Sadis! Pengusaha Catering Dihabisi Begal

Hukum & Kriminal
Foto: Johan/PM Jenazah Monang ditemukan berlumuran darah di emperan toko warga, Senin (18/7/2016).
Foto: Johan/PM
Jenazah Monang ditemukan berlumuran darah di emperan toko warga, Senin (18/7/2016).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komplotan begal bertindak sadis kemarin (18/7) pagi. Tidak hanya mengambil motor, pelaku juga menghabisi nyawa Monang alias Asung (48).

Bos catering itu ditemukan tergeletak berlumuran darah di emperan salah satu toko persimpangan Jalan MT Haryono-Surabaya, Medan.


Pagi sekira pukul 04.30 wib, Asung berangkat dari rumah dengan mengendarai Honda Beat warna putih. Dia berencana belanja keperluan katering di Pusat Pasar Sambu.

Namun, belum sampai ke tujuan, Asung dimangsa sejumlah begal. Akibatnya, ayah 3 anak warga Jalan Ternak, Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia tersebut, tewas dengan kondisi punggung terluka ditikam senjata tajam.

Sebelum tewas, diduga korban sempat meminta pertolongan karena saat ditemukan masih menggenggam handphone miliknya. Bahkan helm pun jaket pun juga masih dikenakan. Namun, sepeda motor yang dikendarai pria kelahiran Kutacane Aceh Tenggara ini sudah tak ada lagi.

“Korban diduga korban begal. Pelakunya diduga lebih dari dua orang,” ujar Kapolsek Medan Kota, AKP Martuasah Tobing.

Dikatakan Martuasah, Asung diketahui tewas setelah pihaknya mendapat telepon dari sejumlah warga yang mengatakan adanya temuan mayat pria tewas di lokasi kejadian. “Petugas sudah melakukan olah TKP. Saat ini anggota tengah melakukan penyelidikan,” terangnya.

Selain itu, lanjut Martuasah, pihaknya juga mengamankan barang bukti sebuah pisau dan bungkusan plastik dari lokasi kejadian. Setelah melakukan olah TKP, jasad korban pun dievakuasi ke ruang jenajah Rumah Sakit Brimobdasu, Jalan Wahid Hasyim Medan.

Sementara itu, sejumlah warga yang ditemui mengaku tak mengetahui aksi perampokan yang dialami korban. “Taunya tadi sudah ditemukan warga, korban sudah terkapar di jalan,” ujar Agus saat ditemui di lokasi kejadian. (han/*)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *