Tiba di Marauke, Kontingen Wushu Sumut Disambut Lagu Anak Medan

Olahraga

MERAUKE, SUMUTPOS.CO – Kelompok terbang pertama kontingen Pekan Olahraga Nasional (PON) Sumut untuk klaster Merauke, mendapat sambutan meriah setibanya di Bandara Mopah Merauke, Minggu (26/9) sore WIT.

TOR-TOR: Kontingen wushu Sumatera Utara disambut tarian Tor-tor ketika tiba di Bandara Mopah Merauke, Minggu (26/9) sore WIT. (ist)

Kontingen dipimpin Sekum KONI Sumut Chairul Azmi Hutasuhut berintikan 25 atlet, pelatih cabor Wushu dan beberapa official dari KONI Sumut. Juga ikut dalam kontingen, dua pewushu Pelatnas Harris Horratius dan Juwita Niza Wazni, yang bergabung saat transit di Jakarta.


Kemeriahan sambutan sudah terlihat sesaat anggota kontingen hendak memasuki ruang bandara. Dari sisi kiri dan kanan terlihat putra putri Papua melakoni tari selamat datang. Selanjutnya perwakilan panitia menyematkan topi khas Papua kepada Chairul Azmi Hutasuhut dan Harris Horratius perwakilan para atlet.

Suasana semakin terkesan meriah. Meski berada di Merauke, namun nuansa Medan/Sumut terlihat disana, ketika masyarakat perantau asal Sumut yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Batak Merauke (IKBM) menyambut kontingen dengan slogan Horasss Horasss Horasss. Perwakilan IKBM tidak lupa menyematkan ulos kepada pimpinan rombongan. Selanjutnya muda mudi IKBM mempertontonkan tari Melayu dan Tortor Batak diiringi Lagu Medan.

Tidak sampai di situ, kumpulan band yang disiapkan panitia di sisi kanan pintu masuk bandara juga menyumbangkan lagi Alusiau khusus buat kontingen Sumut.

Sambutan meriah panitia dan perkumpulan IKBM mendapat pujian Ketua Kontingen Chairul Azmi. “Terimakasih kepada panitia dan Keluarga Besar IKBM. Kami tidak menduga bakal mendapat sambutan semeriah ini, ” ujar Chairul didampingi Fahri Nasution dan Ageng, Tim Aju KONI Sumut untuk klaster Merauke.

Perwakilan Brimob Poldasu pimpinan AKBP Yudi Pinem yang diutus mendampingi kontingen Sumut juga cukup berperan. Koordinasi mereka dengan panitia terkesan baik sehingga pengurusan perlengkapan kontingen keluar dari bandara berlangsung lancar.

Usai bersantap bersama restoran di Merauke, Chairul selanjutnya mengantarkan para atlet wushu ke penginapan kontingen di Permata Harapan.

Kontingen Wushu menjadi cabang olahraga (cabor) pertama yang bertolak ke klaster Merauke karena sudah harus melakoni pertandingan mulai 29 September hingga 3 Oktober. (rel/dek)



loading...