Suka Roura, Duka Mou

World Soccer

VALLADOLID – Barcelona kian meninggalkan Atletico Madrid dan Real Madrid di puncak klasemen La Liga. Kemenangan atas Real Valladolid 3-1 membuat Blaugrana semakin nyaman di puncak klasemen.

Dengan hasil kemarin maka Xavi Hernandez dkk mengumpulkan 49 poin dari 17 pertandingan yang sudah dimainkan. Sedangkan Valladolid berada di peringkat 10 dengan torehan 22 poin.


Dalam pertandingan kali ini, Barca tidak didampingi oleh Tito Vilanova yang sedang mengalami sakit tumor otak. Tidak ada perubahan berarti dalam susunan pemain inti tim tamu. Hanya kali ini Thiago Alcantara serta Alexis Sanchez yang diturunkan sejak menit awal.

Karenanya, tak heran bila kemenangan kemarin sangat memuaskan pelatih interim Barcelona, Jordy Roura. “Ini merupakan pertandingan yang istimewa secara emosional usai semua yang terjadi selama pekan ini. Kami lebih baik pada babak pertama, namun Valladolid berhasil menciptakan sejumlah peluang, tapi kami dapat mengatasi hal itu bersama-sama hingga akhir babak pertama dan bisa mencetak lebih banyak gol pada babak kedua,” kata Roura, seperti dilansir AS.

Terkait posisi El Barca yang semakin jauh memninggalkan pesaingnuya Real Madrid, Roura mengaku lega. Ia menambahkan bahwa timnya dapat menikmati liburan Natal dan tahun baru dengan bahagia, sebelum kembali menghadapi Espanyol pada 7 Januari mendatang.
“Sejauh ini kami sangat puas dengan perjalanan kami musim ini. Kami memenangkan 16 laga dan sekali mengalami imbang,” tandasnya.
Di tempat terpisah, pelatih Real Madrid Jose Mourinho mengaku tetap pede menatap laga tersisa, meski pada pertandingan kemarin Los Merengues dibekap Malaga dengan skor 2-3.

Tak hanya itu, pria berjuluk The Special One itu juga mengatakan bahwa dia tak ragu dengan jabatannya di klub tersebut.     “Kita tahu bahwa orang-orang di sepak bola mempunyai ingatan yang pendek, apa yang Anda lakukan  kemarin tidak penting lagi. Yang diingat adalah apa yang terjadi pada hari ini dan trofi yang Anda menangkan,” ujar Mourinho.

Saat ditanya soal peluang menjuarai La Liga, The Special One mengaku kian sulit. Dengan selisih 16 angka seperti ini pria Portugal tersebut mengonfirmasi bendera putih tanda menyerah.

“Musim ini kami terlalu jauh di belakang, tapi kami harus mengambil alih tanggung jawab kenapa tidak melakukan pekerjaan dengan baik,” cetus pelatih berusia 49 tahun tersebut. (bbs/jpnn)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *