Pesta Bobby-Kahiyang Usai, Sisakan Tenda dan Sampah

Metropolis
Foto: SUTAN SIREGAR/SUMUT POS
Putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu (kedua kanan) bersama suaminya Bobby Afif Nasution mengikuti ritual adat “Mangalo-alo Mora” pada ngunduh mantu resepsi pernikahannya di Perumahan BHR Setia Budi Medan, Jumat (24/11/2017). Mangalo-alo Mora merupakan salah satu rangkaian prosesi adat Batak Mandailing dalam rangkaian acara ngunduh mantu putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu dan suaminya Bobby Nasution.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pesta pernikahan ngunduh mantu besan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sukses digelar, Jumat (24/11) hingga Minggu (26/11). Sangat ramai tamu yang hadir, mulai pejabat hingga rakyat biasa. Kemarin (27/11), suasana di komplek Perumahan Bumi Hijau Regency (BHR), rumah orangtua Bobby Nasution, kembali seperti biasanya. Yang tersisa, tumpukan sampah dan tenda yang akan dibongkar.

Senin (27/11) pagi, wartawan Sumut Pos berkuniung ke Perumahan Bumi Hijau Regency (BHR) Taman Setia Budi Indah, rumah orangtua Bobby Nasution. Tak tampak lagi aparat TNI dan Polri berdiri tegap di tiap-tiap sudut komplek. Sisa hingar bingar acara kemarin, terpantul dari banyaknya sampah yang berserak. Wajar saja, hajatan pernikahannya skala besar.


Tampak para pekerja, baik yang punya urusan dengan tenda hingga petugas bersih-bersih dari Pemko Medan melakukan aktivitas di sana. ‘Pasukan Kuning’ Pemko Medan itu membersihkan sampah di sekitar lokasi resepsi.

Tampak sejumlah peralatan dan perlengkapan semisal truk pengangkut sampah berlogo Pemko Medan berada di sekitar lokasi. “Kita siapkan juga becak dan kendaran serta peralatan lain yang dibutuhkan. Jumlah keseluruhan petugas diturunkan 100 orang,” kata Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan M Husni.

Untuk mengatasi masalah kebersihan di lokasi resepsi, Husni mengaku telah menyiagakan empat shift. “Satu shift  berisikan 15 orang. Selama acara disiagakan posko,” paparnya.

Pihaknya pun terus berkoordinasi dengan pihak panitia untuk pengangkutan sampah-sampah yang berada di dalam kompleks. “Jadi sampai acara selesai, sampah di dalam dibawa keluar,” tandasnya.

Kesibukan petugas kebersihan berbarengan dengan pekerja yang mebereskan tenda. Hingga sore, tampak tenda utama yang menjadi tempat berlangsungnya acara masih belum rampung diturunkan. Masih nampak pula pendingin udara (AC) portable berada di sana belum diangkat. “Kira-kira besok baru siap ini bongkarnya (tenda). Kalau hari ini sepertinya tidak terkejar,” ujar Tono, seorang pekerja.

Sementara amatan Sumut Pos di komplek OCBC yang kerap ramai oleh wartawan dan petugas Keamanan, sudah terlihat sepi. Media Centre Bobby-Kahiyang juga sudah tutup. Begitu juga Pos Pengamanan VVIP, terlihat dibersihkan Prajurit TNI. Sementara aktivitas perekonomian di Komplek OCBC seperti restorant, cafe, boutiqe, clinik dan juga showroom, kembali berjalan seperti biasa. Puluhan sepeda motor milik karyawan masing-masing toko di Komolek OCBC, terlihat parkir di bagian belakang toko. Termasuk beberapa ruko sedang renovasi kembali melanjutkan kegiatannya.

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *