Spektakuler, Bulu Kuduk pun Berdiri

Olahraga
AFP PHOTO / PRAKASH SINGH Bintang K-Pop Korea Selatan, Psy (tengah) tampil pada upacara pembukaan Asian Games 2014 di Stadion Utama Incheon Asiad di Incheon pada 19 September 2014.
AFP PHOTO / PRAKASH SINGH
Bintang K-Pop Korea Selatan, Psy (tengah) tampil pada upacara pembukaan Asian Games 2014 di Stadion Utama Incheon Asiad di Incheon pada 19 September 2014.

Laporan: Ainur Rohman- M. Amjad dari Incheon, Korea Selatan

INCHEON, SUMUTPOS.CO – Opening ceremony Asian Games 2014 di kota pelabuhan Incheon menjadi ajang pamer pencapaian paling happening yang dilakukan Korea Selatan (Korsel) saat ini: teknologi tinggi dan budaya pop yang menyihir. Incheon Asiad Main Stadium, tempat dihelatnya upacara pembukaan ajang olahraga terakbar di Asia tersebut, juga menjadi venue pesta bagi para atlet dan setiap pasang mata yang terlibat di dalamnya.


Semua atlet bersenang-senang sebelum turun gelanggang untuk memacu hingga batas-batas kekuatannya sebagai manusia. Sebelum upacara pembukaan dipuncaki dengan defile, 60 ribu penonton yang memadati stadion yang dibangun dengan duit KRW 496 miliar (Rp5,135 triliun) itu disuguhi panggung pertunjukan yang meleburkan tradisi dan tekonologi masa kini.

Dua otak di balik opening ceremony ajang olahraga empat tahunan itu, Im Kwon-taek (executive producer) dan Jang Jin (artistic director), benar-benar bekerja keras untuk mewujudkan tontonan yang tidak hanya spektakuler, namun juga menyentuh. Yang paling membuat bulu kuduk berdiri adalah momen ketika tiga layar raksasa di main stadium menampilkan video seorang anak kecil yang belari menggiring sebuah hula hoop ke tengah lapangan. Cuplikan tersebut diambil dari rekaman opening ceremony Olimpiade Seoul 1988.

Seusai pemutaran video, ada seorang anak kecil yang juga menggiring hula hoop menuju tengah lapangan. Penonton sontak berdiri dan riuh bertepuk tangan. Anak kecil itu disambut aktor tersohor Korea Jan Dong-gun dan ratusan anak lainnya yang juga memegang hula hoop. Koreografi dan tarian tradisional tersebut menceritakan Korsel pada masa lampau, sekarang, dan harapan tentang semakin hebatnya Asia.

Setelah Presiden Korsel Park Geun-hye secara resmi membuka Asian Games 2014, kembang api spektakuler beterbangan ke udara. Kemeriahan suasana bercampur dengan riuh penonton. “Kami bangga bisa merangkul semua warga Asia di sini, di Korea!” kata presiden perempuan tersebut.

AFP PHOTO / JUNG YEON-JE Atraksi kembang api pada upacara pembukaan Asian Games 2014 di Stadion Utama Incheon Asiad di Incheon pada 19 September 2014.
AFP PHOTO / JUNG YEON-JE
Atraksi kembang api pada upacara pembukaan Asian Games 2014 di Stadion Utama Incheon Asiad di Incheon pada 19 September 2014.

Penyalaan obor dilakukan dengan sederhana, tetapi menyentuh. Aktris Lee Young-ae menyalakan obor dengan didampingi dua anak kecil. Young-ae memang terkenal sebagai artis top Korea yang sangat peduli terhadap pendidikan anak-anak.

Kehebohan pesta terjadi di penutup acara, yakni ketika Psy mengumandangkan lagu dan goyangan yang sudah kondang ke seluruh jagat: Gangnam Style. Penonton, atlet, dan bahkan penonton VVIP di royal box juga berlomba bernyanyi dan bergoyang heboh mengikuti entakan Gangnam Style. Selain Psy, artis K-Pop papan atas yang mengisi acara adalah EXO dan JYJ.

“Selamat datang di Korea, sukses, terima kasih atas semua dukungan dari semua pihak atas terselenggaranya acara ini. Mari kita berpesta,” teriak Psy dengan lantang. Dan setelah itu, Gangnam Style lagi… (*/c9/sof)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *