Rumah Terbakar, Satu Korban Luka Bakar

Metropolis

MEDAN-Sebuah rumah di Jalan Letda Sujono Gang Kamboja Kecamatan Medan Tembung, ludes terbakar, Kamis (21/6) sekira pukul 16.00 WIB. Akibat peristiwa itu, seorang pria, Arafat Purba alias Ade (25) menjadi korban dengan menderita luka bakar di bagian tangan, kaki dan dada sehingga terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit. Tidak hanya itu, bagian depan dari 2 buah rumah yang berada berdampingan dengan rumah yang ludes terbakar itu, juga sempat terbakar.
Kejadian bermula saat Arafat Purba alias Ade sedang mengisi minyak tanah ke dalam jerigen di halaman depan rumahnya. Tiba-tiba api marak dan membakar Arafatn
Dengan cepat, api menjalar ke dalam dan luar rumah. Terlebih, cuaca sedang panas dan angin kencang, membuat api semakin cepat marak. Sebuah becak motor yang ada di depan rumah itu juga ludes terbakar.
Melihat api semakin besar di tengah kawasan padat penduduk itu, membuat warga sekitar bergerak cepat. Dengan peralatan seadanya, warga mencoba memadamkan api. Bahkan, warga semakin panik kala melihat api menjalar ke parit yang berada di depan rumah-rumah warga. Tidak hanya berupaya memadamkan api, warga yang rumahnya tidak terbakar, juga tampak berusaha menyelamatkan sejumlah barang berharga dari dalam rumah mereka karena takut api menjalar ke rumah mereka.
Api berhasil dipadamkan 1 jam dari kejadian. Mobil pemadam kebakaran yang tiba di lokasi, sempat mengalami kesulitan karena lokasi yang tidak bisa dilalui armada mobil pemadam kebakaran. Selanjutnya, dengan menarik selang dari mobil memasuki gang menuju lokasi kebakaran, pemadam kebakaran yang dibantu warga berhasil memadamkan api, meskipun rumah yang dihuni Karimudin Purba (61) bersama isterinya Siti Hajar Nasution (55) dan anak bungsunya Nurilam Sartika (18) beserta isinya sudah ludes terbakar.
Sementara itu, Arafat yang sudah tergelatak dengan luka bakar di sejumlah tubuhnya, dilarikan sebahagian warga ke Rumah Sakit Martondi Jalan Letda Sujono. Akibat lukanya yang terbilang serius itu, anak ke 6 dari 7 bersaudara itu langsung dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Bahkan, ayak 1 anak yang tinggal di Perumnas Bendang, Tanjung Morawa itu, belum dapat dimintai keterangan karena masih dalam perawatan.
“Saya sedang Shalat Ashar dan dengar suara ribut-ribut. Waktu saya keluar, saya lihayt api marak. Langsung saya bawa lari isteri dan anak saya paling kecil keluar dari rumah, melalui pintu belakang rumah. Saya dengar dari warga, api berasal saat anak saya sedang meliteri minyak, “ ungkap Karimudin Purba (61), selaku pemilik rumah yang terbakar.
Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan, AKP Faidir Caniago yang dikonfirmasi, membenarkan kejadian itu. Disebutnya, pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kasus itu. Setelah dilakukan pendataan, Faidir menyebut kalau pihaknya akan memeriksan dan mengambil keterangan saksi-saksi. (mag-10)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *