Penutupan Jalan Bukit Barisan akan Dievaluasi

Metropolis

MEDAN- Penutupan Jalan Bukit Barisan akan dievaluasi kembali. Pasalnya, penutupan ruas jalan tersebut dinilai kurang maksimal sehingga mengakibatkan kemacetan di Jalan Raden Saleh dan Jalan Balai Kota. Hal tersebut disampaikan Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Medann
Kompol Budi Hendrawan, Senin (5/8).

Untuk jadwal kapan akan dilakukannya evaluasi itu, Budi mengaku, pihaknya belum menentukannya. Disebutnya, pihaknya akan terlebih dahulu melakukan rapat dengan pihak terkait pada dua pekan setelah Lebaran.


“Kira-kira dua minggu setelah lebaran, kita akan gelar rapat lagi untuk mengeavaluasi apakah Jalan Bukit Barisan akan dibuka kembali atau tetap ditutup,” ungkap Budi.

Lebih lanjut, Budi mengaku kalau sejak Jalan Bukit Barisan ditutup, pihaknya sering mendengar keluhan dari masyarakat yang meminta agar jalan tersebut dibuka kembali. Selain itu, disebut Budi juga kalau penutupan Jalan tersebut juga kurang maksimal pemanfaatannya karena Jalan Bukit Barisan yang ditutup, kerap digunakan menjadi tempat parkir kenderaan bagi orang yang melakukan aktifitas kerja di seputaran Lapangan Merdeka dan Stasiun kreta Api.

Sebelumnya, penutupan Jalan Bukit Barisan dilakukan berdasarkan hasil keputusan rapat bersama antara Dishub, PT Kerat Api dan Sat Lantas. Hal itu dilakukan guna mengantisipasi kemacetan luar biasa karena Stasiun Kreta Api akan dijadiakan stasiun pengangkutan dan penurunan penumpang Bandara Kualanamu.

Sementara itu, Mendekati perayaan hari raya Idul Fitri 1434 Hijriyah, sejumlah ruas jalan di seputara pusat perbelanjaan dan pasar tradisional di kota Medan mengalami kemacetan arus lalu lintas. Seperti yang terjadi di Jalan MT Haryono dan Jalan Sutomo yang mengakibatkan kemacetan hingga ke Jalan Pandu dan Jalan Cirebon, Senin (5/8). Begitu juga yang terjadi di seputaran pasar Sukaramai yang mengakibatkan kemacetan terjadi di Jalan AR Hakim, Jalan Sutrsisno dan Jalan Denai.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Medan, Kompol Budi Hendrawan yang dikonfirmasi terkait keadaan itu mengatakan kalau pihaknya sudah menetapkan untuk menempatkan 6 orang personil di titik-titik rawan kemacetan jelang lebaran yang ada di kota Medan. Bahkan, disebutnya kalau nantinya personil itu akan dibantu dari pihak Polsek terkait dan personil yang berjaga di pos pengamanan yang sudah disiapkan dan dirikan oleh Polresta Medan. (mag-10)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *