Tuan Rumah Bertekuk Lutut

Olahraga

Jateng vs Riau

BANGKINANG- Tim tuan rumah Provinsi Riau gagal meraih poin menghadapi tim tamu Jawa Tengah. Kecepatan melakukan serangan balik menjadi senjata bagi Jateng untuk mencukur Riau dengan skor 3-1.


Pantauan Riau Pos (grup Sumut Pos) di Stadion Tuanku Tambusai Bangkinang, Sabtu petang (8/9), ribuan penonton fanatik pendukung tuan rumah tampak kecewa dengan hasil pertandingan. Meski demikian, tidak terjadi ricuh, dan situasi berjalan aman selama pertandingan berlangsung.

Gol dari tim asuhan Firmandoyo pertama kali dicetak pada menit awal oleh pemain depan Jateng bernomor punggung 2, Hari Nur. Tim Jateng tampak matang menyusun serangan demi serangan. Namun demikian, tim tuan rumah tidak mau menyerah begitu saja. Sang pelatih Philep Hansen Maramis terus berupaya memberikan motivasi pada anak asuhnya sampai akhirnya serangan yang dibangun oleh tim Riau membuahkan hasil di menit terakhir babak pertama yang menyamakan kedudukan Riau menjadi 1-1 melalui tendangan pemain tengah, Angga Saprianto.

Sayangnya, konsistensi pemain tim Riau menurun di babak kedua, sehingga dua gol dalam waktu berdekatan bersarang di gawang Riau yang dijaga oleh Adi Candra. Skor berubah menjadi 2-1 pada menit ke-71, lagi-lagi lewat tendangan Hari Nur, yang memanfaatkan kelemahan lini pertahanan kiri tim Riau.
Hal serupa juga terjadi pada menit ke-74, ketika pemain lini tengah Jateng, Syaiful Amar menendang bola ke gawang Riau dengan memanfaatkan peluang di lini kiri pertahanan Riau. Skor 3-1 untuk Jateng bertahan hingga pertandingan yang berjalan di bawah guyuran hujan itu usai.

Pelatih tim Riau Philep HM kepada Riau Pos mengatakan, faktor kelelahan menjadi salah satu melemahnya pertahanan tim Riau, dan Philep mengakui bahwa Jateng sudah bermain bagus. Philep berjanji akan mengevaluasi hasil pertandingan, untuk diperbaiki dalam pertandingan melawan Kaltim, Selasa (11/9). Beberapa hal yang akan dievaluasi antara lain kelemahan lini tengah dan bek kiri serta ketajaman dalam memanfaatkan peluang.

“Anak-anak sudah berusaha maksimal, dan mungkin juga karena faktor stamina, namun demikian, kami akan evaluasi hasil ini, sebagai bahan untuk menghadapi Kaltim esok. Peluang masih tetap ada,” ucap Philep optimis.

Di kesempatan terpisah, pelatih Jateng Firmandoyo dengan nada sedikit merendah mengatakan, kemenangan mereka atas tuan rumah karena faktor keberuntungan. Firmandoyo mengakui bahwa tim tuan rumah bukanlah lawan yang mudah bagi Jateng. “Ini faktor keberuntungan, tim tuan rumah sudah bermain bagus,” tukas pelatih yang memuji kondisi lapangan Stadion Tuanku Tambusai Bangkinang ini.(why/jpnn)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *