Tiga Jembatan dan 4,6 Km Jalan Rusak

Nasional

SIGLI- Memasuki hari ketiga pasca banjir bandang yang melanda Kecamatan Tangse Pidie, akses transportrasi masih terkendala. Sebab, tiga jembatan di daerah itu putus total dan tidak bisa dilintasi kenderaan roda dua dan empat, juga 4,6 kilometer jelan amblas sehingga menyulitkan petugas dalam mendistribusikan bantuan.

Data dari Posko Badan Penanggulangan Daerah (BPBD), Kabupaten Pidie, korban luka, warga Ule Gunong wanita dua orang, sementara jumlah penduduk Blang Malo 350 KK dan 1.400 jiwa, pengungsi 45 KK, 149 jiwa.


Sedangkan jalan yang putus diantaranya, Gampong Blang Malo-Kuala Panteu 1 Km, Blang Malo-Pulo Pante 300 meter, Ulee Gunong-Kebun Dodok 3 km dan jalan Ulee Gunong-Dayah Lambo 300 meter amblas, sedangkan Daerah Aliran Sungai (DAS), yang rusak sepanjang 6 Km diantaranya, Gampong Neubok Badeuk 2 km, Pulo Seunong 1 Km, Pulo Kawa 1 Km, Pulo Mesjid I, 1 km dan Gampong Pulo Mesjid II 1 km. Sementara titik pengungsi ada tiga, Gampong Paya Guci, Blang Malo dan Kebun Nilam

Kepala BPBD, Pidie Apriadi SSos kepada Rakyat Aceh (grup Sumut Pos) Senin (27/2), mengatakan, selain mendistribusikan bantuan pihaknya juga terus berupaya memperbaiki kembali sarana jalan dan jembatan yang rusak agar transportrasi Tangse-Beureuneun lancar dan bisa dilalui. “Kita kerahkan semua personil termasuk 120 TNI dan 100 lebih personil Polisi serta BPBA, Satgana dan relawan PMI,” jelasnya.(mir/smg)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *