REI Expo, Pameran Rumah Murah

Seremonia

MEDAN- Bertempat di Millenium Plaza, 20 hingga 28 Oktober mendatang, Real Estate Indonesia (REI) Sumut akan melakukan pameran perumahan. Dengan mengangkat tema “Rumah Untuk Semua”, REI Expo ini merupakan ajang nasional, yang akan diikuti 20 kota secara serentak, dan Medan salah satunya.

Nantinya, dalam pameran ini akan diikuti oleh 52 stan, dimana 41 stan akan diisi oleh pengembang perumahan, dan sisa nya adalah industri UMKM, dan ekspor impor. Pada umumnya, pengembang yang mengikuti pameran ini adalah mereka yang bergerak dalam rumah murah untuk masyarakat.


“Kita tidak menentukan pengembang yang mengikuti pameran ini yang membangun rumah murah. Tetapi pada kenyataannya, banyak pengembang rumah murah yang ikut,” ujar Ketua Panitia REI Expo Sumut Arief Makmur Nasution.
Dijelaskannya, nantinya rata-rata rumah yang akan dijual harganya dibawah Rp500 juta yang diikuti oleh berbagai pengembang dari daerah seperti Serdang Berdagai, Tebing Tinggi, Karo, Deli Serdang, Binjai, Langkat, dan lainnya. “Dan nantinya, setiap pengembang akan meyediakan berbagai kejutan bagi pembeli. Bahkan, ada pengembang yang akan menawarkan doorprice berupa sepeda motor, handphone, dan lainnya,” lanjutnya.

Sementara itu, untuk target dalam pameran rumah ini, sekitar Rp50 M. Dimana tiap stand rumah dapat menghasilkan dana sekitar Rp1 Milliar. “Kita yakin dapat tercapai dan kita optimis. Karena rumah yang dijual harganya lumayan murah. Volume banyak, tetapi kalau value (nilai) mungkin sedikit,” ungkap salah satu pengembang di Medan ini.

Bukan hanya pengembang, dalam pameran ini juga akan diikuti oleh BNI, sebagai mitra kerja REI dalam membangun dan menjual rumah. “Kalau didaerah lain, ada program BNI yang memberi kemudahan berupa approval in 1 day. Atau di setujui dalam 1 hari dalam pembelian rumah, dan mari kita berdoa, agar di Medan juga ada program. Karena saat pameran di beberapa bulan yang lalu, program dari BNI sudah ada,” ungkapnya.

Arief menjelaskan, adanya tujuan pelaksanaan REI Expo ini sebagai bentuk pelaksanaan yang lebih mendukung akan program pemerintah, untuk memenuhi kebutuhan rumah bagi masyarakat. “Dan pameran ini lebih strategi, untuk dapatkan kepastian atau daya saing dalam menghidupkan Real Estate ini kedepan,” tambahnya.

Ketua REI Sumut, Tomi Wistan menyatakan bahwa pameran ini menunjukkan dukunganya akan perekonomian negara dan daerah. Karena harus diakui, salah satu sektor pendukung dalam perekonomian adalah sektor pengembangan. “Kita ikut berpartisipasi karena kita merupakan salah satu bagian dari keluarga besar REI. Dan kita senang, karena ini akan mempermudah kita untuk menjual rumah ke masyarakat,” ungkapnya.

Dijelaskannya, sektor property ini merupakan faktor lokomotif, dimana sektor ini dapat menyumbang PDB (Pendapatan Domestik Bruto) sebesar 10 persen. “Karena harus diakui, saat pembangunan rumah, banyak industri yang ikut bergabung. Atau dengan kata lain, sektor riil langsung bergerak,” tambahnya. (ram)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *