Prajurit TNI AU Lulusan Terbaik Pascasarjana UDA

Pendidikan
TERBAIK: Mayor Kal Raja Maruli Tua Sitorus ST MIKom dilantik sebagai lulusan terbaik PPs Prodi Ilmu Komunikasi UDA Tahun 2020 di TD Pardede Hall Medan, Senin (14/12). Sumut Pos/ ist

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Prajurit TNI-AU, Mayor Kal Raja Maruli Tua Sitorus, ST MIKom didaulat sebagai lulusan terbaik pada prodi ilmu komunikasi Pascasarjana Universitas Darma Agung (UDA) dan dilantik sebagai magister terbaik dalam sidang terbuka Senat UDA 2020 di TD Pardede Hall Medan, pada Senin (14/12) lalu.

“Menuntut ilmu merupakan pekerjaan sepanjang hayat untuk membangun bangsa dan negara,” ujarnya kepada sejumlah wartawan di Medan, Kamis (17/12).


Dengan prediket cumlaude dengan IPK 4,0, ia menyelesaikan studi dengan tema penelitian terkait komunikasi antrapribadi. Dari penelitiannya, ia menilai komunikasi merupakan hal dasar dan fundamental dalam pembangunan di segala bidang. Seperti sosial masyarakat hingga pembangunan peradaban, bangsa dan negara. “Komunikasi diperlukan untuk mengidentifikasi masalah sekaligus menemukan solusi terbaik,” ucapnya.

Bertugas di TNI-AU, lanjutnya, komunikasi yang baik juga berperan menciptakan stabilitas dan keamanan, yaitu dengan memberikan informasi yang benar membangun, sehat, ilmiah, empiris dan tidak bersifat hoaks yang justru akan menyesatkan pikiran masyarakat dan menghambat pembangunan.

“Pemberi informasi dan penerima dalam komunikasi harus bijak dengan logika akademis, ilmiah dan fakta, bukan soal suka atau tidak suka. Komunikasi ini yang bermanfaat bagi publik,” katanya.

Raja Maruli menambahkan, dalam komunikasi yang menjadi sarana dan saluran informasi, salah satu kunci pentingnya memahaminya yaitu dengan kemampuan berbahasa. 

Untuk itu, ia menjelaskan pentingnya kemampuan bahasa, tidak hanya bahasa Indonesia sebagai bahasa sehari-hari namun juga bahasa lain seperti bahasa internasional untuk memudahkan komunikasi di segala ruang.

“Sehingga, komunikasi dengan muatan wawasan bisa disampaikan bersifat ontologis, epistemologis dan aksiologis secara empiris  ilmiah dan dapat diuji terbalik bukan bersifat prespektif pribadi atau bukan bersifat motif streotif negatif atau informasi yang bisa menimbulkan kekacauan pikiran dan berujung pada pemahaman publik yang menyesatkan,” ungkapnya.

Peraihan ini, ia mengungkapkan puji syukur kepada Tuhan dan dukungan berbagai pihak, yakni Direktur PPs UDA Prof Dr Suwardi Lubis, MS dan kepala prodi Dr Irene Silviani, SSos, MSP juga selaku pembimbing Mayor Raja. Ia juga berterima kasih kepada keluarga, istri dan anak-anak yang terus mendukung, Komandan Lanud Soewondo Kolonel Pnb JH Ginting yang selama ini juga turut mendukung untuk dirinya menyelesaikan studinya tersebut. 

“Kepada seluruh anggota jajaran satuan terutama di dinas logistik. Semoga peraihan ini bisa diimplementasikan dalam kehidupan, karier, lingkungan masyarakat hingga pembangunan bangsa,” harap prajurit asal Tanjungbalai ini.

Sebagai perwira TNI-AU yang tetap mengutamakan pendidikan jenjang lebih tinggi, ia juga berharap agar rekan-rekan tidak berhenti menuntut ilmu. “Belajar tidak ada tamatnya, selama masih bernapas, detak jantung masih ada mari terus belajar di bidang masing-masing sesuai minat. Hal itu tentu dalam rangka pembangunan bangsa dan negara, melalui pemikiran-pemikiran yang positif. Kita harus menyatukan bangsa ini melalui profesi kita masing-masing, dengan keilmuan yang dikaji,” tegasnya.

Raja menuturkan, dirinya siap berpartisipasi untuk mentransfer ilmu pengetahuan melalui dunia pendidikan. Hal itu juga sebagai upaya pembangunan bangsa dan negara melalui ruang-ruang akademik seperti seminar, diskusi ilmiah, wawasan kebangsaan dan lain sebagainya.

“Semoga UDA tetap memberikan sumbangsihnya kepada masyarakat dalam bidang pendidikan tinggi. Khususnya dalam pendidikan yang diperlukan bagi pembangunan peradaban. 

Selain pendidikan formal, Mayor Raja juga tengah mengikuti pendidikan di Sesau angkatan 14. Saat bertugas di Lanud Soewondo, ia menjabat Kasi Kalmat Dislog lalu mendapat promosi jabatan sebagai Kadislog Lanud Sultan Iskandar Muda Banda Aceh. (mag-1)

loading...