PAN Mantap Tatap Pilgubsu dan Pilkada

Politik Sumatera Utara
Ketua Umum DPP PAN Zulkifili Hasan menyerahkan bendera pataka partai kepada Ketua DPW PAN Sumut Yahdi Khoir Harahap, usai pelantikan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO -Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan mendeklarasikan delapan calon Kepala Daerah (Kdh) di Sumut yang akan bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 pada pelantikan dan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Sumut di Gelanggang Remaja Medan, Minggu (10/12).

Ke-delapan calon Kdh tersebut termasuk Cagubsu/Cawagubsu Edy Rahmayadi-Musa Rajeckshah, calon Bupati/Wakil Dairi Depriwanto Sitohang-Azhar Bintang, calon Bupati/Wakil Padanglawas Ali Sutan Harahap-Ahmad Zarwani Pasaribu, calon Bupati/Wakil Padanglawas Utara (Paluta) Andar Amin Harahap-Hariro Harahap, Calon Bupati/Wakil Bupati Langkat Terbit Rencana Peranginangin-Syah Afandin, calon Bupati/Wakil Tapanuli Utara Nikson Nababan-Sarlandy Hutabarat, Calon Bupati/Wakil Batubara Elfi Haris-Hj Miarsih dan calon Wali Kota Padangsidimpuan Rusydi Nasution.


Sebelumnya, Zulkifli Hasan juga melantik pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Sumut periode 2015-2020, yakni Ketua DPW PAN Sumut, Yahdi Khoir Harahap, Sekretaris Hendra Cipta, Bendahara DPW PAN Sumut Osaka Hendra Ginting, Wakil Ketua Aripay Tambunan, Suhandi, Zuraida Ghina, Agus Salim Ujung, dan lainnya.

Zulkifli mengatakan, PAN terbentuk adanya reformasi di negara ini yang memiliki tekad untuk menyejahterakan rakyat.

“Dengan dikukuhkannya pengurus baru PAN dan calon Kepala Daerah yang diusung pada Pilkada serentak di Sumut ini diharapkan dapat membesarkan PAN dan mampu menyampaikan aspirasi rakyat kepada pemerintah,” ujarnya.

Hal ini agar pemerintah dapat berlaku adil dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat. Sehingga cita-cita rakyat Indonesia menuju keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia betul-betul terwujud.

Ia juga menyatakan, saat ini sistem pemerintahan di Indonesia harus diperbaiki karena telah terjadi

kesenjangan politik seperti terjadi aksi 212 yang membuktikan bahwa umat/masyarakat tidak lagi terwakili oleh parpol.

Kemudian, masalah penegak hukum dipandang tidak adil, kasus korupsi dan kesalahpahaman antara rakyat sehingga timbul kecemburuan dan saling mengejek.”Padahal kita adalah saudara. Pancasila bukan untuk mengotak-kotakkan. Untuk itu, harus segera diselesaikan, sistem harus dibenari dan rakyat diedukasi,” ujarnya.

Sementara, Ketua DPW PAN Sumut, Yahdi Khoir Harahap mengatakan, acara pelantikan dan Raker ini sebagai momentum menumbuhkan tekad membesarkan PAN oleh seluruh kader. Karena kalau PAN besar, maka kader bisa mengisi di berbagai bidang baik di eksekutif dan legislatif sehingga PAN bisa bersuara dan berperan dalam setiap pembangunan di Indonesia.

“Kami ingin membulatkan tekad Insya Allah PAN harus lebih baik. Apalagi bola salju Zulkifli Hasan untuk Indonesia sudah digulirkan, sehingga wajib untuk seluruh kader melanjutkannya karena ini tidak hanya sebatas slogan tapi harus bisa jadi kenyataan,” tuturnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Aripay Tambunan melaporkan, pelantikan yang dirangkai dengan pelaksanaan Rakerwil tersebut dihadiri seluruh pengurus DPD PAN se-Sumatera Utara. Turut hadir Ketua Fraksi PAN DPR-RI Mulfachri Harahap dan Sekjen Eddy Soeparno. (adz/azw)

 

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *