Rektor UMSU Minta Dekan dan Direktur Pascasarjana jadi “Petarung”

Metropolis Pendidikan Society

MEDAN, SUMUTPOS.CO – REKTOR Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Prof Dr Agussani MAP melantik delapan dekan dan direktur pascasarjana periode 2021- 2025. Pelantikan berlangsung di Aula Pascasarjana UMSU Jalan Denai Medan, Senin (25/10).

PELANTIKAN: Rektor UMSU Prof Dr Agussani MAP melantik direktur pascasarjana dan dekan se-UMSU.ISTIMEWA.

Dalam pelantikan ini, beberapa dekan fakultas melanjutkan untuk periode kedua. Sedangkan beberapa dekan lain merupakan pejabat baru.


Ada empat dekan yang melanjutkan jabatan untuk periode kedua yakni Dr Arifin Saleh Siregar MSi (Dekan FISIP), Munawar Alfansuri Siregar ST MT (Dekan Fakultas Teknik), Januri SE MM MSi (Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis), Dr Muhammad Qorib MA (Dekan Fakultas Agama Islam).

Lima dekan lainnya dan Direktur Pascasarjana merupakan wajah baru. Yakni Dr Faisal SH MHum (Dekan Fakultas Hukum), Dra Syamsuyurnita M, (Dekan Fakultas FKIP), Dr Dafni Mawar Tarigan (Dekan Fakultas Pertanian), dr Siti Masliana Siregar (Dekan Fakultas Kedokteran) dan Al-Khowarizmi MKom (Dekan Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi).

Sementara itu untuk Direktur Pascasarjana UMSU dipercayakan kepada Prof Triono Edy MHum menggantikan Dr Syaiful Bahri MAP.

Mengawali pelantikan itu, Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Sumber Daya Manusia Dr Akrim MPd membacakan SK Rektor UMSU untuk pengangkatan dan pemberhentian jabatan dekan dan direktur Pascasarjana.

Rektor UMSU Prof Dr Agussani berharap para dekan yang baru dilantik bisa menjadi ‘petarung’ guna memenangkan kompetisi dan mewujudkan UMSU sebagai perguruan tinggi berkelas internasional. Apa yang dicapai selama ini diharapkan bisa dipertahankan dan lebih ditingkatkan ke depannya.

Agussani menjelaskan bahwa strategi pencapaian visi dan misi universitas melalui peningkatan kualitas pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat dengan tata kelola dan pemenuhan darana dan prasarana. Pencapaian tujuan itu sejalan dengan pelaksanaan tugas dan tanggungjawab, direktur pascasarjana dan para dekan dalam menjalankan tatakelola dengan baik.

Ada tujuh strategi penting UMSU, mulai dari tata kelola, pengabdian masyarakat, sarana dan prasarana, pendidikan bermutu, penelitian berkualitas, jaringan dan kerja sama dan kualitas lulusan.

Rektor juga menjelaskan tentang sejumlah catatan prestasi yang telah diraih UMSU. Diantaranya, sebagai satu-satunya perguruan tinggi swasta di Pulau Sumatera yang terakreditasi A. UMSU juga merupakan perguruan tinggi swasta di luar Pulau Jawa yang mendapatkan akreditasi unggul yakni Prodi Agama Islam dan Prodi Ilmu Komunikasi.

Di ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) Tahun 2021, UMSU juga menjadi PTS terbanyak di lingkungan LLDIkti Sumut. Catatan prestasi lain yang cukup membanggakan, UMSU menjadi PTS terbaik LLDikti selama dua tahun berturut yakni 2019 dan 2020. Terbaru, UMSU masuk rangking 40 perguruan tinggi Islam terbaik dunia versi Lembaga Pemeringkatan 4ICU.

“Saya berharap capaian-capaian prestasi UMSU bisa dijadikan sebagai dasar sekaligus motivasi bagi para dekan,” jelas rektor.

Sementara Ketua Pengurus Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara Prof Dr Hasyimsyah Nasution MA mengingatkan bahwa Muhammadiyah adalah Gerakan Islam, Da’wah Amar Ma’ruf Nahi Munkar dan Tajdid, bersumber pada Al-Qur‘an dan As-Sunnah, seperti yang termaktub dalam Anggaran Dasar Muhammadiyah Pasal 4 Ayat 1.

Karena itu, kata Prof Hasimsyah, maka pengertian pendidikan dalam Muhammadiyah tidak hanya sebagai learning society atau masyarakat pembelajaran saja, tapi juga sebagai lembaga dakwah yang dapat membawa lulusannya menjadi orang-orang yang beriman dan bertaqwa. (dmp)

loading...