Terima Kasih PT Inalum

Society

Pekan Seni dan Budaya Daerah (PSBD) Kabupaten Batubara yang didukung penuh oleh PT Inalum berakhir sudah pada 22 Maret lalu. Beragam kegiatan itu menyedot ribuan masyarakat untuk hadir menyaksikan keragaman daerah setempat. 

INDONESIA khususnya Sumatera Utara terkenal dengan keragaman etnis dan suku bangsa, mulai dari etnis asli Indonesia maupun etnis pendatang seperti Tionghoa dan India. Hal itulah yang mendasari diselenggarakannya Pekan Seni Budaya Daerah Batubara yang sudah memasuki tahun ke IV.


ETNIS: Direktur Umum  SDM PT Inalum,  Ir H Nasril Kamaruddin MBA (tengah pakai songket) berfoto bersama seluruh perwakilan etnis  wadah Forum Komunikasi antar-Etnis Kecamatan Airputih Kabupaten Batubara  sela-sela penutupan PSBD Batubara -4.
ETNIS: Direktur Umum dan SDM PT Inalum, Ir H Nasril Kamaruddin MBA (tengah pakai songket) berfoto bersama seluruh perwakilan etnis dalam wadah Forum Komunikasi antar-Etnis Kecamatan Airputih Kabupaten Batubara di sela-sela penutupan PSBD Batubara ke-4.

PSBD yang diselenggarakan di Lapangan Indrasakti, Indrapura dan mengusung konsep pasar malam membuat semua kalangan bisa menikmati. Area venue PSBD sendiri dipenuhi dengan beragam stand berbentuk rumah daerah yang dibuat oleh panitia pameran untuk merepresentasikan beragam etnis dan suku bangsa yang terdapat di Kabupaten Batu Bara serta juga dipenuhi banyak pedagang yang menjual makanan, minuman, pakaian, bahkan kerajinan tangan.

Jalannya PSBD ke-IV Kabupaten Batu Bara ini dilaksanakan dengan sistem bergilir sehingga pada tiap malam acara yang ditampilkan berbeda-beda, sesuai dengan etnis yang menjadi host pada malam tersebut. Keragaman etnik yang diangkat pada PSBD ini juga cukup banyak, seperti Minang, Mandailing, Karo, Jawa, Tionghoa, Aceh, Nias, Banjar, dan India. Setiap etnis berupaya mempromosikan keunikan masing-masing melalui tari-tarian, pakaian adat, drama, dan nyanyian daerah. Hal ini tentu saja menarik pengunjung yang memadati panggung utama pekan seni.

PT Indonesia Asahan Aluminium (PT Inalum) sebagai salah satu perusahaan kebanggaan Kabupaten Batubara sekaligus sponsor terselenggaranya PSBD ke-IV ini juga turut memeriahkan PSBD dengan mendirikan stand yang terletak di dekat pintu masuk festival. Stand yang didominasi warna putih dan ungu ini selain diisi dengan pemutaran film dokumenter mengenai Inalum, juga menghadirkan berbagai produk hasil UKM binaan PT Inalum seperti pupuk kompos, terasi udang dan beberapa jenis makanan ringan. “Inalum sebagai perusahaan yang berdiri di daerah Batubara sejak lebih dari 30 tahun yang lalu selalu siap membina jiwa-jiwa kewirausahaan masyarakat sekitar. Hal ini merupakan wujud komitmen perusahaan untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat,” ujar Moranta Simanjuntak, Manager Humas PT Inalum.

Acara penutupan pada hari Sabtu (22/3) lalu berlangsung dengan meriah dan turut dihadiri Bupati Batubara H.OK Arya, Drs TM Syafii (Kadisporabudpar Batubara) dan manajemen PT Inalum yang diwakili oleh Ir H Nasril Kamaruddin, MBA (Direktur Umum & SDM) serta Moh. Rozak H. (Deputy General Manager Divisi Umum & SDM). “Terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kami sampaikan kepada PT Inalum yang terus membantu dan mendukung pelaksanaan Pekan Seni dan Budaya Daerah ke-IV ini,” kata E. Harefa, Ketua Panitia  sekaligus Ketua Forum Komunikasi Antar Etnis yang mewakili 13 etnis di Air Putih dan Batubara.

Penghargaan ini disimbolkan dengan penyerahan plakat dan penyematan baju tenun songket Batu Bara kepada Ir H Nasril Kamaruddin.
“Alhamdulillah, PT Inalum tetap bisa berpartisipasi serta mendukung kegiatan ini walaupun dengan keterbatasan dan kemampuan yang dimiliki. Semoga kepercayaan dan silaturahmi ini dapat terus terbina dan terpelihara dengan baik, demi kebaikan dan pembangunan kabupaten Batubara, khususnya dalam hal melestarikan dan menjaga nilai-nilai sejarah dan kebudayaan daerah atau lokal di sekitar perusahaan,” ujar Ir H Nasril Kamaruddin, MBA dalam sambutannya.

Nasril menambahkan event ini tidak hanya memberikan manfaat pada pelestarian nilai sejarah, seni dan budaya di sekitar Perusahaan, namun berdampak secara positif bagi perputaran roda ekonomi, khususnya bagi pelaku usaha kecil-mikro.

Abija, 70 tahun yang menjual berbagai jenis minuman selama event PSBD berlangsung, mengaku dapat meraih laba bersih sekitar 100-200 ribu rupiah per hari, jauh lebih besar dibandingkan berdagang pada hari-hari biasanya. Hal ini juga dialami oleh Lastri, 33 tahun asal Dusun III Sipare-Pare yang mendapatkan omset sekitar 700 ribu rupiah per hari dari berdagang buah-buahan segar selama PSBD berlangsung. Para pedagang ini berharap Pekan Seni dan Budaya Daerah Batubara dapat terus berlangsung pada tahun-tahun berikutnya.

Pada acara penutupan tersebut Ir.H.Nasril Kamaruddin,MBA didampingi Moh.Rozak H. dan Drs.T.M.Syafii menyerahkan trophy dan hadiah dari PT Inalum kepada para pemenang lomba lagu daerah Batubara yang diperlombakan pada PSBD ke-IV ini. (*)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *