Tarik Mopen dengan Gigi

Sumatera Utara

SIMALUNGUN- Saidi (41) warga Dusun Negeri Kahean, Nagori Negeri Kahean, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Simalungun bikin heboh. Pria bertubuh kekar dan sudah mempunyai dua orang anak ini bisa mengandalkan giginya untuk urusan pekerjaan.

Termasuk mengangkat 3 jerigen air berat berat 25 liter sekaligus.Namun yang paling menakjubkan lagi, Saidi bisa menarik mopen (angkutan kota) SKB dengan giginya di depan SMKN III Pematangsiantar.


“Kalau latihan khusus tidak ada sama sekali. Tapi kekuatan gigi ini sudah pernah terjadi waktu saya berusia 15 tahun dan masih sekolah. Ayah saya pernah menyuruh untuk mengangkat sepeda dengan menggunakan gigi. Semula saya tak yakin bisa melakukannya. Tapi setelah dicoba, akhirnya berhasil. Tidak ada trik khusus melakukannya,” kata Saidi.

Ditambahkannya, selain Saidi, abang-abangnya yang lain juga pernah disuruh coba oleh orangtua mereka mengetes kekuatan gigi masing-masing. Namun hanya anak ke-5 dari 8 bersaudara ini saja yang berhasil.

“Abang saya aja tak bisa melakukannya waktu disuruh ayah. Cuma saya yang berhasil dan masih bisa sampai sekarang. Hanya saja, sejak dulu, saya menggunakan kelebihan ini untuk bekerja mengangkat air dalam jerigen. Istri saya aja belum pernah melihat saya menarik mobil. Dia dan dua anak saya hanya pernah melihat saya mengangkat jerigen pakai gigi,” tambah Saidi.

Hal ini diakui istrinya Sukinem (40) yang duduk tak jauh dari lokasi wawancara. Dengan nyelonong Sukinem berkata bahwa ia tidak menginginkan suaminya menjadi orang yang seperti ini.

“Udahlah, jangan buat masalah.Bapak itu hanya pekerja pabrik. Jangan yang macam-macamlah, kalo pun ada apa-apa atau maksud lain, jangan libatkan keluarga,” katanya seolah tak percaya dengan kelebihan yang di miliki sang suami.

Tak lama berselang wartawan yang baru mendengar cerita dari mulut ke mulut mengenai kekuatan gigi Saidi keluar sembari mencari beberapa unit mobil yang melintas untuk dihentikan demi melihat kekuatan gigi Saidi. Tetap saja Saidi bisa menarik angkutan tersebut dengan giginya.

Beberapa unit truk dan mobil Pick Up yang melintas mengaku sibuk dan tak bisa menghentikan barang 10 menit waktunya. Setengah jam bercerita dipinggir jalan, tetangga Saidi yang ikut nimbrung menyetop satu unit mopen SKB yang hendak membawa penumpang ke pusat kota Siantar.

Setelah mendapat persetujuan dari supir mopen dan seluruh penumpang yang berjumlah 14 orang, Saidi mengambil tali nilon dari rumahnya. Ia mulai mengikat tali ke bagian dalam bumper mobil yang berisi penumpang. Tak lama, ia langsung menyuruh supir mopen mematikan mesin dan seluruh penumpang tetap berada di dalam mopen.
Ia pun mulai melakukan aksinya, sebelum menarik mobil, Saidi terlebih dahulu berdoa kepada yang maha kuasa. Lalu roda mobil berjalan secara perlahan sejauh 15 meter dari lokasi semula di jalan umum Negeri Kahean, Kecamatan Dolok batu Nanggar, Simalungun.

Atraksi yang dilakukannya, benar-benar memukau penumpang mobil dan warga sekitar yang menjadi keheranan. Sebab menurut warga, selama ini Saidi hanya sebagai pengangkat jerigen dengan gigi, bukan menarik mobil.
“Baru sekali ini saya lihat Saidi menarik mobil. Kalau mengangkat jerigen air dengan gigi sudah sering. Tapi ini memang benar-benar menakjubkan. Saya tak menyangka, sebab dia juga pernah memberi hiburan kepada warga pas acara 17-an tahun lalu disini,” kata Kusno Utomo (50), tetangga Saidi.(hez/jpnn)

loading...

5 thoughts on “Tarik Mopen dengan Gigi

  1. Universitas Sumatra Utara (USU) bukan universitas tertua di Sumatera. Universitas paling tua di Sumatera Utara adalah Universitas Islam Sumatera Utara. Jaga akurasi, sahabatku…..Salam.

  2. USU bukan universitas tertua. Lebih dulu berdiri Universitas Islam Sumatera Utara (UISU). Jaga akurasi berita, kawanku…

  3. Aku udah tau lama.org dia kawan kerjaku.dia punya kelebihan lainya,yaitu bisa ngusuk.kalau badan aku capek biasa dia yg kusuruh ngusuk.satu lagi dia bisa jalan mengunakan tangan dibawah dgn kaki diatas.biasa kami teman sekerja memanggil dia dgn sebutan madut yg artinya mata duitan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *