Penyerang Polisi di Cikokol Bawa Dua Bom Pipa

Hukum & Kriminal Nasional
BBC Indonesia Seorang anggota polisi melakukan penjagaan usai serangan teror di depan Sarinah, Jakarta.
BBC Indonesia
Seorang anggota polisi melakukan penjagaan usai serangan teror di depan Sarinah, Jakarta.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Pelaku serangan terhadap tiga anggota polisi di Cikokol, Tangerang, Provinsi Banten, diduga anggota jaringan terorisme, kata pejabat kepolisian.

Selain membawa pisau, pria kelahiran 1994 itu juga membawa dua bom pipa, kata pejabat penerangan Mabes Polri.


“Dugaan terkait kelompok teror, ya,” kata Kadiv humas Mabes Polri, Irjen Boy Rafli Amar, kepada wartawan, Kamis (20/10).

Adapun pelaku serangan yang berinisial SA berhasil dilumpuhkan oleh polisi dan kini dirawat di rumah sakit kepolisian. “Petugas kami menembak kaki pelaku,” tambah Boy.

Serangan pisau itu terjadi sekitar pukul 07.10 WIB pagi, Kamis (20/10), di dekat pos lalu lintas di Jalan Perintis Kemerdekaan, Cikokol, kota Tangerang, Provinsi Banten.

SERANG KAPOLSEK
Menurut Boy Rafli, serangan yang terjadi tiba-tiba itu mengakibatkan tiga orang anggota polisi terluka, di antaranya adalah Kapolsek Tangerang Kota, Kompol Effendi.

“Kapolsek terluka dadanya akibat serangan pisau,” kata Boy Rafli.

Dua anggota polisi lalu lintas juga terluka akibat serangan pisau. Ketiganya sedang dirawat di rumah sakit.

Di lokasi kejadian, polisi menemukan bom pipa, serban, pisau yang diduga milik pelaku serangan.

Sebuah gambar tempel (sticker) yang diduga ditempelkan pelaku di pos polisi juga ditemukan.

Polisi terus menyelidiki motif serangan dan kemungkinan keterkaitannya dengan kelompok terorisme yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS. (bbc)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *