Pertamina Dukung UMKM Perempuan, Rp575 Juta Modal Bergulir Disalurkan

Ekonomi
BAGUS SYAHPUTRA/Sumut Pos
SIMBOLIS: Karyawan PT Pertamina MOR I menyerahkan bantuan dana bergulir secara simbolis kepada binaannya melalui Program Kemitraan (PK) di Medan, Minggu (21/4). Penyerahan ini diberikan kepada UMKM binaan yang digawai oleh wanita.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I telah menyalurkan modal bergulir melalui Program Kemitraan (PK) senilai Rp275.000.000 untuk berbagai Usaha Mikro Kecil dan Menangah (UKM) wanita yang menjadi binaannya. Acara penyaluran berlangsung di Jalan Yos Sudarso Medan, Minggu (21/4).

Unit Manager Communication & CSR MOR I, Roby Hervindo, mengatakan kegiatan ini, sebagai bentuk memperingati hari Kartini, yang jatuh pada 21 April 2019.


“Menukil data dari International Finance Corporation (IFC), 43 persen UMKM digawangi perempuan. Jumlahnya menurut Bank Indonesia mencapai sekitar 37 juta orang. Kontribusi mereka pada Pendapatan Domestik Bruto (PDB) pun tak kecil, mencapai 9,1 persen. Merekalah kartini-kartini masa kini, penggerak ekonomi pertiwi,” ujarnya.

Dijelskannya, 36 persen pelaku UMKM binaan Pertamina adalah perempuan. Sehingga sangat tepat, penyaluran dana ini berlangsung pada acara Kartini. Penyaluran dana bergulir ini sebagai bukti Pertamina yang ingin berkontribusi dalam pembinaan UMKM untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Sejumlah 46 dari 128 mitra binaan Pertamina MOR I di Sumatera Utara adalah perempuan. Sejak 2016, kami menyalurkan dana pinjaman pada mitra binaan perempuan senilai Rp2,8 miliar,” jelas Roby.

Pemilik Usaha, Tophtea, Desi yang menjadi mitra binaan Pertamina sejak 2017 menyatakan tak mudah merintis bisnis minuman teh kekiniannya. Bahkan Desi sempat berhadapan dengan preman saat menjual produknya.

“Berawal dari ketidakpuasan pada hidangan minuman di cafe, saya lihat ada peluang. Pada 2017, saya berhenti dari pekerjaan untuk merintis bisnis Tophtea,” kata Desi.

Awalnya ia hanya mempekerjakan dua orang dengan produksi sejumlah puluhan botol per hari.

Setelah menjadi mitra binaan Pertamina, bisnisnya berkembang. Pinjaman modal dari Pertamina, dimanfaatkan membeli mesin minuman, menambah jumlah pendingin, serta stok botol dan bahan baku dalam jumlah besar. Kini usahanya mempekerjakan lima orang dengan produksi mencapai ratusan botol per hari.

Selain bantuan modal, Desi juga mendapat dukungan pengembangan usaha dengan diikutsertakan berbagai pameran. “Pertamina mengikutkan saya dalam pameran di Medan, Padang dan Batam. Saya juga ikuti event yang dilaksanakan Pertamina,” lanjutnya..

Selama Januari hingga April 2019, tak kurang dari Rp575.000.000 modal bergulir telah disalurkan pada mitra binaan di Sumut. Adapun total penyaluran PK di Sumut periode 2016 – 2019 mencapai Rp8,4 miliar.

Selain dukungan pada perempuan pelaku UMKM, Pertamina juga memberi apresiasi bagi pelanggan perempuan . Manager Retail Fuel Marketing Pertamina MOR I, Rama Suhut, menjelaskan apresiasi bagi pelanggan berlaku di 21 SPBU kota Medan pada tanggal 21-22 April 2019. “Spesial untuk pelanggan perempuan pemakai Pertamax, Pertamax Turbo dan Pertamina Dex, kami sediakan jalur layanan khusus. Mereka juga mendapat promo khusus cashback,” jelas Rama. (gus/ram)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *