Poldasu Bentuk Tim Pencarian 3 Bocah Hilang di Langkat

Sumatera Utara

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Hampir sebulan, pencarian 3 bocah yang hilang saat bermain di sekitar lokasi galian masih dilakukan. Bahkan saat ini, Ditreskrim Poldasu bersama Polres Langkat telah membentuk tim khusus untuk mencari keberadaan ketiga bocah malang itu.

ilustrasi

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Poldasu, Kombes Irwan Anwar, Minggu (15/11) malam, mengatakan pihaknya telah mengintensifkan penyelidikan terhadap 3 bocah itu.


“Sejauh ini, personel Ditreskrimum Poldasu bersama Polres Langkat dibantu sejumlah relawan serta warga masih terus mengintensifkan penyelidikan terkait pencarian 3 bocah hilang itu” ujarnya.

Selain pencarian secara intensif, lanjut Irwan Anwar, pihaknya juga melakukan tahap penyelidikan terkait adanya unsur-unsur lain yang menyebabkan hilangnya ketiga bocah tersebut.

Bahkan agar pencarian semakin intensif, pihaknya juga telah membetik tim khusus untuk mengungkap hilangnya 3 bocah itu tersebut. “Tim telah melakukan pengecekan areal galian yang disebut sebagai lokasi awal hilangnya ketiga bocah. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan. Kepolisian optimis penyebab hilangnya ketiga bocah akan segera terungkap,” pungkasnya.

Ketiga bocah yang hilang itu bernama Yogi Tri Herlambang (7), Nizam Auvar Reja (7), dan Alviza Zahra (7). Ketiganya warga Desa Naman Jahe Kecamatan Salapian, Langkat, hilang sejak Minggu (18/10).

Sebelum hilang, ketiganya masih terlihat bermain di lokasi timbunan, namun mereka tak kunjung pulang hingga dilaporkan menghilang.

Kapolsek Salapian, Iptu Sutrisno mengatakan, saksi-saksi sempat menyebut ketiga anak itu awalnya melihat-lihat alat berat yang sedang bekerja mencuci parit batas, sekitar pukul 10.30 WIB. Alat berat itu kemudian berhenti bekerja dan pindah lokasi berjarak 1 km.

Dan para saksi juga sempat melihat ketiga anak itu bermain perosotan di bekas timbunan tanah. Dan sekitar pukul 11.00 WIB, saksi Efi melihat ketiga bocah itu bermain di dekat pos palang kembar area perkebunan PT Langkat Nusantara Kepong (LNK) Kebun Tanjung Keliling. Hingga pukul 14.00 WIB, anak-anak tersebut tak kunjung pulang.(mag-1/han)

loading...