Ruko Tua di Jalan Ahmad Yani Rubuh

Metropolis
Dua ruko rubuh secara tiba-tiba di Jalan Ahmad Yani, Medan Barat, menjadi tontonan warga yang melintas di lokasi.

MEDAN, SUMUTPOS.CO -Warga sekitar Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat mendadak heboh. Sebab bangunan tua dijadikadin ruko yang sudah tidak digunakan milik PT Terang Bulan Jaya rubuh, Minggu (28/5).

Saat bangunan rubuh, debu pun tampak membumbung tinggi. Sedangkan akibat dari peristiwa itu, tiga unit sepeda motor milik karyawan Tip Top yang diparkir depan bangunan tua itu rusak parah. “Saat mengatur parkir untuk mobil tamu, saya lihat bangunan tua itu tiba-tiba rubuh dan menghantam tiga unit sepeda motor milik karyawan Tip top,” ujar juru parkir di Kesawan, Dika, kepada wartawan.


Kapolsek Medan Barat Kompol Viktor Ziliwu yang dikonfirmasi mengatakan, sedang menyelidiki apa penyebab robohnya bangunan peninggalan Belanda ini. Bangunan tersebut pun sudah digaris polisi dan berstatus quo. “Kita masih menyelidiki apa penyebab jatuhnya bangunan tersebut. Ada ada beberapa kualifakasi ada faktor alam, kelalaian atau kesengajaan karena seperti diketahui bangunan tersebut sudah tua,” kata Victor.

Victor mengatakan, dari perstiwa itu sudah dua saksi yang periksa untuk mengetahui penyebab robohnya bangunan tua milik PT Terang Bulan Jaya. “Saksi ahli nanti yang menjawab. Tapi dalam penyelidikan tidak lantas kasus ini menjurus ke tindak pidana karena juga tidak ada korban jiwa. Kita cuma ingin mengingatkan kepada stakeholder atau dinas terkait agar kejadian serupa jangan terulang sehingga mengecek keberadaan bangunan lain,” ujar Victor.

Namun begitu, dia mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan bangunan tersebut sedang akan direnovasi. “Informasi awal di TKP, memang bangunan itu sedang direnovasi jadi sewaktu direnovasi itu bangunan tersebut roboh,” katanya.

Victor mengatakan, masih banyak bangunan serupa di kawasan Jalan A Yani. Dia berharap, dinas terkait di Pemko Medan mengawasi bangunan-bangunan tua lainnya. “Ya mungkin bisa jadi bangunan yang lain menyusul rubuh karena kondisinya rapuh. Makanya harus waspada agar mencegah kejadian yang tidak diinginkan,” tegas Victor.

Victor meminta stakeholder terkait dalam hal ini Pemko Medan turun juga melihat kondisi bangunan. Tujuannya untuk melihat statusnya masih cagar budaya atau sudah dialihkan kepada pihak swasta.

Sementara itu, Pemko M edan menegaskan bangunan itu bukan merupakan aset Pemko Medan. “Ya, itu bukan aset kita,” kata Kepala Bagian Perlengkapan Layanan Pengadaan Setdako Medan, Agus Suriyono kepada Sumut Pos, Minggu (28/5).

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *