Seminggu Sebelum Samsir Siregar Nekat Bunuh Diri

Metropolis

Pendiam dan Murung, Tubuhnya Makin Kurus

Spekulasi terkait penyebab aksi nekat M Juli Samsir Siregar SSos, terus berkembang. Berbagai dugaan bermunculan karena Kasubbag Perbendaharaan dan Pembiayaan Belanja Pemprov Sumut itu diketahui menunjukkan perilaku tidak biasa sebelum nekat gantung diri.


Kusuma & Jhonson, Medan

PEMAKAMAN: Jenazah almarhum M Juli Samsir Siregar SSos, dikebumikan Senin (24/9). //TRIADI WIBOWO/SUMUT POS
PEMAKAMAN: Jenazah almarhum M Juli Samsir Siregar SSos, dikebumikan Senin (24/9). //TRIADI WIBOWO/SUMUT POS

Rumah duka di Jalan Tirtosari Medan Tembung ramai dikunjungi pelayat. Kerabat dekat, keluarga, jiran tetangga dan rekan kerja korban, memenuhi kediaman korban. Sejumlah kata takziah meluncur dari orang-orang yang berduka.

“Kami meminta maaf kepada rekan dan seluruh masyarakat, apabila ada kesalahan (almarhum), mohon dimaafkan. Saya hanya bisa mengucapkan kepada keluarga dan warga Tirtosari agar sabar dan tabah dan ini juga musibah kita semua,” kata Syamsul Lubis, tokoh masyarakat Tirtosari.

Terlihat di antara pelayat, Sekretaris Daerah Pemprovsu Nurdin Lubis dan Lurah Banten Nila Zulita. Selain itu, beberapa pejabat Pemprovsu seperti Kabag Perbendaharaan, Ilyas, Staf ahli Pemprov M Fitriyus, dan Mahmud Sagala juga hadir di rumah duka.
Pukul 12.00 WIB, jasad Samsir disalatkan di Masjid Ikhlasiyah, 10 meter dari rumah duka. Setelah melewati proses fardu kifayahnya, setelah zuhur atau sekitar pukul 13.00 WIB jenazah dibawa mobil ambulans RSUD dr Pirngadi Medan untuk dikebumikan di TPU Muslim, Jalan Bersama.

Rona kesedihan terpancar dari istri dan empat anak almarhum mengiringi jalannya proses pemakaman. Tangis mereka akhirnya pecah saat jenazah diturunkan ke liang lahat. Meski air mata terus mengalir, tak ada satu kata pun yang terucap dari pihak keluarga dekat.

Aksi bungkam dan upaya untuk tidak diekspose oleh sejumlah media begitu kental terasa saat para fotographer sempat diingatkan agar tidak mengabadikan proses pemakaman. “Tolonglah Bang jangan difoto-foto dulu,” ucap seorang anggota keluarga yang menghantarkan jasad korban ke pemakaman.

Seorang rekan kerja almarhum yang enggan namanya disebutkan mengaku melihat hal yang tak biasa sebelum M July Syamsir Siregar bunuh diri. Wajahnya murung dan tubuhnya terlihat kurus. “Terakhir saya jumpa dengan almarhum hari Jumat kemarin, terlihat murung dan kurusan,” ujarnya.

Staf di Kantor Pemprov Sumut tersebut menduga, tubuh Syamsir mengurus karena memikirkan kadar gulanya yang naik. Ia tidak berani berspekulasi kalau Syamsir banyak pikiran karena terseret kasus hukum. “Sehari-harinya almarhum orangnya baik dan tidak banyak cakap. Almarhum itu sopan dan ramah,” katanya sambil berlalu.

Indra (35), warga Kelurahan Banten juga merasakan perbedaan pada diri Samsir beberapa hari sebelum meninggal, terlihat jadi pendiam. “Biasanya almarhum suka menegur, tapi belakangan ini jadi tertutup. Almarhum orangnya itu baik dan ramah serta sopan,” bebernya.

Ibu pemilik warung tetangga Samsir membenarkan kalau sosok ayah tiga putra kandung dan seorang putri angkat itu dikenal ramah dan murah hati di lingkungannya. “Setiap pergi kerja, biasanya dia (Samsir) membuka kaca mobilnya untuk menegur para tetangga yang dilihatnya,” ujar wanita penjaga warung yang tinggal tak jauh dari kediaman korban.

Kepergian M Juli Samsir Siregar SSos dengan cara tragis, mengundang tanya sejumlah pihak. Beredar rumors, Kasubbag Perbendaharaan dan Pembiayaan Belanja Pemprov Sumut ini berbuat nekat akibat stress, tak mampu mengatasi tekanan dugaan kasus korupsi yang menyeret namanya.

Dari sejumlah cerita yang didapat, korban sendiri diperkirakan nekat mengakhiri gantung diri di salahsatu tiang dapur rumahnya Minggu sore (23/9) sekitar pukul 18.00 WIB. Hanya saja keluarga baru mengetahui sekitar pukul 19.00 WIB  tepatnya ketika anak dan isterinya baru saja pulang menghadiri pesta keluarganya. “Setelah ada jeritan dari keluarga, warga berkerumun ke rumah mereka (korban). Hanya saja pintu masuk ke lokasi bunuh diri langsung ditutup keluarga, jadi warga gak ada yang bisa melihatnya,” ucap tetangga di rumah duka.(*)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *