Pemprov Sumut Butuh Jurnalis untuk Membangun Desa Menata Kota.

Metropolis

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengaku jurnalis memiliki peran penting dalam pembangunan di Sumatera Utara.

Ketua Umum PFI Pusat, Reno Esnir (kiri) menyerahkan bendera PFI kepada Ketua PFI Medan, Rahmad Suryadi saat pelantikan.

Karena jurnalislah yang mengabadikan sekaligus menyebarkan berita hasil pembangunan kepada khalayak ramai.


Hal ini disampaikan Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Kominfo Sumut, M Ayub saat memberikan sambutan pada acara Pelantikan Pengurus Pewarta Foto Indonesia (PFI) Kota Medan Periode 2020-2023 di Kampung Sejahtera, Kelurahan Petisah Medan, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Sabtu (27/2).

“Bagi pemerintah Provinsi Sumatera Utara, PFI dipandangan sebagai gerakan untuk mempercepat pembangunan di Sumatera Utara, khususnya mewujudkan Sumut bermartabat karena selalu mendokumentasikan pembangunan di Sumatera Utara,” ujar M Ayub.

Menurutnya, saat ini pemerintah memiliki sloga membangun desa menata kota. Melalui pelantikan ini, ia berharap pengurus PFI Medan mendukung progam membangun desa menata kota.

“Sumut butuh peran jurnalis untuk menyampaikan pesan tentang perkembangan pembangunan di Sumut. Akhir kata, kepada pengurus yang baru dilantik selamat berjuang dan selamat bertugas,” ungkapnya.

Pelantikan ini juga dihadiri oleh Bupati Serdang Bedagai Dharma Wijaya. Dalam sambutannya bercerita menjadi jurnalis banyak keuntungannya, karena memiliki jaringan yang luas.

Sebaliknya ia mengaku merasa sangat terbantu dengan kehadiran jurnalis, yang bekerja keras membantunya pada Pilkada lalu.

“Saya terkejut juga tiba-tiba mereka membantu dengan ikhlas. Alhamdulillah hasilnya mencapai 76 persen kemenangan,” jelasnya.

Camat Medan Petisah, Aga Novriansyah
Mengaku Kampung Sejahtera sangat melekat di hatinya. Tahun 2013 ia mendapat amanah menjadi Lurah Petisah Tengah. 2017 pindah ke kecamatan lain dan 2019 menjadi Camat Medan Petisah sampai sekarang.

“Berbagai upaya kami lakukan, termasuk kerja sama dengan berbagai pihak, dengan polisi dan BNN untuk berusaha menghilangkan stigma Kampung Sejahtera dan Alhamdulillah berhasil,” katanya.

“Kami sangat terbantu dengan warga Kampung Sejahtera dengan kekompakan masyarakat. Bisa menjadi kampung percontohan di Kota Medan. Untuk PFI Medan, semoga tetap semangat, tetap melanjutkan kerja-kerja sosial, dan terus solid kedepannya,” ungkapnya.

Ketua Umum PFI Pusat, Reno Esnir mengatakan pelantikan pada umumnya dilakukan di hotel atau di aula, tapi PFI Medan agak berbeda, membuat pelantikan di perkampungan.

“Ini bisa jadi contoh bagi PFI kota-kota lain di Indonesia,” katanya.

PFI menurut Reno, berdiri dengan tujuan untuk mendampingi pewarta-pewarta foto di Indonesia memberikan peningkatan kapasitas sehingga ilmu-ilmu yang didapat bisa diterapkan dalam peliputan-peliputan di lapangan.

“Baru-baru ini PFI juga diakui sebagai anggota Dewan Pers dan ini menjadi semangat sekaligus tantangan buat PFI untuk menjadi lebih baik lagi,” jelasnya.

Ketua PFI Medan, Rahmad Suryadi mengatakan kehadiran PFI bertujuan untuk memberikan perlindungan hukum bagi jurnalis yang bertugas di lapangan. Kedua memperkokoh silaturahmi di antara Pewarta Foto Indonesia.

“Banyak hal yang sudah dijalani, tapi kekuatan internal menjadi fokus kami, kekompakan. Sesuatu yang sulit akan mudah dijalani bersama-sama,” katanya.

Dalam perkembangannya, PFI Medan sudah banyak melakukan hal yang bermanfaat. Bahkan membuat pelantikan di Kampung Sejahtera ada tujuan tersendiri.

“Pada 2016 kami dilantik di kaki Gunung Sinabung karena banyak pewarta foto dari medan mendunia berkat foto-foto Erupsi Sinabung. Tahun 2021 kita dilantik di sini karena kita ingin mendukung perubahan di kampung sejahtera. Mereka perlu dukungan,” tegas Rahmad.

Ketua Panitia, Aminurasid mengaku sangat terharu dengan kegiatan ini. Selaku pengurus PFI sekaligus warga Kampung Sejahtera, ia mengaku kegiatan ini tidak bisa terlaksana tanpa dukungan berbagai pihak

“Acara ini kami gelar dengan swadaya dan kerja sama dengan warga setempat dan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Terima kasih untuk semua pihak,” katanya.

Beberapa sponsor pada kegiatan ini, menurut Rasid, antara lain PT Toba Pulp Lestari, PT XL Axiata, PT Inalum, PT Pelindo 1, PT Agincourt Resources, Coca Cola, Garuda Food, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), dan Gojek

Serta didukung oleh Perkumpulan Pemuda Pemudi Kampung Sejahtera (PPPKS), Vertical Rescue Indonesia (VRI) Regional Sumatra, Khadijah Sharaswaty Indonesia, Explore Sumatera, Pilar, Sekolah Az-zakiyah Islamic Leadership, Himpunan Pramuwisata Indonesia.

“Banyak lagi dukungan dari berbagai pihak yang tidak bisa kami sebutkan satu per satu, dari hati kami yang paling tulus kami ucapkan terima kasih,” pungkasnya.

Di akhir kegiatan, dilakukan pemotongan tumpeng HUT Ke-17 PFI Medan, penanaman bibit pohon eucalyptus sumbangan dari PT TPL dan penyerahan hadiah pemenang lomba foto yang diikuti oleh anak-anak Kampung Sejahtera. Dimana hadiah didukung oleh Gojek.(rel/tri)

loading...