Pemakaman Pangeran Philip, Ratu Elizabeth II Duduk Sendiri

Internasional

LONDON, SUMUTPOS.CO – Pangeran Philip atau Duke of Edinburgh suami Ratu Elizabeth II telah dimakamkan pada hari Sabtu (17/4) waktu Britania Raya di Kapel St George, Inggris. Pangeran Philip dikebumikan di Royal Vault dari Kapel St George, dihadiri oleh bangsawan senior, termasuk pewaris tahta, Pangeran Charles.

SENDIRI: Foto Ratu Elizabeth II dibalut pakaian serba hitam dan masker hitam, duduk sendiri dalam upacara pemakaman Pangeran Philip di Kapel St George di Kastil Windsor pada Sabtu (17/4/2021).Jonathan Brady/Pool/AFP.

Pemakaman berjalan damai dan khidmat sesuai dengan tradisi Kerajaan Inggris. Selama upacara pemakaman Pangeran Philip berlangsung pada Sabtu (17/4) terlihat Ratu Elizabeth II dibalut baju serba hitam dan masker hitam, duduk seorang diri di Kapel St George di Kastil Windsor.


Ada alasan Ratu duduk seorang sendiri selama acara. Keluarga Kerajaan Inggris berusaha sangat mematuhi peraturan Covid-19 Inggris selama pemakaman Pangeran Philip.

Semua tamu yang bukan anggota rumah tangga yang sama harus duduk dengan jarak sekitar 2 meter.

Kemudian, Ratu tampak berdiri sendiri saat mengucapkan selamat tinggal saat Pangeran Philip dikebumikan. Kepala Ratu Kerajaan Inggris ini tertunduk ketika suaminya dimakamkan.

Saat pemakaman, Duke of Sussex dan Duke of Cambridge duduk berseberangan di Kapel St. George, dengan William duduk di samping istrinya Catherine, Duchess of Cambridge, selama kebaktian. Selain Ratu, dapat terlihat Pangeran Harry juga duduk sendiri.

Upacara dimulai di Kapel St George di Kastil Windsor pada pukul 15:00 (10 pagi ET). Hanya sekitar 30 orang yang hadir dalam upacara pemakaman Duke of Edinburgh, karena harus menyesuaikan dengan peraturan pandemi Covid-19. Meski pemerintah Inggris telah menetapkan peta jalan untuk mengakhiri lockdown di Inggris, pembatasan aktivitas dalam upacara pemakaman tetap diberlakukan di seluruh negeri, yaitu maksimal dihadiri 30 orang.

Para pelayat menghindari tradisi mengenakan seragam militer dalam pemakaman itu. Surat kabar setempat menyebut langkah ini diambil untuk menghidari rasa malu kepada Harry. Sebab, gelar kemiliteran Harry telah dicabut usai keluar dari anggota kerajaan.

Pesona Kate Middleton: Bersama Pangeran William, Kate Middletone, Duchess of Cambridge tampil memesona dengan busana dan masker hitam saat menghadiri acara pemakaman Pangeran Philip di Kapel St George di Kastil Windsor, Inggris, Sabtu (17/4/2021). Dominic Lipinski/Pool via AP.

Meghan Markle, tidak menghadiri upacara pemakaman ini. Disebutkan sumber Reuters, Meghan tak diizinkan dokter bepergian lantaran sedang hamil. Istri Pangeran Harry itu disebut menyaksikan pemakaman di rumah di California.

Sementara keberadaan Pangeran Harry pada upacara pemakaman, menjadi salahsatu yang menarik perhatian publik. Maklum, putra bungsu Putri Diana dan Pangeran Charles tersebut baru saja mengejutkan dunia karena telah membeberkan banyak aib Kerajaan Inggris pada wawancara dengan Oprah Winfrey beberapa waktu lalu.

Kekisruhan hubungan Pangeran William dan Pangeran Harry, setidaknya dalam pemberitaan, memang terus memanas semenjak Pangeran Harry mengundurkan diri dari posisi anggota senior Kerajaan Inggris pada awal 2020 lalu.

Namun, sebuah pemandangan berbeda terlihat setelah upacara pemakaman Pangeran Philip berakhir, Pangeran William dan Pangeran Harry tampak akur jalan berdampingan.

Kate Middleton yang berada di samping mereka terlihat mengatur langkahnya agar lebih lambat seolah ingin memberikan dua saudara kandung tersebut momen kebersamaan, setelah satu tahun lebih hidup berjauhan.

Pangeran William dan Pangeran Harry tampak berbincang-bincang dan sesekali memperlihatkan senyum tipis ke arah awak media yang meliput acara pemakaman.

Surat Terakhir

Ratu dan Pangeran Philip telah menikah selama 73 tahun, dan pangeran meninggal pada Jumat lalu (9/10) pada usia 99 tahun. Duke of Edinburgh itu adalah permaisuri terlama di negara Inggris. Istilah permaisuri disandangnya karena menggambarkan ia adalah pasangan dari raja yang sedang memerintah, yaitu Ratu Elizabeth II.

Philip menikahi Elizabeth pada 1947. Ia membantu ratu muda itu di masa-masa terjadi perubahan monarki pada era pasca-Perang Dunia Kedua. Saat itu, banyak kekaisaran runtuh. Pengaruh kerajaan mulai luntur lantaran rasa hormat mulai hilang dan muncul penentangan di berbagai belahan dunia.

Pada tahun 1997, Ratu Elizabeth menggambarkan Philip sebagai “kekuatan dan pertahanannya” selama beberapa dekade pernikahan mereka. Sekarang di usia 94 tahun, Ratu Elizabeth telah memerintah Inggris selama 69 tahun.

Di hari pemakaman Sabtu lalu, Ratu Elizabeth menulis surat terakhir untuk Pangeran Philip. Di atas peti mati Pangeran Philip, terdapat karangan bunga dari ratu dan juga secarik kertas.

Dilansir TODAY, meskipun tidak jelas apa isi catatan itu, beberapa foto tampaknya menunjukkan bahwa sebagian isinya bertuliskan, “Aku mencintaimu.”

Beberapa detektif media sosial berspekulasi bahwa catatan itu bertuliskan “Your Loving Lilibet.”

Digunakan oleh keluarga dekat, Lilibet adalah nama panggilan yang diterima ratu ketika dia masih kecil karena belum bisa mengucapkan namanya sendiri.

Philip dikenal menggunakan panggilan sayang itu dalam surat-suratnya kepada ratu.

“Ratu benar-benar hancur,” kata kontributor kerajaan NBC News, Camilla Tominey, kepada Weekend TODAY pekan lalu.

Sejak kematian Pangeran Philip, penghormatan terus mengalir ke seluruh dunia. (cnn/kps/lp6)

loading...