SKD CPNS Deliserdang Kedepankan Prinsip Transparansi, Ali Yusuf: Gratis dan Bebas dari Praktik KKN

Sumatera Utara

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati Deliserdang HM Ali Yusuf Siregar meninjau pelaksanaan pembukaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Deliserdang 2021 di Gelanggang Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) Jalan dr Mansyur Medan, Minggu (26/9) lalu.

Dalam sambutannya, Ali menyampaikan selamat kepada para peserta yang telah lulus seleksi administrasi. “Selamat kepada peserta ujian yang hari ini (Minggu) akan mengikuti tahap SKD. Ini artinya, para peserta sudah melewati satu dari 3 tahapan seleksi CPNS,” ungkap Ali.


Ali pun berharap kepada seluruh peserta, agar benar-benar percaya diri dalam menjalani rangkaian SKD ini. “Pengadaan CPNSD Kabupaten Deliserdang didasarkan kepada ketentuan dan peraturan yang berlaku, dengan mengedepankan prinsip transparansi, tidak dipungut biaya apapun alias gratis, dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN),” jelasnya.

Tidak ada lagi oknum yang mengatasnamakan pemerintah dengan berbagai janji. Tidak ada yang dapat menolong kecuali diri para peserta sendiri.

“Saya harapkan, peserta harus percaya diri, serta yakin saat menjawab soal ujian dan yang terpenting adalah berdoa,” harap Ali lagi.

Wakil Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Supranawa Yusuf, dalam pembukaan SKD CPNS Kabupaten Deliserdang 2021, mengimbau, bagi yang tidak lulus passing grade, agar jangan patah semangat, karena akan masih ada kesempatan di tempat lain.

Dia juga mengatakan, agar para peserta SKD CPNS Kabupaten Deliserdang 2021 harus percaya diri terhadap kemampuan diri. “Jangan percaya dengan pihak yang menjanjikan kelulusan peserta, karena itu pasti suatu kebohongan,” tutur Supranawa.

“CAT BKN mengedepankan Cepat, Akuntabel, dan Transparan, sehingga hasil ujian peserta dapat dipantau melalui live streaming di akun Youtube official CAT BKN oleh siapapun. Dan hasil tersebut tidak bisa dimanipulasi,” imbuhnya.

Dia pun meminta kepada semua pihak, khususnya para peserta, untuk melaporkan bila melihat atau mengalami kejadian yang tidak benar. “Laporkan bila ada pihak atau oknum yang menawarkan dapat membantu kelulusan peserta,” tegas Supranawa.

Kepala BKD Kabupaten Deliserdang Yudi Hilmawan, melaporkan, berdasarkan Keputusan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KepmenPAN-RB) No 683 Tahun 2021, Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil Pemkab Deliserdang Tahun Anggaran 2021 berjumlah 2.875 orang, dengan rincian tenaga guru 2.806 orang, tenaga kesehatan 61 orang, dan tenaga teknis sebanyak 8 orang.

SKD dilaksanakan mulai 26 September hingga 2 Oktober 2021 mendatang di Gelanggang Mahasiswa USU, dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat. Dalam satu hari, seleksi dibagi dalam 3 sesi, dengan jumlah peserta sebanyak 150 orang. (rel/saz)

loading...