Rumah Duka Dikawal Ketat

Hukum & Kriminal

PEKANBARU, SUMUTPOS.CO – Suasana duka menyelimuti keluarga Ipda Auzar, anggota Polda Riau korban penyerangan terduga teroris di Markas Kepolisian Daerah Polda Riau, Rabu (16/5/2018) sekira pukul 8.00 wib.


Pantauan Riau Pos (Jawa Pos Group) di rumah duka, ratusan pelayat datang memenuhi kediaman Ipda Auzar. Ipda Auzar gugur akibat ditabrak pelaku yang datang menyerang dengan menggunakan mobil.

Pantauan Riau Pos (Jawa Pos Group), rumah korban yang terletak di Jalan Bambu Kuning, Kel. Sail, Kec. Tenayan Raya padat dipenuhi para pelayat.

Dalam kunjungan itu, tampak dihadiri beberapa orang anggota dewan, Gubernur Riau Thamrin Hasyim dan pejabat lainnya. Di sekeliling rumah almarhum terlihat dijaga ketat oleh pihak kepolisian, dengan menggunakan senjata lengkap.

Akibat dari peristiwa itu, Gubernur Riau Thamrin Hasyim mengatakan bahwa untuk mengantisipasi peristiwa yang tidak diinginkan, tradisi petang megang tidak akan dilakukan.

“Ya, untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan tidak dilakukan petang megang atau petang belimau,” tuturnya. Dia juga telah memerintahkan agar semua pihak tetap siaga terutama siskamling seluruh masyarakat.

Jenasah Ipda Auzar, diberangkatkan dan dimakamkan di TPU Mayangsari, Sail Pekabaru sore kemarin. Upacara melepas Ipda Auzar di Mapolda Riau dipimpin Wakapolda Brigjen Edi Permadi.

Sebelumnya, Wakapolda atas nama institus Polri dan negara menerima jenazah dari keluarga. Acara serah terima dilakukan di kediaman almarhum di Jalan Bambu Kuning kawasan Jalan Hangtuah.

“Atas nama negara, Polri dan rekan-rekan almarhum saya menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya ke rahmatullah, almarhum Iptu luar biasa anumerta Auzar. Semoga amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT,” ujar Wakapolda seperti dikutip dari Riau Pos. (jpnn/ras)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *