Terseret Arus Sungai Buaya, Jasad Pohinim Ditemukan 1,5 Km dari Lokasi Jatuh

Hukum & Kriminal

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Jasad Pohinim br Sinaga (60) akhirnya ditemukan setelah sempat hilang terseret arus aliran Sungai Buaya di Dusun 8 Desa Mabar Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deliserdang, Senin (16/3) kemarin. Jasad warga Pagar Manik, Kecamatan Silindak, Serdang Bedagai ditemukan, Selasa (17/3) sekira pukul 11.53 WIB.

Wanita itu diketahui hanyut oleh sejumlah warga yang sedang asyik memancing di pinggiran Sungai Buaya.”Senin sekitar pukul 15.00 WIB, ada warga mendatangi Mapolsek Bangun Purba dan melaporkan telah melihat orang hanyut dan terseret arus di Sungai Buaya,”katanya Kapolsek Bangun Purba AKP Soedarjanto.


Diterangkannya, korban sempat memdapat pertolongan dari warga yang memancing, namun tak berhasil.“Arus sungai saat itu terlalu deras, sehingga warga tidak berani menolong,” katanya.

Atas laporan warga itu, Kepolisian melakukan penyelidikan. Mengetahui bahwa nama korban Pohinim Br Sinaga Hal itu diketahui setelah Kanit Reskrim mendatangi kediaman keluarga korban. Berdasarkan keterangan keluarga korban, Tambi Purba dan Nimpan Br Sinaga.Mereka bersama korban berada di ladang, tepatnya di Siburayat, Dusun 8, Pagar Gunung Desa Mabar.

“Waktu itu, korban permisi kepada saksi pergi ke sungai untuk mencari air minum. Jarak korban dengan saksi hanya sekitar 50 meter dari ladang,”jelas Soedarjanto.

Namun setelah 30 menit, Pohinim ternyata tak kunjung kembali. Tambi dan Nimpan akhirnya mencari Pohinim, tapi tak juga ditemukan. Sementara itu, polisi yang mendapat laporan dari warga, langsung berkoordinasi dengan tim SAR untuk melakukan pencarian dibantu warga. Jasad Pohinim akhirnya ditemukan sudah tidak bernyawa, Selasa (17/3) sekira pukul 11.53 WIB.

“Tim penyelam menemukan jenazah korban sejauh 1,5 kilometer dari hulu atau dari tempat jatuhnya,”katanya. Selanjutnya, jenazah Pohinim diserahkan kepada pihak keluarga untuk prosesi pemakaman.(btr)

loading...