Pemko Tebingtinggi Perketat Warga Pendatang

Sumatera Utara
PERIKSA: Penumpang dan supir bus AKDP yang masuk ke Tebingtinggi menjalani pemeriksaan suhu tubuh. sopian/sumut pos
PERIKSA: Penumpang dan supir bus AKDP yang masuk ke Tebingtinggi menjalani pemeriksaan suhu tubuh. sopian/sumut pos

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Dinas Kesehatan Kota Tebingtinggi bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan (Dishub), Kepolisian Polres Tebingtinggi dan Koramil 13 Kota Tebingtinggi memperketat warga yang masuk ke Kota Tebingtinggi, khususnya penumpang Angkutan Dalam Kota dan Provinsi (AKDP) yang melintas ke masuk perbatasan.

Pemeriksaan ketat dilakukan kepada penumpang bus dan supir, bus angkutan penumpang diberhentikan untuk masuk ke dalam eks Terminal Bandar Kajum, di Jalan KL Yos Sudarso Kota Tebingtinggi, Rabu (15/4).


Setelah masuk eks Terminal Bandar Kajum, penumpang di periksa satu persatu dengan cara turun dari dalam bus, kemudian penumpang antri untuk menjalani pemeriksaan suhu tubuh dan diberikan pertanyaan dari tim medis terkait perjalanan meraka.

Sedangkan para supir bus juga menjalani pemeriksaan suhu tubuh dan riwayat perjalanan. Kemudian, kendaraan dilakukan penyemprotan disinfektan baik di dalam kendaraan dan luar kendaraan.

Tim juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid 19 Tebingtinggi, dr Nanang Fitra Aulia menjelaskan, hal ini untuk mengetahui siapa saja warga Kota Tebingtinggi yang melakukan riwayat perjalan.

“Pemeriksaan ini dilakukan setiap hari, ada empat titik cek point pemeriksaan warga yang masuk Tebingtinggi menggunakan bus AKDP,” paparnya.

Dalam pemeriksaan tersebut, tim gugus tugas tetap mengimbau penumpang untuk menggunakan makser apabila melakukan perjalanan ke luar rumah, begitu juga dengan supir, mereka juga harus memakai masker untuk mencegah peredaran virus Covid-19.

Para penumpang juga dilakukan pendataan sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) penumpang sesuai alamat yang terterah di KTP, jika nanti ternyata mereka (penumpang) apabila mengalami demam, flu dan sesak nafas serta batuk, bisa menghubungi petugas tim medis.

“Pemeriksaan kepada penumpang yang akan masuk ke Kota Tebingtinggi ini untuk memutus mata rantai penyebaran Covid -19,” terang Nanang.

Apabila dalam pemeriksaan suhu tubuh penumpang dan supir, ada ditemukan gejala seperti demam di atas 38 derajat, flu dan batuk, tim medis langsung membawa ke Puskesmas terdekat untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut, apabila harus kita isolasi, maka penumpang ataupun supir harus mau.

“Pemeriksaan ini akan terus berkelanjutan terus hingga penyebaran Covid -19 benar benar tidak ada. Kami juga mengimbau terkhusus masyarakat Kota Tebingtinggi jangan pernah anggap enteng dengan penyebaran virus Covid -19, patuhilah apa yang sudah di tetapkan oleh protokoler kesehatan dalam penangan Covid -19,” jelas Nanang.

Terang Nanang, sejauh ini catatan dari tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Tebingtinggi untuk Orang Dalam Pengawasan (ODP) berjumlah 592 dam PDP masih 8 orang dan positip Covid -19 masih 1 orang. (ian/han)

loading...