Pradesain Lapangan Merdeka Selesai, Segera Susun DED

Metropolis

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan terus memfokuskan rencana revitalisasi Lapangan Merdeka Kota Medan. Bahkan saat ini, Pemko Medan mengklaim jika pradesain revitalisasi Lapangan Merdeka telah selesai. Ke depannya, Pemko Medan akan terus mematangkan persiapan perencanaan tersebut.

Berikutnya, Pemko Medan akan segera menyusun Detail Engineering Design (DED) yang akan dilanjutkan dengan tender dan pembangunan fisik. Namun untuk menyusun DED tersebut, Pemko Medan masih menunggu turunnya Bantuan Keuangan Provinsi (BKP) dari Pemprov Sumut.


“Pradesain Revitalisasi Lapangan Merdeka sudah selesai. Pemko Medan pun dijanjikan oleh Gubsu untuk mendapat BKP, bantuan keuangan dari provinsi sejumlah Rp100 miliar. Nanti, setelah BKP dari Pemprovsu turun, kita akan mulai menyusun DED nya,” ucap Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Medan, Benny Iskandar ST MT kepada Sumut Pos, Senin (11/10).

Dikatakan Benny, BKP dari Pemprovsu tersebut akan ditampung dalam APBD Pemprov Sumut Tahun Anggaran 2022. Sehingga, proses pelaksanaan revitalisasi Lapangan Merdeka baru bisa dimulai di tahun 2022.

Dijelaskannya, sembari menunggu kabar baik dari Pemprovsu, mulai bulan ini hingga November 2021, Pemko Medan tengah menyiapkan gambar dan tahapan revitalisasi. Revitalisasi Lapangan Merdeka ini, diperkirakan membutuhkan anggaran Rp174 miliar, dengan rincian Rp100 miliar dari BKP Pemprovsu dan Rp74 miliar dari APBD Pemko Medan serta sumber pembiayaan lainnya.

Oleh karena itu, harus disiapkan gambar dan tahapan yang dikerjakan dengan menggunakan dana BKP Pemprovsu dan APBD Pemko Medan serta sumber pembiayaan lainnya. “Ini harus dilakukan, karena satu objek tidak boleh dikerjakan sekaligus dengan dua anggaran yang berbeda,” jelasnya.

Benny juga menerangkan, selain untuk penyusunan DED, dana bantuan BKP Pemprovsu yang telah dijanjikan Gubsu ini juga akan digunakan untuk pembangunan kontruksi, supervisi, sekaligus pengawasan.

LAPANGAN MERDEKA: Warga saat mengunjungi Lapangan Merdeka. Pemko Medan terus memfokuskan rencana revitalisasi Lapangan Merdeka Kota Medan.triadi/sumutpos.

Untuk pembangunan konstruksi bassement Lapangan Merdeka, rencananya direalisasikan dengan menggunakan dana BKP.”Sedangkan bagian permukaan Lapangan Merdeka menggunakan dana APBD Medan,” terangnya.

Dilanjutkan Benny, dengan estimasi BKP dari Pemprovsu masuk ke APBD Sumut di Tahun 2022, penyusunan DED Revitalisasi Lapangan Merdeka dilakukan pada Januari sampai Maret 2022. Selanjutnya pada April 2022, dilakukan pelelangan yang dilanjutkan dengan pengerjaan fisik.

Benny menambahkan, sembari terus mematangkan persiapan revitalisasi Lapangan Merdeka, Pemko Medan juga melakukan sosialisasi-sosialisasi untuk merekolasi bangunan-bangunan yang ada di Lapangan Merdeka ke tempat lain.

“Inilah yang tengah disiapkan kajiannya. Di sana ada Merdeka Walk, ada tempat parkir, kantor polisi, ada pedagang buku, ada juga kantor milik Pemko Medan. Tidak hanya desain yang kita pikirkan. Walau mereka ditempatkan di lokasi yang sama, misalnya di bassement, tapi kan butuh pembicaraan. Yang bertugas untuk membicarakan ini adalah Badan Pengelola Kawasan Kota Tua Kesawan,” ucapnya.

Benny mengatakan, lapangan yang berada di pusat kota tersebut akan tetap dipertahankan sebagai ruang kota bersejarah dan menjadikannya sebagai infrastrukur. Pemko Medan juga telah menyusun perencanaan untuk revitalisasi ini, termasuk infrastruktur pedestrian, drainase, air limbah, hingga pemindahan jaringan kabel ke bawah tanah.

“Lapangan Merdeka akan di desain sebagai ruang kota yang mengapresiasi sejarah Medan dan sejarah Proklamasi Kemerdekaan. Revitalisasi ini juga diharapkan dapat menjadikan Lapangan Merdeka sebagai ‘void’, ruang terbuka kota serta ruang kontemplasi dan refleksi untuk memahami sejarah masa lalu dan menyiapkan langkah pembangunan ke masa depan,” pungkasnya. (map/ila)

loading...