Sopir Angkot Ditemukan Tewas di Pos Satpam

Hukum & Kriminal

TANJUNGMORAWA, SUMUTPOS.CO – Seorang pria lanjut usia ditemukan tewas di Pos Satpam Perusahaan Ekspedisi PT Garuda Mas Jalan Medan-Tanjungmorawa Km 16,5 Dusun I Desa Tanjungmorawa A, Selasa (20/7) sekira pukul 16.00 WIB. Dari identitas diketahui korban bernam Maruli Manurung (65) warga Jalan PWI Nomor 16 Kelurahan Sampali Percut Seituan yang sehari-hari bekerja sebagai sopir angkutan umum-kota (angkot).

OLAH TKP: Polisi saat melakukan olah TKP dan identifikasi di Pos Satpam Perusahaan Ekspedisi PT Garuda Mas Jalan Medan-Tanjungmorawa Km 16,5, Dusun I Desa Tanjungmorawa A, Selasa (20/7).

Jasad Maruli pertama kali ditemukan, Riadi Harahap (29), warga Dusun II Bogak Besar, Kecamatan Teluk Mengkudu, Serdang Bedagai (Sergai), yang bekerja sebagai sopir di perusahaan ekspedisi tersebut.


“Sekira Pukul 16.00 wib, saksi Riadi Harahap yang sedang beristirahat melihat ke arah Pos Satpam PT Garuda Mas. Namun ia merasa curiga melihat kondisi korban,” kata Kapolsek Tanjung Morawa, AKP Sawangin SH.

Spontan, Riadi memberitahukan tersebut kepada temannya Sudeli. Berdua, mereka kemudian mendatangi Maruli dan coba membangunkannya. Saat itulah diketahui bahwa Maruli sudah tidak bernyawa. Sementara itu, saksi lainnya, Wagiran (60) warga Dusun VIII Desa Bangun Rejo Kecamatan Tanjungmorawa, sekira pukul 09.00 WIB saat itu ia berganti tugas shif jaga malam dengan Sudeli (60).

Sementara, Sudeli mengatakan, bahwa Maruli sudah berada di Pos Satpam sejak Senin (19/7), sekira pukul 20.00 WIB. “Korban sudah sering menumpang tidur di Pos Satpam PT Garuda Mas sehingga Sudeli membiarkannya dan beraktivitas menjaga lingkungan perusahaan. Kondisi korban pun dalam keadaan tidur dan masih bernafas,” jelasnya.

Tak lama setelah kematian Maruli diketahui, peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Polsek Tanjungmorawa. Kapolsek AKP Sawangin dan Kanit Reskrim Iptu OJ Samosir bersama sejumlah personel lainnya langsung mendatangi lokasi. “Kondisi tubuh korban tidak ditemukan tindakan kekerasan. Mulut korban mengeluarkan air ludah. Bagian pusar korban ditemukan dikerubungi semut dan korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diotopsi,” pungkas Sawangin. (mdc/azw)

loading...