Pertama di Medan Utara

Metropolis

Ramadan Fair 2011

MABAR- Ramadan Fair 2011 digelar di dua lokasi yakni di Taman Sri Deli Medan dan di Lapangan Sepakbola Jalann
Manggaan, Kelurahan Mabar, Medan Deli. Hal ini pertama kali dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Medan, karena selama ini Ramadan fair hanya dipusatkan di Taman Sri Deli Medan.


Camat Medan Deli Yusdarlina mengatakan, sedikitnya ada 70 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang mengikuti Ramadan Fair yang pertama kali digelar di Medan Deli ini. Yusdarlina juga mengatakan, masyarakat Medan Deli sangat menyambut positif pelaksanaan Ramadan Fair yang diadakan di daerah ini.

“Saat ini persiapan untuk Ramadan Fair di Medan Deli sudah hampir rampung, sudah  90 persen pengerjaanya, Untuk Ramadan Fair Kecamatan Medan Deli dibuka pada Kamis (4/8) mendatang,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (31/7).
Dia menjelaskan, karena Ramadan Fair baru pertama kali digelar di Kecamatan Medan Deli, pihak kecamatan juga melakukan pembenahan. Untuk mematangkan kegiatan akbar tersebut, sejumlah tokoh masyarakat, nazir masjid dan pengelola lapangan sepakbola Mabar diajak untuk sama-sama menyukseskannya.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, sebanyak 110 stan tersedia di arena Ramadan Fair tersebut dengan perincian 70 stan untuk UMKM dan 40 stan untuk kuliner. Sedangkan, para pedagang dan pelaku UMKM ini berasal dari 4 Kecamatan yang ada di Medan Utara yakni Medan Deli, Medan Belawan, Medan Labuhan dan Medan Marelan.
“Sebelumnya, formulir untuk mengisi stan sudah kita sebar di empat kecamatan. Pihak kecamatan hanya memfasilitasi sedangkan kepanitiaan langsung dikoordinasi Dinas Pariwisata Kota Medan,” tambahnya.

Selain Ramadan Fair, untuk menyemarakkan bulan suci ini, Setia Luhur Production juga menggelar kegiatan bertajuk Festival Ramadan yang digelar di pelataran parkir Home Center Jalan Ring Road Medan. Gawean Setia Luhur Production ini menyediakan 60 stan yang menyediakan kebutuhan masyarakat saat Ramadan, berupa kuliner, perbankan, fashion, provider dan otomotif.

Talent Manager Setia Luhur Production Bayu Sukoco menjelaskan, peresmian kegiatan ini akan dilakukan pada hari kedua pelaksanaan Ramadan tepatnya 2 Agustus mendatang. “Namun, pada hari pertama pelaksanaan puasa Ramadan, di sini sudah tersedia panganan untuk berbuka puasa.  Kita juga tak hanya menghadirkan panganan untuk berbuka puasa, karena 60 stan yang ada di sini bukan hanya berorientasi kuliner, tapi juga perbankan, fashion, provider dan otomotif,” terangnya, Minggu (31/7).

Ia juga menyebutkan, pada pembukaan nanti akan dilakukan langsung oleh Direktur Utama PT Bank Sumut Gus Irawan. “Karena kita juga bekerjasama dengan berbagai pihak bank yang membuka stan di acara ini. Untuk kuliner, sudah disewa sebanyak 32 stan, dan masih ada sisa tiga stan yang belum disewa, dan ini akan tetap kami tawarkan hingga pertengahan berjalannya kegiatan ini,” ungkap Bayu.

Stand-stand seperti perbankan, fashion, provider dan otomotif memang sengaja disipakan untuk memanjakan pengunjung. “Jadi setelah berbuka puasa mereka bisa cuci mata dengan berbagai program yang ditawarkan di masing-masing stand,” ujar Bayu lagi.

Semenatra itu, di Perkampungan Ramadan Jalan Karya Wisata Medan terlihat masih ada alat berat yang beroperasi meratakan lahan. Namun, dapat dipastikan, pada buka puasa hari pertama Ramadan kegiatan di Perkampungan Ramadan tersebut telah dapat digelar.

Koordinator Perkampungan Ramadan Efri menjelaskan, di Perkampungan Ramadan ini tersedia 42 stan yang terdiri dari dagang panganan, busana dan berbagai provider lokal. “Ini merupakan gelaran yang pertama bagi kita, dan ini juga merupakan swadaya dari masyarakat dalam memeriahkan Ramadan 1432 H ini. Dan dukungan Pemko Medan juga sangat kita rasakan di sini. Malah, pada pukul 09.00 WIB tadi pagi, Wali Kota Medan datang ke sini memantau perkambangan. Sedangkan Wakil Wali Kota datang usai Salat Zuhur. Ini menunjukkan kepedulian mereka terhadap kegiatan ini,” katanya.
Efri juga menjelaskan, untuk mendukung kegiatan tersebut telah dipersiapkan listrik dengan daya 45 KVA dan untuk soundnya 20 KVA. “Diharapkan dengan adanya pasokan listrik yang mencukupi ini bisa menyukseskan kegiatan perdana yang kita lakukan ini,” terangnya.(saz)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *