Tol Binjai-Langsa Belum Prioritas Tahun Ini

Sumatera Utara
no picture

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Proyek Strategis Nasional (PSN) 2019 di Sumatera Utara (Sumut), selain masih memprioritaskan penuntasan pembangunan tol Medan-Binjai yang terkendala sengketa lahan, juga terfokus pada pembangunan jalan tol Tebingtinggi-Kualatanjung dan tol Tebingtinggi-Siantar. Saat ini, kedua ruas tol tersebut masih proses pembayaran ganti rugi tanah masyarakat.

“Untuk progresnya, saya belum tahu. Sebab, tidak ada laporannya disampaikan kepada kami,” kata Kepala Bidang Fisik Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumut, Anda Subrata menjawab Sumut Pos, Senin (4/3).


Tak hanya itu, sambung dia, rencana ke depan juga bakal terkoneksi pembangunan jalan tol dari Sumut hingga Aceh, dan Sumut hingga Riau yang menjadi bagian dari tol Trans Sumatera. Menurut Subrata, pembangunan ruas jalan tol Binjai-Langsa masuk dalam proyek strategis nasional (PSN). Namun menurutnya, pembangunan tol Binjai-Langsa itu belum prioritas dikerjakan tahun inin

“Termasuk itu nanti dari Tebingtinggi, Siantar sampai Sibolga. Secara detil kajiannya juga sudah ada itu,” katanya.

Kemudian selanjutnya untuk PSN 2019 di Sumut yang akan difokuskan adalah pengembangan kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) Danau Toba. “Kalau di bidang saya adalah soal infrastruktur. Ini yang terus dikejar terutama infrastruktur se-kawasan Danau Toba. Termasuk peningkatan kualitas jalan dari provinsi ke nasional. Lalu untuk kepariwisataannya juga ada,” katanya.

Ia menambahkan, berkaitan KSPN Danau Toba sudah masuk pada PSN dan sudah disinkronisasi ke Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Sumut 2018-2023. “Jadi dari pusat ke daerah, lalu daerah ke kabupaten/kota sudah bersinergi menyiapkan KSPN yang telah ditetapkan pemerintah. Kami tetap mendorong kabupaten/kota untuk menindaklanjuti segala program pusat tersebut,” katanya.

Kepala Bappeda Sumut H Irman sebelumnya mengatakan, sejumlah PSN 2019 masih sama seperti 2015 lalu. Hanya saja ada beberapa PSN yang akan dikejar penyelesaiannya tahun ini, seperti operasional Pelabuhan Internasional Kuala Tanjung, jalan tol Medan-Binjai, dan jalan tol Medan-Kualanamu-Tebingtinggi. “Tapi itu sudah dianggap selesai, mengingat pekerjaannya yang hampir rampung meski masih ada sedikit persoalan didalamnya,” katanya.

Begitu juga dengan pembangunan jalan tol yang akan menghubungkan KSPN Danau Toba, kata dia, akan mulai dikerjakan tahun ini. Salah satu fokusnya ialah melakukan pembebasan dan ganti rugi lahan. “Seperti jalur tol Tebingtinggi-Kualatanjung yang mana akan terkoneksi. Itu nantinya kalau dari arah Tebingtinggi mengarah langsung ke Limapuluh. Begitu juga jalur kereta api dari Belawan ke Pelabuhan Kuala Tanjung, dan masih masuk PSN 2019. Tapi memang masih terkendala di pembebasan lahan masyarakat,” katanya.

Termasuk wacana pembangunan Jalan Tol Kisaran-Rantauprapat dan Tebingtinggi-Siantar yang masuk PSN sesuai Peraturan Presiden Nomor 56/2018, sambungnya, sudah ada kajian atas trase tersebut hanya saja belum dilakukan pembebasan lahan. Jika memungkinkan bisa saja pembebasan lahan mulai dilakukan tahun ini secara bertahap.

“Sebenarnya yang paling ditunggu adalah rampungnya proyek Pelabuhan Kuala Tanjung sehingga dapat segera beroperasi. Sama jalan tol Kualanamu-Tebing, yang sudah ada kajian sebelum dilakukan pembayaran ganti rugi nantinya. Sudah ada trasenya untuk itu meski sengaja masih dirahasiakan, mengantisipasi kebocoran informasi pembebasan lahan yang bisa dimaknai berbeda oleh kelompok masyarakat. Di satu sisi, pemerintah juga tidak bisa menggusur rakyatnya begitu saja, karena meski melakukan pendekatan persuasif,” kata mantan Kepala Bappeda Deliserdang ini. (prn)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *