Rapat Terkait Perekrutan CPNS untuk Kota Medan, Pemko Tunggu Hasil dari KemenPAN-RB

Metropolis
UJIAN: Ratusan CASN saat mengikuti ujian di Kompleks Kodam I/BB Jalan Gatot Subroto Medan, tahun lalu.
UJIAN: Ratusan CASN saat mengikuti ujian di Kompleks Kodam I/BB Jalan Gatot Subroto Medan, tahun lalu.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) Kota Medan, telah melakukan rapat koordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) di Jakarta, Kamis (17/10) lalu. Rapat tersebut dilakukan sekaitan dengan perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Medan, yang akan mulai diumumkan pada akhir Oktober 2019 ini.

“Kemarin kami baru rapat dengan KemenPAN-RB di Jakarta. Pembahasan kami cukup panjang, terkait formasi yang dibutuhkan Pemko Medan. Ada yang direvisi sedikit, mana yang dinilai sangat dibutuhkan, dan mana yang belum urgent. Kami juga membeberkan berapa banyak yang sudah dan akan pensiun, serta kebutuhan untuk menutupi jumlah (PNS pensiun) tersebut,” ungkap Kepala BKDPSDM Kota Medan Muslim Harahap, Jumat (18/10).


Terkait apa hasil rapat yang mereka dapatkan dengan KemenPAN-RB, Muslim menyebutkan, belum ada. “Jadi kami sudah sampaikan semuanya di rapat kemarin, nanti hasilnya akan dikirimkan oleh KemenPAN-RB kepada kami, Senin (21/10) nanti. Kita tunggu Senin ya, hasilnya,” imbaunya.

Sebelumnya, Muslim juga menjelaskan, walaupun untuk tahun ini perekrutan CPNS tidak lagi dibiayai oleh pemerintah pusat atau APBN, Pemko Medan mengaku siap, untuk menggelar perekrutan tersebut dengan APBD Kota Medan. Dia juga mengklaim, kalau Pemko Medan sudah melakukan sejumlah persiapan untuk ujian perekrutan tersebut.

“Jadi kami sudah berkoordinasi dengan Kepala Disdik Medan dan Kepala SMP Negeri 1 Medan. Sudah fix, nanti ujiannya akan digelar di sana. Saat ini kami juga sedang berkoordinasi dengan Disdik Sumut, barangkali gedung dan peralatan di SMK Bina Medan yang di Jalan Karya Medan, bisa dipakai,” jelasnya.

Alasan hanya akan memakai SMP Negeri 1 Medan, atau bila perlu ditambah dengan SMK Bina Medan, menurutnya, adalah untuk menghemat biaya. Satu di antaranya biaya pengamanan dan jaringan komputer. Selain itu, peralatan perangkat komputer dan jaringan yang ada di SMP Negeri 1 Medan, dinilai sudah cukup memadai. “Kami sudah meninjau langsung ke sana. Sarana dan prasarananya memadai.

Nantinya bila peserta ujiannya cukup banyak, maka akan dilakukan ujian selama 5 sesi dalam sehari. Dalam satu sesi bisa menampung 200 peserta ujian. Jadi dalam sehari bisa menampung 1.000 peserta. Intinya, Pemko Medan siap menggelar ujian perekrutan CPNS tahun depan, yang akan dimulai tahapannya pada tahun ini,” pungkas Muslim. (map/saz)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *