Periode I Sukses, Tax Amnesty Masuk Tahap II

Metropolis
Foto: SUTAN SIREGAR/SUMUT POS Petugas pajak melayani warga yang hendak mendaftarkan diri ikut tax amnesty pajak di Kantor Wilayah Direktorat Pajak Sumut I, Jalan Sukamulya Medan, Jumat (30/9) lalu.
Foto: SUTAN SIREGAR/SUMUT POS
Petugas pajak melayani warga yang hendak mendaftarkan diri ikut tax amnesty pajak di Kantor Wilayah Direktorat Pajak Sumut I, Jalan Sukamulya Medan, Jumat (30/9) lalu.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Sukses program pengampunan pajak (tax amnesty) periode pertama tak lepas dari peran para kepala daerah. Mereka tak hanya mengimbau, sebagian bahkan turut mendeklarasikan harta. Apa harapan mereka di periode kedua?
Periode kedua tax amnesty kini sedang berjalan. Jika pada periode pertama pemerintah memberikan pajak pengampunan 2 persen, pada periode kedua ini pemerintah memberikan pajak pengampunan 3 persen.

Gubernur Papua Lukas Enembe menuturkan, banyak masyarakat Papua yang telah mengikuti tax amnesty. ”Ini langkah positif untuk bagaimana ditindaklanjuti dan diikuti seluruh wajib pajak (WP),” tuturnya kepada Cenderawasih Pos (Jawa Pos Group) pekan lalu.


Enembe juga mengaku akan mengikuti tax amnesty pada periode kedua kali ini. Sebab, masih banyak harta kekayaannya yang belum dihimpun dengan baik.

Dukungan yang sama diungkapkan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Menurut kepala daerah yang akrab disapa Aher itu, para kepala daerah harus mencontoh Presiden Jokowi yang terjun langsung mengampanyekan tax amnesty.

Dia pun sudah mengimbau seluruh kalangan, baik pengusaha maupun seluruh PNS di Jawa Barat, untuk ikut mendukung program pemerintah dengan melaporkan harta kekayaan. ”Kan sekarang murah karena ada pengampunan. Periode sebelumnya 2 persen, sekarang 3 persen. Jadi, udahlah, mumpung masih murah tebusannya agar yang belum membayar segera dibayar,” tuturnya kepada Jabar Ekspres (Jawa Pos Group).

Dari bumi Kalimantan, tawaran pengampunan pajak disambut Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak. Bahkan, dia mengaku menjadi salah seorang di antaranya. ”Setiap tahun saya juga rutin lapor SPT (surat pemberitahuan, Red),” ujarnya ketika ditemui Kaltim Post di kantor gubernur Selasa (4/10).

Berdasar informasi Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Faroek mengungkapkan, daerah itu menempati urutan ke-18 penerima dana tebusan terbanyak. Namun, dia mengaku kurang puas dengan capaian tersebut. ”Saya tahu benar banyak orang berusaha di sini, tapi menyimpan uang di luar negeri. Tidak diinvestasikan kembali di sini. Padahal, banyak orang kaya karena Kaltim,” ucap dia.

Menyeberang ke Sumatera, Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin mengaku tak perlu lagi mengimbau semua WP untuk mengikuti program tax amnesty. ”Rasanya tidak perlu. Sebab, Presiden RI yang sudah langsung memberikan imbauan,” terangnya.

Karena itu, dia yakin WP yang ikut program tax amnesty pada periode kedua bisa lebih besar lagi.

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *