Tersangka Judi Tewas Mendadak

Sumatera Utara

Kanit Intel Perdagangan, Ipda MT Nasution selaku penyidik tersangka Derzat membantah mumukul tersangka. Katanya, tak satupun pihaknya ada melakukan tindak kekerasan terhadap tersangka di Polsek Perdagang, Kecamatan Bandar itu.

Lebih lanjut diterangkan Nasution, usai melakukan berita acara pemeriksaan (BAP), malam sekira pukul 00.00 WIB, korban kejang-kejang. Ketika ditanyai petugas kenapa kejang, korban tak mampu menjawab.


Takut kenapa-kenapa, tak lama kemudian, Derzat dilarikan ke RSUD Djasamen Saragih untuk mendapat perawatan medis. Sampai di ruang IGD, dengan kondisi kejang-kejang, korban sengaja membenturkan kepalanya ke besi tempat tidur rumah sakit.

“Kita juga tidak tau kenapa korban sengaja membenturkan kepalanya ke besi tempat tidur. Tapi yang pasti kita ada melakukan kekerasan terhadap tersangka,” ujar Kanit Intel Polsek Perdagangan.

Dokter RSUD Djasamen Saragih, dr Riko Sitanggang mengaku, pasien atas nama Derzat Nur Iman tiba di rumah sakit sekitar pukul 01.00 WIB. Malam itu, korban masih dalam keadaan bernyawa. Namun kondisi kesadaran melemah.

dr Riko menerangkan, sesampainya di ruang IGD, pihaknya sempat membiarkan korban selama satu jam lamanya (tidak disentuh,red). Alasanya, ketika ingin dipasang infus, pasien meronta-ronta.

“Pas mau saya tangani, pasien meronta sambil menendang-nendang,” aku dr Riko.

Setelah satu jam kemudian, dr Riko kembali berusaha menenangkan pasien dengan memberikan suntikan penanang, malam itu sekitar pukul 02.15 WIB. Setalah infus terpasang, sekitar 30 menit kemudian, pasien menghembuskan nafas terkahir.

Ditanya apa penyebab kematian pasein, dr Riko mengaku belum mengetahui pasti karena pihaknya tidak ada melakukan otopsi. Disinggung apakah di tubuh pasien terdapat luka lebam atau luka sobek, dr Riko mengaku, pada bagian kepala terdapat luka lebam. Dokter menuding, luka tersebut karena kesalahan pasien sendiri yang katanya sengaja membenturkan kepalanya ke tiang tempat tidur rumah sakit.

“Ada luka lebam pada bagian kepala, itu perbuatan pasien sendiri. Saat meronta, pasien sengaja membenturkan kepalanya ke besi tempat tidur,” ujar dokter yang menangani pasien.

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *