Perihal Doa

Mimbar Minggu

Istilah doa tentu tak asing bagi kita karena doa ini selalu diucapkan baik sebagai pembukaan acara ibadah maupun setelah acara ibadah. Kita membiacarakan perihal doa, agar doa kita lebih sempurna lagi perlu kita ketahui, apakah doa itu, bagaimana harus berdoa, kapan sebaiknya berdoa dan untuk apa kita berdoa serta mengapa doa kita tidak atau belum dijawab oleh Doa itu adalah merupakan permohonan yang kita tujukan kepada Tuhan secara lisan baik dalam hati maupun diucapkan melalui bibir.

OLEH Ev MT Sinaga DipTh


BAGAIMANA Seharusnya Berdoa? Tuhan Yesus sendiri mengajar atau memberi pentunjuk kepada muridmuridNya termasuuk kita pengikutnya, sebagaimana tertulis di dalam Injil Matius 6:9-15, sebagai Ayat 9 : Bapa kami yang di Surga (sapaan pembuka) diiringi dengan pengakuan Ayat 10 : Permohonan KerajaanNya dan kehendakNya terjadi juga di bumi Ayat 11 : Mulai ajukan permohonan atau kehendakmu, antara lain kebutuhan dasar yaitu makanan walau secukupnya saja. Jangan berlebihan.

Ayat 12 : Seraya mohon ampun akan segala kesalahan kita dengan janji, bahwa kita juga mengampuni orang yang bersalah kepada kita. Ayat 13 : Jangan membawa kita ke dalam pencobaan yang kebanyakan tidak dapat kita dukung (karena kelemahan tubuh kita) dan kiranya Tuhan berkenan melepaskan kita dari si jahat / Iblis, karena sudah jelas kita tidak mampu melawan Ditutup dengan pengakuan kita bahwa Tuhanlah yang empunya Kerajaan Sorga dan kuasa dan kemuliaan sampai selama- lamanya. Ditutup dengan perkataan Amen yang artinya jadilah kehendakMu (kehendak Tuhan).

Kapan Sebaiknya Berdoa? Pada prinsipnya semua waktu adalah baik untuk berdoa tetapi ada juga waktu waktu khusus yang kita pakai untuk berdoa misalnya ketika kita bangun pagi, ada masalah yang mengharapkan campur tangan Tuhan atau dapat saja digerakkan oleh Roh Kudus. Tetapi alangkah baiknya jika kita awali aktifitas kita setiap kita bangun dari tidur kita yang namai doa subuh seperti yang dilakukan Yesus sebagaimana tertulis di dalam Dan mengenai tempatnya sebaiknya pada “Ruang Khusus Doa” di sebuah bilik Untuk Apa Kita Harus Berdoa? Sebagaimana dalam pengakuan kita selaku umat Kristiai, bahwa Allah itulah Pemilik semua yang ada di atas, di bumi dan di bawah bumi sekalipun, sampai hidup dan kehidupan semua mahluk yang bernyawa termasuk kita manusia ciptaan tanganNya ini Mungkin pada manusia kita dapat berharap atau meminta tolong tetapi ketahuilah pertolongan manusia sangat terbatas. Ada kalanya yang kita mintai tolong itupun perlu juga pertolongan sehingga kita tidak dapat ditolong, sehingga akhirnya kita harus berpaling kepada Penolong yang tak terbatas itu, lagi Maha Pengasih dan Penyayang kita berharap dan bermohon. Di sinilah fungsi doa itu kita naikkan kepada Bapa di Sorga. Dengan apa? Hanya dengan doa. Untuk itulah kita berdoa.

Lalu saat ini tibalah kita kepda satu pertanyaan klasik yang selalu diajukan oleh manusia, termasuk orang yang sudah mengaku sebagai Pengikut Kristus, yaitu: Mengapa Doa kita atau doa aku tidak atau belum dijawab oleh Tuhan juga??? Untuk pertanyaan yang baik ini perlu kita ingat terlebih dahulu bahwa memang Tuhan kita itu adalah Maha Pengasih dan Penyayang namun dalam kesayanganNya itulah maka Ia tidak lantas mengabulkan semua doa atau permohonan kita. Jelasnya Allah kita itu bukanlah Yes Men. Ia teliti bahkan sangat teliti mempretimbangkan permintaan permohonan yang berbentuk doa itu: apakah sudah layak dikabulkan atau belum layak, Ada beberapa hal atau penyebab maka doa kita tidak atau belum dijawab oleh Tuhan, Kemungkinan masih ada berhala dalam kehidupan kita. Yesaya 59:1-3, Ada terselip niat jahat menumpang dalam doa kita.

Mazmur 66:18. Kita tidak atau belum mengampuni orang lan atau keluarga kita. Markus 11:25-26. Kita tidak memperulikan tangisan atau penderitaan orang. Amsal 21:13. Hubungan keluarga yang tak harmonis. Efesus 5:25.

TIdak peduli akan Firman atau hukumhukum Tuhan. Amsal 1:24-31, 13:13- .Demikianlah perihal Doa yang dapat saya sampaikan melalui tulisan ini kiranya Tuhan Yesus dalam Roh Kudus- Nya memberikan penjelasan yang lebih rinci dan lebih baik lagi. Tuhan Yesus memberkati kita sekalian. AMEN.(*)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *