SSB Tumpass Deliserdang Nyaris Batal Berangkat, Dibantu Ketum PSSI

Olahraga Sepak Bola
Bagus bersama ibunya, Siti Aminah jelang berangakt ke Magelang.

SUMUTPOS.CO – SSB Tumpass Deliserdang akan mewakili Sumatera Utara ke Magaelang untuk berlaga dalam Liga Pelajar U-12 mulai Rabu (6/9) besok. Namun kiprah Bagus dkk berlaga di sana ternyata ada andil dari Ketua PSSI, Letjen TNI Edy Rahmayadi. Mengapa demikian?

Ceritanya SSB Tumpass Deliserdang ternyata nyaris batal berangkat karena kondisi finansial. Syukurnya kabar ini sampai ke tim Relawan Edy Rahmayadi, Jefri Wanda yang mengetahui informasi itu, dan langsung melaporkan hal tersebut kepada pria yang menjabat Pangkostrad itu. Mendapatkan informasi seperti itu, Edy yang sedang berada di tanah suci untuk menunaikan ibadah haji langsung merespon dan memerintahkan timnya untuk memberangkatkan para pemain SSB Tumpass ke Magelang.


“Saya dan teman-teman mengucapkan terimakasih banyak kepada beliau (Edy Rahmayadi). Karena kepeduliannya akhirnya kami bisa berangkat juga mewakili Sumut di event nasional, semoga kebaikan ini dibalas oleh Allah SWT,” kata Bagus dengan mata berkaca-kaca.

Penggemar Cristiano Ronaldo ini mengaku bersama rekan-rekannya akan berusaha dengan sekuat tenaga untuk membawa nama harum Sumut di tingkat nasional. Sekaligus meminta doa agar meraih hasil maksimal. “Kami terus berlatih dengan keras sejauh ini, dengan meningkatkan jam latihan. Meski memang ini pengalaman pertama buat kami, tapi dengan latihan rutin yang dilakukan, tentunya diharapkan dapat meraih hasil terbaik nantinya, Untuk itu kami juga meminta doanya,” tambah siswa SDN 104257 Sekip ini.

Ibunda dari Bagus, Siti Aminah, mengaku senang bisa melihat anaknya kembali bersemangat, karena akhirnya berhasil berangkat ke Magelang. Setelah sebelumnya sempat hampir gagal karena tidak adanya biaya.

“Alhamdulillah, Bagus bisa kembali tersenyum. Jujur, untuk biaya pergi ini, saya sempat meminjam uang ke sana kemari demi dia, karena saya tidak ingin semangatnya dalam bermain bola hancur karena masalah biaya. Namun akhirnya ada bantuan dari Bapak Edy Rahmayadi, saya berterimakasih sekali,” terangnya.

Siti Aminah bahkan mengaku untuk mencari bekal uang anaknya selama di Magelang, dirinya harus mencari kangkung untuk dijual. Ini dilakukan karena dirinya bangga, karena anak bungsunya tersebut mampu mewakili Sumut di ajang nasional.

Dirinya menilai jika anaknya memiliki semangat yang luar biasa untuk bermain bola. “Dia sepulang sekolah langsung bermain bola, kadang malah ada perabotan yang dipecahkan. Karena kesal, maka saya belah bola itu, tapi justru dia tidak menyerah dan terus semangat untuk main bola,” pungkasnya.

Letjend Edy Rahmayadi yang merupakan Ketua PSSI Pusat sekaligus Pembina PSMS Medan mengatakan pembinaan pemain usia dini seperti U-12 sangat perlu untuk dilakukan. “Saya selaku Pembina PSMS menghimbau segenap pihak untuk ikut berperan serta mendorong kemajuan sepakbola tanah air. Apalagi pembinaan anak usia dini dinilai penting sebagai regenerasi pesepakbola tim nasional Indonesia saat ini,” kata pria yang juga menjabat sebagai Pangkostrad dihubungi dari Medan, Senin (4/9). (don)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *