meningkat pada semester akhir, dan Sumut masih posisi pertama,” bebernya.

Dia mengatakan, tingginya angka tersebut berimplikasi langsung dengan tingginya angka kejahatan lain, baik pencurian, begal, kesusilaan, dan lainnya.

“Maka saya minta kepolisian untuk tidak lelah memberantas narkoba. Saya minta para warga juga proaktif, melaporkan segala modus peredarannya,” pungkas Baskami. (map/saz)

Pendalaman dan Pengamalan Alquran Jangan Layu untuk Semusim

SERAHKAN: Plt Sekdakot Tebingtinggi Bambang Sudaryono menyerahkan paiala kepada salah satu pememang Tilawatil Quran dan Al-Hadits (STQH) XVIII di Gedung Sawiyah Nasution, Jalan Sutomo, Kota Tebingtinggi.SOPIAN/SUMUT POS.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Plt Sekdakot Tebingtinggi Bambang Sudaryono mengatakan semangat untuk membaca dan menghayati kalam Ilahi serta mendalami isi dan mengamalkan ajaran Al-Quran dan Al Hadits harus dilakukan secara terus-menerus dalam kehidupan sehari-hari jangan hanya tumbuh dan layu untuk semusim.

Hal ini disampaikan Bambang Sudaryono saat menutup Seleksi Tilawatil Quran dan Al-Hadits (STQH) XVIII di Gedung Sawiyah Nasution, Jalan Sutomo, Kota Tebingtinggi, Sabtu (11/3) sore.

Bambang mengatakan bahwa pelaksanaan STQH ini merupakan sebuah wahana dalam rangka memacu pengembangan tilawah, hafalan serta pendalaman isi Alquran dan Al Hadits. “Kegiatan religius dan syarat dengan syiar Islam ini akan menjadi sia-sia dan percuma apabila tidak meninggalkan bekas dan pengaruh di tengah masyarakat,” ujar Bambang.

Untuk itu, ungkap Bambang, diperlukan perhatian, keterlibatan dan tanggung jawab seluruh komponen umat dan jajaran pemerintah, agar penyelenggaraan kegiatan STQH ini memberi bekas dan pengaruh positif yang tampak dan dirasakan secara nyata dan terukur dalam perkembangan kehidupan masyarakat kita ke depan.

“Kepada qori qoriah, Hafiz Hafizhah dan seluruh peserta yang mengikuti STQH di semua cabang dan golongan yang meraih peringkat juara dalam STQH ini, saya ucapkan selamat dan semoga prestasi ini bisa dipertahankan di masa mendatang dan bagi anggota kafilah yang belum berhasil menunjukkan prestasinya dalam event ini, agar terus berlatih dan memacu diri untuk berprestasi di kesempatan-kesempatan yang akan datang,” ungkap Bambang.

Bambang berharap STQH ini melahirkan Qori dan Qoriah, Hafiz dan Hafizah yang dapat mengukir prestasi gemilang di event-event selanjutnya. (ian/han)